Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:13 - Dampak Virus Corona, Pemka...
16:15 - Minta Masker hingga Memara...
22:01 - Imbas Corona, Paket Pekerj...
20:17 - Datangi KSOP, Masyarakat M...
11:08 - Hentikan 'Pembuangan' TKI ...
19:30 - Telantarkan TKI, Bupati Ir...
17:52 - Cegah Corona, DPW FPI Kepu...
12:34 - Cegah COVID-19, Sahabat MT...
11:46 - Disdikbud Kepulauan Merant...
11:21 - Sebanyak 123 TKI dari Mala...
05:35 - IPMK2M Bagi-bagi Masker pa...
21:24 - Akibat Corona, Pengantin d...
21:56 - Wakil Bupati dan Kapolres ...
14:10 - 1.642 Warga Kepulauan Mera...
11:20 - Satu Pasien Suspect Corona...
21:23 - Antisipasi Corona, Pemcam ...
06:18 - Hindari Corona, Polres Mer...
05:59 - Akhirnya Tradisi Ritual Ch...
16:18 - Banyak Warga Kepulauan Mer...
15:35 - Cegah Corona, Karang Taru...
15:08 - Terima Anak Sekolah Main, ...
17:58 - Satpol PP Meranti Hentikan...
19:59 - Gelar Patroli, Satpol PP K...
19:08 - Tangani Penyebaran Corona,...
18:05 - Cegah Corona, Bupati Meran...
16:14 - Cegah Corona, Bupati Kepul...
15:03 - Said Hasyim Rencanakan Hot...
19:31 - Idap Tumor Otak, Bocah 6 T...
15:59 - Suspect Corona, Satu Lagi ...
19:14 - Kepulauan Meranti Tetapkan...
10:30 - Antisipasi Virus Corona, R...
18:59 - Said Hasyim Berharap Sagu ...
16:51 - Belum Genap Setahun Terima...
06:11 - Antisipasi Corona, Seluruh...
21:56 - Suspect Corona, Kepala Des...
06:08 - Bupati Kampar Ajak Alumi I...
16:38 - Baru Pulang dari Malaysia,...
13:52 - Warga Tak Bisa Rekam e KTP...
13:41 - Selama Seminggu Pemcam Tas...
10:09 - Karhutla di Pulau Rangsang...
21:00 - Sukses di Rantau, Kini Saa...
13:55 - Kepergok Buang Sampah Semb...
22:13 - PPL Pertanian Tebingtinggi...
21:24 - Jemput Bola Ekraf, Dispar ...
20:30 - Warga Teluk Buntal Kepulau...
17:09 - Satpol PP Meranti Minta Se...
20:25 - Satpol PP Meranti Cek Lega...
18:20 - Tak Punya IMB dan Tabrak G...
11:35 - BPPRD Meranti Mulai Pasang...
12:18 - Satu Siswa Meninggal Akiba...
 
Wabup Meranti Ajak Mantapkan Koordinasi Cegah Karhutla
Senin, 23/12/2019 - 22:03:26 WIB
Rakor dan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karlahut Se-Kabupaten Meranti, bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Senin (22/12/2019).
Rakor dan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karlahut Se-Kabupaten Meranti, bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Senin (22/12/2019).
TERKAIT:

SELATPANJANG - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) pada daerah gambut seperti di Kepulauan Meranti sangat sulit untuk dipadamkan. Namun karlahut dapat ditekan dengan cara melakukan sosialisasi dan koordinasi antara pihak terkait.

Untuk itu Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim mengajak semua pihak untuk meningkatkan koordinasi sehingga penanganan karlahut dapat segera dilakukan sebelum meluas.

"Seperti yang sering dikatakan oleh presiden Jokowi ditiap kesempatan Rakor kepala daerah untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang penting adalah mantapkan koordinasi," ujar Said Hasyim, saat membuka Rakor dan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Karlahut Se-Kabupaten Meranti, bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Senin (22/12/2019).

Turut dalam kegiatan itu, tokoh masyarakat Meranti H Wan Abu Bakar, Danramil Selatpanjang Mayor Inf Irwan, Kajari Meranti diwakili Kasi Pidum Junaidi Abdillah SH, Kepala Bappeda Meranti Dr. Mamun Murod, Kepala BPBD Meranti Drs Edi Afrizal, Kadis PU Meranti Herman, Para Camat dan Kades Se-Kabupaten Meranti, Pihak Perusahaan pemilik HPH, para tokoh masyarakat, Masyarakat Peduli Api, Petugas Kebakaran dan lainnya.

Dikatakan Said Hasyim, masalah karlahut merupakan tanggungjawab pemerintah mulai dari kepala daerah OPD dan Stake holders terkait. Dan yang terpenting adalah bagaimana semua pihak terkait ini memantapkan kordinasi untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya Karlahut sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

"Disinilah peran kita baik pemerintah maupun TNI/Polri serta kejaksaan, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar diwaktu tertentu jangan melakukan pembakaran, termasuk juga memberikan tindakan tegas kepada pelaku pembakaran untuk memberikan efek jera sehingga tidak mengulanginya lagi," jelas Said.

Dan upaya mengatasi karlahut yang paling efektif menurut wakil bupati  adalah dengan cara melakukan pencegahan karena mencegah sebelum terjadi kebakaran lebih baik daripada menanggulangi. 

"Kita dari dulu tinggal di alam yang sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Upaya yang paling efektif adalah dengan mencegah terjadinya kebakaran dengan begitu karlahut di Meranti dapat diminimalisir," ucapnya lagi.

Kepala BPBD Meranti, M Edi Afrizal  mengharapkan melalui kegiatan ini meningkatkan safety para petugas, dan tercipta sinergitas dan sinkronisasi antar Stake holders terkait dalam mengatasi karlahut di Meranti dan yang tak kalah penting tersusunnya strategi dan upaya yang akan dilaksanakan ke depan.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Vicon dengan Gubri, Bupati Sukiman Laporkan Progres Penanganan COVID-19 di Rohul
  • Jubir COVID-19 Akui ODP dan PDP Meningkat Akibat Aktivitas Keluar Masuk Rohul
  • Bahaya Cairan Disinfektan pada Kendaraan Bermotor
  • Pasir Penyu Bergerak, Inisiatif Pemuda Lawan Penyebaran Covid-19
  • Belajar di Rumah Diperpanjang, Walikota Dumai Larang Orang Tua Ajak Anak Liburan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved