Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:19 - Diisolasi Akibat Covid-19,...
09:15 - KUA-PPAS APBD Perubahan 20...
19:57 - Karang Taruna Kepulauan M...
19:05 - HUT Karang Taruna, Bupati ...
22:11 - Tak Makan Berhari-hari, Ca...
20:23 - Kapolres Meranti Imbau War...
17:34 - Kepala Desa di Kepulauan M...
21:31 - Dokter Aisah Bee Minta Keb...
11:30 - Aneh, Diundang Meliput, KP...
13:44 - Bayi yang Ditemukan Terbun...
20:49 - Terbukti Tidak Netral, ASN...
15:55 - Polres Kepulauan Meranti T...
20:04 - Camat Tebingtinggi Tanggun...
18:07 - Ditanggung Bupati Meranti,...
10:45 - Ibunya Terpapar Corona hin...
21:32 - Kasus Covid-19 di Meranti ...
19:16 - Diduga Karena Kelelahan, S...
19:01 - HNSI Kepulauan Meranti Sal...
14:34 - Bupati Irwan Tegaskan Daer...
12:38 - Dihukum Tidak Pakai Masker...
19:54 - Operasi Yustisi, 23 Orang ...
18:55 - Kasus Mujiman, HMI dan Gam...
15:04 - Warga Kepulauan Meranti Ta...
19:41 - Tim Gabungan Beri Sanksi S...
18:48 - Tenaga Kesehatan yang Tang...
14:34 - Tiga Pegawai Terkonfirmasi...
23:46 - Tiga Pegawai Terkonfirmasi...
19:39 - Bupati Meranti Perintahkan...
14:34 - 16 Orang Positif Covid-19,...
12:46 - Ada Petugasnya Positif Cor...
18:52 - Jelang Pelantikan Pengurus...
22:34 - Pemkab dan Polres Kepulaua...
20:58 - Ribuan Warga Kepulauan Mer...
18:08 - Seorang Kepala Desa di Kep...
11:15 - Pandemi Covid-19, Tiga Pol...
18:55 - Kasus Dugaan Makelar Perek...
16:02 - Capt M Ridha Jabat Kepala ...
23:01 - Lagi Heboh; Revi Mariska S...
18:41 - Bupati Kepulauan Meranti L...
19:52 - Ada Pegawainya Terkonfirma...
06:21 - 10.000 Alquran Disebarkan ...
06:40 - Pasutri ASN di Kepulauan M...
16:58 - Kamsol Akan Dilantik Jadi ...
21:13 - Terjadi Peningkatan Penula...
19:25 - Jelang Pilkada, PWI Kepula...
10:36 - Bambang Supriyanto, Aready...
17:03 - Limbah Medis Infeksius Pas...
20:15 - Fasilitas RTH Dibenahi, Ke...
21:28 - Pemkab dan DPRD Kepulauan ...
16:56 - Kejaksaan Kepulauan Merant...
 
Pelabuhan Roro Insit Bakal Jadi Check Poin Keberangkatan Internasional
Rabu, 27 November 2019 - 12:37:57 WIB

SELATPANJANG - Tidak memadainya fasilitas pelabuhan untuk keberangkatan internasional membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti berinisiatif menjadikan Pelabuhan Roro Desa Insit sebagai alternatif keberangkatan menuju dan dari ke Malaysia.

"Kita ingin meningkatkan jalur pelayaran internasional dari dan ke Malaysia Meranti. Namun kendala utamanya Pelabuhan Pelindo itu tidak memenuhi syarat," kata Bupati Meranti Irwan Nasir.

Dikatakan, operator pelabuhan seperti KSOP, lmigrasi, Beacukai dan Badan Karantina mengharapkan adanya pelabuhan yang representatif yang memenuhi dan sesuai standar kepelabuhanan.

"Sampai hari ini Pelindo belum bisa memenuhi itu. Alternatifnya kita mencoba menggagas pelabuhan ini difungsikan untuk pelabuhan internasional. Inilah modifikasi yang akan kita lakukan yang perlu dari awal kita lakukan koordinasi dengan stakeholder pengelola pelabuhan, peluangnya sudah ada, tinggal dimantapkan lagi, saya harap dalam waktu dekat sudah bisa dilakukan, sehingga pelabuhan internasional kita bisa lebih banyak," ujar Irwan saat mengunjungi pelabuhan Roro di Desa Insit.

Dalam kunjungannya, Bupati bersama dengan Kepala Kantor Wilayah Kemkumham Riau, M Diah, Kepala KSOP Selatpanjang, Kepada Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, dr H Arready dan beberapa pejabat negara lainnya.

Untuk penganggaran pembangunan pelabuhan itu nantinya, Bupati mengatakan akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang, dimana anggaran untuk pelabuhan dibeberapa kecamatan akan dialihkan.

"Direncanakan tahun 2020, caranya anggaran untuk pelabuhan lain kita geser kesini. Dimana ada beberapa titik pelabuhan kecamatan yang akan dibangun yang sebetulnya tidak produktif tapi itukan hanya sekedar untuk mengantisipasi memberikan kemudahan kepada masyarakat, tapi karena ini sifatnya mendesak bisa saja lokasinya kita pindahkan kesini," kata Bupati.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, dr H Arready mengatakan akan dilakukan penambahan fasilitas pelabuhan berupa dermaga dan riang tunggu serta Trestel untuk penumpang. Dimana pada tahap awal akan dilakukan kajian pada APBD murni 2020 dan pembangunannya akan dilakukan pada anggaran 2020 perubahan.

"Pembangunannya pada tahun 2020 dan pada 2021 sudah bisa beroperasi dan melayani penumpang dari luar negeri," kata Arready.

Dikatakan Arready, status pelabuhan itu nantinya hanya sebagai Check Point dan bersifat sementara. Dia menambahkan pelabuhan domestik dan internasional tidak bisa digabung karena rawan penyeludupan.

"Fungsinya hanya sebagai Check Point, untuk SPB nya nanti tetap di Tanjung Harapan. Dan itu juga hanya bersifat sementara menunggu Pelabuhan Dorak selesai dibangun, setelah itu akan dijadikan pelabuhan rakyat," ujarnya.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • PSBM di Kecamatan Tampan Belum Berhasil, Pasien Covid-19 Melonjak 603 Kasus
  • Dua Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan WFC Bangkinang Ditahan KPK
  • Akibat Ngebut, Banyak Pengendara Kena Tilang di Tol Pekanbaru-Dumai
  • Repsol dan Honda Bisa "Cerai" di MotoGP Gara-gara Marquez
  • Kowani Peringati HAI 2020 Melalui Webinar, TP PKK Rohul Dukung Pengentasan Buta Aksara
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved