Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

21:24 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
19:23 - Walau Berisiko Tinggi, Has...
14:10 - Kontrak 10 Dokter, Pemkab ...
21:19 - Latih Petugas, Kepulauan M...
15:07 - Antisipasi Covid-19, TP PK...
10:33 - Cegah Corona, Seorang ASN ...
19:57 - 817 ODP dari 4.314 Sudah D...
14:50 - Dampak Wabah Corona, Pemka...
19:53 - Penanggulangan Virus Coron...
18:24 - Dampak Corona, Satpol PP M...
16:53 - Masuk Islam, 5 Warga Kepu...
15:55 - Dampak Pandemi Corona, 30 ...
18:35 - 1.587 TKI Kepulauan Merant...
22:01 - DPD PPNI Kepulauan Merant...
21:37 - Baznas Meranti Tangkal Pen...
20:32 - Pertemuan Tiga Kabupaten, ...
15:47 - Disapu Angin Puting Beliun...
18:13 - Dampak Virus Corona, Pemka...
16:15 - Minta Masker hingga Memara...
22:01 - Imbas Corona, Paket Pekerj...
20:17 - Datangi KSOP, Masyarakat M...
11:08 - Hentikan 'Pembuangan' TKI ...
19:30 - Telantarkan TKI, Bupati Ir...
17:52 - Cegah Corona, DPW FPI Kepu...
12:34 - Cegah COVID-19, Sahabat MT...
11:46 - Disdikbud Kepulauan Merant...
11:21 - Sebanyak 123 TKI dari Mala...
05:35 - IPMK2M Bagi-bagi Masker pa...
21:24 - Akibat Corona, Pengantin d...
21:56 - Wakil Bupati dan Kapolres ...
14:10 - 1.642 Warga Kepulauan Mera...
11:20 - Satu Pasien Suspect Corona...
21:23 - Antisipasi Corona, Pemcam ...
06:18 - Hindari Corona, Polres Mer...
05:59 - Akhirnya Tradisi Ritual Ch...
16:18 - Banyak Warga Kepulauan Mer...
15:35 - Cegah Corona, Karang Taru...
15:08 - Terima Anak Sekolah Main, ...
17:58 - Satpol PP Meranti Hentikan...
19:59 - Gelar Patroli, Satpol PP K...
19:08 - Tangani Penyebaran Corona,...
18:05 - Cegah Corona, Bupati Meran...
16:14 - Cegah Corona, Bupati Kepul...
15:03 - Said Hasyim Rencanakan Hot...
19:31 - Idap Tumor Otak, Bocah 6 T...
15:59 - Suspect Corona, Satu Lagi ...
19:14 - Kepulauan Meranti Tetapkan...
10:30 - Antisipasi Virus Corona, R...
18:59 - Said Hasyim Berharap Sagu ...
16:51 - Belum Genap Setahun Terima...
 
Kapolres Meranti Pantau Karhutla Melalui Udara
Rabu, 19/02/2020 - 19:52:23 WIB
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH laksanakan patroli lewat udara perdana, menggunakan helikopter PK-RHG milik PT. RAPP Rabu (19/2/2020).
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH laksanakan patroli lewat udara perdana, menggunakan helikopter PK-RHG milik PT. RAPP Rabu (19/2/2020).
TERKAIT:

SELATPANJANG - Untuk melihat secara langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di wilayah Kepulauan Meranti, Polres Kepulauan Meranti dan pihak perusahaan melakukan pemantauan lewat udara.

Pantauan lewat udara ini merupakan yang perdana dilakukan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH dengan menggunakan helikopter jenis PK-RHG milik PT RAPP Rabu (19/2/2020) pagi.

Kapolres didampingi oleh Kasat Intelkam AKP Saiful, Kasatreskrim AKP Aryo Damar, Kapolsek Merbau, Iptu Pagaribuan dan jajaran perusahaan mulai Manager Sektor Pulau Padang Agil Pramudji, Humas PT RAPP Dody Iskandar Putra, serta Fire and Aviatio Ray Gan.

Patroli memantau kondisi akhir dari lokasi yang sempat membara di Dusun Tanjung Kelemin, Desa Tanjung Padang dan Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu, (10/2/2020) lalu. Dari hasil pemantauan akhir Kapolres mengaku kondisi aman tapi ada sedikit asap.

"Hasil pantauan sejauh ini aman. Memang ada sedikit asap di lokasi Tanjung Kelemin yang masih menyisakan tahap pendinginan. Dan di Desa Bandul dapat dipastikan telah padam," ungkapnya. 

Hasil pantauan lewat udara membuat Kapolres merasa bisa melihat kondisi lokasi secara luas. Taufiq mengaku kondisi di lapangan tampak sangat sulit dijangkau jika titik api benar-banar berada di tengah hutan belantara. 

Kapolres berharap pihak perusahaan yang berada di sekitar lokasi kebarakaran agar menyediakan akses jalan agar lebih mudah ditempuh.

"Sebagai upaya antisipasi, kita telah sarankan kepada perusahaan agar menyediakan akses tersebut. Kita tidak mengharapkan Karhutla di sana, namun apabila terjadi tentunya dapat membantu dengan mempermudah jarak tempuh," tuturnya. 

Kapolres Kepulauan Meranti mengaku hutan di Kepulauan Meranti tampak masih sangat hijau. Dengan demikian ia mengźimbau seluruh lapisan masyarakat lebih proaktif menjaganya dengan melakukan mencegah terjadinya Karhutla. 

Termasuk dalam melakukan kerjasama baik menemukan orang yang melakukan pembakaran lahan, agar bisa segera melaporkan. 

"Melaporkan jika menemukan titik api atau tidak perlu ragu jika mendapat informasi adanya oknum atau pihak tidak bertanggung jawab dengan sengaja membuka lahan dengan cara dibakar," pungkas Kapolres.

Selain itu kegiatan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla juga terus dilakukan. Sasaran sosialisasi fokus pada pemberian edukasi yang membangun oleh seluruh jajaran Polsek yang tersebar di Kepulauan Meranti.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Rumah Dinas Asisten I Pemkab Pelalawan Terbakar, 4 Mobil Damkar Dikerahkan
  • Liga Spanyol Tak Rugi Kehilangan Messi
  • Hingga Dini Hari Nanti, Riau Akan Diguyur Hujan
  • Marah terkait China, Trump Ancam Setop Bantuan AS ke WHO
  • Meski Malaysia Lockdown, Penyelundupan Manusia dari Riau Tetap Berlanjut
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved