Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:24 - Jabatan Plh Sekda akan Ber...
18:49 - Sama- sama Kecolongan Soal...
18:23 - Masyarakat Resah, Buaya di...
15:12 - Jelang Imlek, Jeruk Asal M...
14:50 - Antisipasi Karhutla, Kapol...
21:06 - Mahasiswa Meranti Mengguga...
20:10 - Ucapkan Kalimat Syahadat, ...
17:39 - Bupati Meranti: Pejabat No...
14:55 - Bupati Irwan Nasir Sebut P...
14:06 - Serahkan DPA Tahun 2020, B...
17:19 - Kepala Satpol PP Meranti M...
11:43 - Ngopi di Warung Saat Jam K...
19:38 - Selamatkan KM Banawa Nusan...
16:34 - Jadi Sorotan, Disdagprinko...
12:15 - Awal 2020, Karhutla di Kep...
10:23 - Karhutla Hampir Mendekati ...
19:31 - Silaturahmi ke PWI Kepulau...
19:21 - Tunjangan Sertifikasi Guru...
15:18 - Enam Proyek di Meranti Tid...
21:57 - Bupati Meranti: Pemecatan ...
18:58 - Bupati Meranti Lantik 175 ...
10:48 - Hari Ini Bupati Lantik 174...
15:04 - DPRD Soroti Adanya Ratusan...
16:30 - Jumlahnya Membludak, 55 Ho...
19:37 - Diajukan ke Mabes Polri, S...
17:16 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
19:40 - Sampah di TPS Rumbia Melub...
06:04 - Wakil Bupati Meranti Ingat...
21:48 - Rayan Pribadi Imbau Desa d...
19:09 - 95 Kepala Desa di Kepulaua...
22:02 - Selamat Datang Tahun Para ...
13:23 - Belum Gajian, Kades di Mer...
10:31 - Pamsimas Desa Meranti Bunt...
18:43 - Berkat Kadarsiono '"yang G...
17:53 - Larang Konvoi, Kapolres Me...
10:42 - Ini 5 Komoditas Perkebunan...
19:29 - Bawaslu Meranti Lantik 27 ...
09:56 - 115 Pelamar CPNS Meranti L...
14:34 - Tanpa Peralatan Khusus, Wa...
15:06 - Dinas PU PRPKP Akui Proyek...
19:35 - Jelang Nataru, Pemprov Ria...
22:03 - Wabup Meranti Ajak Mantapk...
14:05 - Ribuan Warga Hadiri Kendur...
13:53 - 115 CPNS di Kepulauan Mera...
13:03 - Permudah Setoran Dana Haji...
05:56 - Meski Tak Dianggap, Anak S...
20:43 - Awal Pembentukan Meranti D...
16:31 - Syamsuar Tiga Kali tak Had...
16:03 - Korupsi Retribusi Dana Pel...
12:50 - Sagu Menduniakan Lokal Wis...
 
Diresmikan, Ekowisata Mangrove Desa Banglas Destinasi Wisata Baru Bagi Warga Meranti
Selasa, 19/11/2019 - 17:44:03 WIB
Peresmian wisata hutan mangrove yang berada di Dusun II Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi
Peresmian wisata hutan mangrove yang berada di Dusun II Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi
TERKAIT:

SELATPANJANG - Objek wisata hutan mangrove yang berada di Dusun II Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kepulauan Meranti.

Objek wisata ini secara resmi dibuka oleh bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan bersama Ketua DPRD Propinsi Riau Indra H Gunawan Eet, Selasa (19/11/2019).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, H Yulian Norwis, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIk, Danramil 02 Tebingtinggi, Mayor Inf Irwan, Kasatpol PP Meranti, Helfandi, kepala OPD terkait, Camat Tebingtinggi, Abu Hamid dan Kepala Desa Banglas, Samsurizal.

Objek wisata yang terletak di Desa Banglas ini menawarkan view menarik untuk selfi dan menawarkan pemandangan panorama laut dan hijaunya hutan mangrove.

Bupati Kepulauan mengapresiasi kepala desa dan aparatnya dalam memanfaatkan alam menjadi destinasi wisata.

"Saya atas nama pemerintah daerah memberi penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh yang terlibat dalam pengelolaan tempat wisata. Ini terobosan yang luar biasa, dan suatu kreatifitas yang patut diapresiasi dan ini perlu didukung bersama. Dan ini akan menjadi wisata baru bagi warga Kepulauan Meranti, Kota Selatpanjang khususnya," kata Irwan.

Dikatakan Bupati, alam di Kepulauan Meranti tidak mendukung untuk dibangun sebagai kawasan destinasi wisata, namun dengan kemauan dan kerja keras, maka hal itu bisa dilakukan.

Ketua DPRD Propinsi Riau Indra H Gunawan Eet dalam sambutannya mengatakan untuk saat ini belum bisa menganggarkan tempat pariwisata melalui APBD Propinsi Riau, namun ke depannya dia berjanji akan menganggarkannya.

"Untuk saat ini propinsi belum bisa menganggarkan, karena dalam masa transisi. Namun ke depannya akan saya usahakan untuk wisata mangrove ini dimasukkan dalam penganggaran,"katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Banglas, Samsurizal mengatakan tercetusnya destinasi wisata mengrove ini ketika dia bersama kepala desa lainnya di Kepulauan Meranti melakukan studi banding ke Desa Ponggok, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

"Ide awal tercetusnya ide destinasi wisata mangrove ini ketika saya bersama kepala desa lainnya melakukan studi banding ke Desa Ponggok. Kami yakin dan percaya jika ada kemauan pasti ini bisa berhasil," kata Samsurizal.

Penulis: Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mutasi Belum Tuntas, Para Kadis Pemprov Riau Malas-malasan Bertemu DPRD
  • BPJS Naik, Driver Minta Tarif Ojol Naik Jadi Juga Rp 2.200-2.400/Km
  • Wagubri Minta Penanganan Karhutla Tahun Ini harus Lebih Serius
  • DPRD Riau Temukan Puluhan Dusun Belum Dialiri Listrik, Minta Masyarakat Melapor
  • "Jual" Visi Misi Pro Rakyat, Budi Artiful Semakin Mantap di Pilkada Pelalawan 2020
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved