Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:56 - Bagian Kesra Pemkab Merant...
14:00 - LAMR Kepulauan Meranti Rek...
20:07 - Pemkab Kepulauan Meranti a...
17:49 - Repu Sagu Terangkat ke Per...
20:14 - Festival Perang Air 2020, ...
19:35 - Antisipasi Corona Masuk ke...
12:36 - Resmi Dikukuhkan, Zulfan N...
11:37 - Kadisparpora Meranti: Jika...
13:24 - Waspada Virus Corona, Disk...
22:23 - Meranti Night Carnival Diw...
15:08 - Selain Terlantar, Kapal In...
13:56 - Sapi di Meranti Positif Br...
20:24 - Jabatan Plh Sekda akan Ber...
18:49 - Sama- sama Kecolongan Soal...
18:23 - Masyarakat Resah, Buaya di...
15:12 - Jelang Imlek, Jeruk Asal M...
14:50 - Antisipasi Karhutla, Kapol...
21:06 - Mahasiswa Meranti Mengguga...
20:10 - Ucapkan Kalimat Syahadat, ...
17:39 - Bupati Meranti: Pejabat No...
14:55 - Bupati Irwan Nasir Sebut P...
14:06 - Serahkan DPA Tahun 2020, B...
17:19 - Kepala Satpol PP Meranti M...
11:43 - Ngopi di Warung Saat Jam K...
19:38 - Selamatkan KM Banawa Nusan...
16:34 - Jadi Sorotan, Disdagprinko...
12:15 - Awal 2020, Karhutla di Kep...
10:23 - Karhutla Hampir Mendekati ...
19:31 - Silaturahmi ke PWI Kepulau...
19:21 - Tunjangan Sertifikasi Guru...
15:18 - Enam Proyek di Meranti Tid...
21:57 - Bupati Meranti: Pemecatan ...
18:58 - Bupati Meranti Lantik 175 ...
10:48 - Hari Ini Bupati Lantik 174...
15:04 - DPRD Soroti Adanya Ratusan...
16:30 - Jumlahnya Membludak, 55 Ho...
19:37 - Diajukan ke Mabes Polri, S...
17:16 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
19:40 - Sampah di TPS Rumbia Melub...
06:04 - Wakil Bupati Meranti Ingat...
21:48 - Rayan Pribadi Imbau Desa d...
19:09 - 95 Kepala Desa di Kepulaua...
22:02 - Selamat Datang Tahun Para ...
13:23 - Belum Gajian, Kades di Mer...
10:31 - Pamsimas Desa Meranti Bunt...
18:43 - Berkat Kadarsiono '"yang G...
17:53 - Larang Konvoi, Kapolres Me...
10:42 - Ini 5 Komoditas Perkebunan...
19:29 - Bawaslu Meranti Lantik 27 ...
09:56 - 115 Pelamar CPNS Meranti L...
 
Gelar Diskusi, IPMM Jakarta Diajak untuk Bangun Daerah
Senin, 09/12/2019 - 16:51:31 WIB

JAKARTA - Ikatan Pemuda Mahasiswa Meranti (IPMM) Jakarta menggelar diskusi publik pada Minggu (8/12/2019) kemarin.

Diskusi publik yang mengangkat tema menyingkap tabir melirik asa itu dilaksanakan di sebuah cafe di daerah Tebet, Jakarta Selatan.

Pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan ini di antaranya pengusaha perkapalan asal Kepulauan Mahmuzin Taher, mantan Direktur Netle, Pandu Chris, dan Ketua Ikatan Keluarga Meranti Jakarta (IKMJ) Hamdi Hamzah.

Dalam diskusi tersebut pemateri silih berganti memaparkan peluang dan tantangan Kepulauan Meranti untuk meningkatkan perekonomian masyarakat mengingat Meranti memiliki kawasan yang sangat strategis yakni di pintu gerbang Provinsi Riau dan menjadi penghubung antara Provinsi Riau dan Kepulauan Riau bahkan lokasi berada di sentral dua negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura.

Diskusi yang digelar diharapkan untuk menimbulkan rasa cinta dan kepedulian para mahasiswa terhadap apa yang terjadi di Meranti.

Ketua IKMJ Handi Hamzah mengatakan meskipun berada di Jakarta, IPMM Jakarta sangat berpotensi untuk mendorong kemajuan daerah, karena di Jakarta adalah pusat semua peradaban.

"Kita sangat berpeluang besar untuk menjadi akses perdagangan bagi provinsi Riau dan sekitarnya karena geografis kita yang strategis tetapi hal itu tidak terwujud karena kita tidak punya pelabuhan besar untuk bongkar muat kapal kontainer dari Jakarta sedangkan banyak kebutuhan yang kita beli dari Jakarta," ungkap Hamdi Hamzah.

Mahmuzin Taher yang merupakan pengusaha perkapalan mengatakan saat ini tidak ada kapal yang rutin berangkat ke Jakarta membuat harga komoditi tidak terjual, bahkan lebih sering dijual ke Malaysia.

"Tidak adanya kapal kargo yang memiliki jadwal rutin dari Meranti ke Jakarta membuat pengusaha di Jakarta tidak mau membeli komoditi dari Meranti karena pabrik membutuhkan jamin barang datang tepat waktu dan konsisten, padahal di sini kebutuhan sagu dan kelapa sangat besar," katanya.

Mahmuzin menambahkan Pemkab bisa saja membangun pelabuhan dengan menggunakan biaya dari komoditi, namun harus ada yang mengatur harga jual komoditas tersebut.

"Kita bisa saja membangun pelabuhan dengan biaya dari memanfaatkan komoditi yang ada seperti karet, kopi, kelapa, dan sagu. Hanya saja harus ada kebijakan yang mengatur harga jual komoditi tersebut," ujarnya.

"Kita tidak bisa berharap kepada Malaysia saja, kalau mereka tidak mau beli kelapa kita jadi busuk, sedangkan kelapa banyak, akhirnya kita jual ke mereka dengan harga murah,  sedangkan di Jakarta harga kelapa bisa mencapai Rp 9 ribu kalau di pasar, problem ini harus segera diatasi bersama," ujar Mahmuzin lagi

Sementara itu ketua IPMM Jakarta, Irwansyah mengatakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk mahasiswa dan memberikan pengalaman berharga bagaimana menjadi seorang entrepreneur serta dapat berperan aktif dalam memajukan ekonomi Meranti.

"Kegiatan ini selain mengejar peluang usaha juga untuk membangun Meranti kedepannya. Karena bagaimanapun sebagai putra daerah, mahasiswa Meranti di Jakarta harus berperan aktif untuk kemajuan pembangunan daerah," katanya. (rilis/ali)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sepanjang Januari 2020, 10 Warga Rohul Positif Terinfeksi DBD
  • Soal Kematian Lina, Rizky Febian Lapor Polisi Dugaan Pembunuhan Berencana
  • Sembilan Jenazah Korban Kecelakaan Helikopter Ditemukan, Kobe Bryant Teridentifikasi, Putrinya Belum
  • Nonton dan Dengerin Musik Seru Cuma dengan Satu Alat
  • Empat Penyanyi WNA untuk Meriahkan Perayaan Imlek di Bengkalis Bebas dari Virus Corona
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved