Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

10:33 - Cegah Corona, Seorang ASN ...
19:57 - 817 ODP dari 4.314 Sudah D...
14:50 - Dampak Wabah Corona, Pemka...
19:53 - Penanggulangan Virus Coron...
18:24 - Dampak Corona, Satpol PP M...
16:53 - Masuk Islam, 5 Warga Kepu...
15:55 - Dampak Pandemi Corona, 30 ...
18:35 - 1.587 TKI Kepulauan Merant...
22:01 - DPD PPNI Kepulauan Merant...
21:37 - Baznas Meranti Tangkal Pen...
20:32 - Pertemuan Tiga Kabupaten, ...
15:47 - Disapu Angin Puting Beliun...
18:13 - Dampak Virus Corona, Pemka...
16:15 - Minta Masker hingga Memara...
22:01 - Imbas Corona, Paket Pekerj...
20:17 - Datangi KSOP, Masyarakat M...
11:08 - Hentikan 'Pembuangan' TKI ...
19:30 - Telantarkan TKI, Bupati Ir...
17:52 - Cegah Corona, DPW FPI Kepu...
12:34 - Cegah COVID-19, Sahabat MT...
11:46 - Disdikbud Kepulauan Merant...
11:21 - Sebanyak 123 TKI dari Mala...
05:35 - IPMK2M Bagi-bagi Masker pa...
21:24 - Akibat Corona, Pengantin d...
21:56 - Wakil Bupati dan Kapolres ...
14:10 - 1.642 Warga Kepulauan Mera...
11:20 - Satu Pasien Suspect Corona...
21:23 - Antisipasi Corona, Pemcam ...
06:18 - Hindari Corona, Polres Mer...
05:59 - Akhirnya Tradisi Ritual Ch...
16:18 - Banyak Warga Kepulauan Mer...
15:35 - Cegah Corona, Karang Taru...
15:08 - Terima Anak Sekolah Main, ...
17:58 - Satpol PP Meranti Hentikan...
19:59 - Gelar Patroli, Satpol PP K...
19:08 - Tangani Penyebaran Corona,...
18:05 - Cegah Corona, Bupati Meran...
16:14 - Cegah Corona, Bupati Kepul...
15:03 - Said Hasyim Rencanakan Hot...
19:31 - Idap Tumor Otak, Bocah 6 T...
15:59 - Suspect Corona, Satu Lagi ...
19:14 - Kepulauan Meranti Tetapkan...
10:30 - Antisipasi Virus Corona, R...
18:59 - Said Hasyim Berharap Sagu ...
16:51 - Belum Genap Setahun Terima...
06:11 - Antisipasi Corona, Seluruh...
21:56 - Suspect Corona, Kepala Des...
06:08 - Bupati Kampar Ajak Alumi I...
16:38 - Baru Pulang dari Malaysia,...
13:52 - Warga Tak Bisa Rekam e KTP...
 
Seorang Kakek di Kepulauan Meranti Terluka Parah Diserang Monyet di Rumahnya
Rabu, 26/02/2020 - 14:00:29 WIB
Kakek di Meranti terluka parah akibat diserang Kera.
Kakek di Meranti terluka parah akibat diserang Kera.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Keganasan Kera hampir memakan korban. Ini terjadi terhadap seorang kakek bernama Gimun (84) yang berada di Dusun Teratai, Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Rabu, (26/2/2020) pagi.

Kepala Desa Lukun, Lukman, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Penyerangan Kera (Monyet) terhadap kakek itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

Diceritakan Lukman, saat kejadian istri si kakek sedang memotong karet di belakang rumah dan cucunya pergi sekolah, sedangkan si kakek hanya duduk di dalam rumah dan tidak bisa bergerak banyak.

"Mereka tinggalnya bertiga sama cucunya. Dan seperti biasa istrinya motong karet tak jauh dari rumah, cucunya sekolah sedangkan bapak itu tinggal di rumah, namanya juga orangtua jadi tak bisa banyak gerak dan hanya menunggu rumah," ujarnya.

Kemudian, lanjut Lukman, seekor Kera datang secara tiba-tiba masuk ke dalam rumah, si kakek yang jarang lepas dari tongkat itu pun mencoba untuk menghalau agar Kera tersebut pergi dari rumahnya. Bukannya pergi, Kera itu malah menyerang kakek.

Kakek pun berusaha menyelamatkan diri dari serangan Kera, namun dengan faktor usia yang sudah mulai kehilangan tenaga, Kera berhasil mencakar di sejumlah tubuh terutama di bagian muka dan kepala kakek.

Meski hampir kewalahan, kakek terus berupaya melawan berbagai jurus cakaran yang dikeluarkan oleh Kera. Namun Kera itu pun tewas setelah pukulan kakek tepat mengena di salah satu bagian yang mematikan.

"Banyak bagian tubuhnya luka dan mengeluarkan darah. Saat ini masih dalam perawatan dan sudah ditangani medis," cerita Lukman.

Ditambahkan Lukman lagi, sebelumnya, juga ada warga Lukun diserang monyet. Saat itu korban sedang bekerja di kebun karet. "Dalam minggu ini sudah dua orang warga Lukun menjadi korban keganasan kera (monyet, red)," ujar Lukman.

Selain itu, dia mengatakan kalau dirinya dalam perjalanan menuju ke Selatpanjang untuk menyurati Perbakin dan BPBD untuk meminta bantuan atas kejadian ini.

Di tempat terpisah, Ketua Perbakin Kepulauan Meranti, Afrizal Dharma, mengaku telah dihubungi kepala desa terhadap persoalan ini. Ia meminta kepala desa membuat surat resmi, dimana dengan surat itu nantinya Perbakin akan berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Meranti.

"Kita minta pihak desa memasukkan surat resmi ke Perbakin, nanti akan kita tindaklanjuti," ujar Afrizal Dharma.

Ditambahkan Otong (panggilan akrab Afrizal Dharma), saat ini di Perbakin setidaknya ada sekitar 5 pucuk senjata yang siap dibawa ke Desa Lukun untuk memburu monyet. Selain itu, juga ada 1 pucuk senjata api milik anggotanya, namun harus dicek dulu izin berburunya apakah masih ada atau sudah habis.

"Saya akan bawa anggota turun ke sana. Kalau senjata, ada sekitar 5 pucuk, ditambah satu senjata api dari anggota. Tapi untuk senjata api ini kita mau cek dulu izin berburunya, masih ada atau tidak," tambah Otong.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Forkopimda Inhu Sidak Bulog, Antisipasi Kelangkaan Bahan Pangan Dampak Virus Corona
  • Kejam! Usai Diperkosa dan Dibunuh, Pembina Pramuka Tusuk Kemaluan Siswi Ini dengan Kayu
  • Hari Ini Riau Masih Diguyur Hukan, Waspada Petir dan Angin Kencang
  • Kemenag Rohul Tunda Pernikahan Masyarakat yang Daftar Setelah 1 April 2020 karena Wabah Corona
  • Cegah Corona, Seorang ASN di Pemkab Kepulauan Meranti Bikin Disinfection Chamber
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved