Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:53 - Penanggulangan Virus Coron...
18:24 - Dampak Corona, Satpol PP M...
16:53 - Masuk Islam, 5 Warga Kepu...
15:55 - Dampak Pandemi Corona, 30 ...
18:35 - 1.587 TKI Kepulauan Merant...
22:01 - DPD PPNI Kepulauan Merant...
21:37 - Baznas Meranti Tangkal Pen...
20:32 - Pertemuan Tiga Kabupaten, ...
15:47 - Disapu Angin Puting Beliun...
18:13 - Dampak Virus Corona, Pemka...
16:15 - Minta Masker hingga Memara...
22:01 - Imbas Corona, Paket Pekerj...
20:17 - Datangi KSOP, Masyarakat M...
11:08 - Hentikan 'Pembuangan' TKI ...
19:30 - Telantarkan TKI, Bupati Ir...
17:52 - Cegah Corona, DPW FPI Kepu...
12:34 - Cegah COVID-19, Sahabat MT...
11:46 - Disdikbud Kepulauan Merant...
11:21 - Sebanyak 123 TKI dari Mala...
05:35 - IPMK2M Bagi-bagi Masker pa...
21:24 - Akibat Corona, Pengantin d...
21:56 - Wakil Bupati dan Kapolres ...
14:10 - 1.642 Warga Kepulauan Mera...
11:20 - Satu Pasien Suspect Corona...
21:23 - Antisipasi Corona, Pemcam ...
06:18 - Hindari Corona, Polres Mer...
05:59 - Akhirnya Tradisi Ritual Ch...
16:18 - Banyak Warga Kepulauan Mer...
15:35 - Cegah Corona, Karang Taru...
15:08 - Terima Anak Sekolah Main, ...
17:58 - Satpol PP Meranti Hentikan...
19:59 - Gelar Patroli, Satpol PP K...
19:08 - Tangani Penyebaran Corona,...
18:05 - Cegah Corona, Bupati Meran...
16:14 - Cegah Corona, Bupati Kepul...
15:03 - Said Hasyim Rencanakan Hot...
19:31 - Idap Tumor Otak, Bocah 6 T...
15:59 - Suspect Corona, Satu Lagi ...
19:14 - Kepulauan Meranti Tetapkan...
10:30 - Antisipasi Virus Corona, R...
18:59 - Said Hasyim Berharap Sagu ...
16:51 - Belum Genap Setahun Terima...
06:11 - Antisipasi Corona, Seluruh...
21:56 - Suspect Corona, Kepala Des...
06:08 - Bupati Kampar Ajak Alumi I...
16:38 - Baru Pulang dari Malaysia,...
13:52 - Warga Tak Bisa Rekam e KTP...
13:41 - Selama Seminggu Pemcam Tas...
10:09 - Karhutla di Pulau Rangsang...
21:00 - Sukses di Rantau, Kini Saa...
 
Enam Kelompok Nelayan di Meranti Terima Bantuan Kapal
Jumat, 18/10/2019 - 18:48:38 WIB
Bantuan kapal yang diberikan pada kelompok nelayan di Meranti.
Bantuan kapal yang diberikan pada kelompok nelayan di Meranti.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat nelayan di Kepulauan Meranti, pemerintah daerah memberikan bantuan 6 unit kapal dan peralatan lainnya kepada perwakilan kelompok nelayan di 5 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bantuan yang diserahkan Wakil Bupati Said Hasyim pada Jumat  (18/10/2019) siang itu merupakan usulan Dinas Perikanan kepada pemerintah daerah tahun anggaran 2019. Dan disetujui sebesar Rp628 juta lebih. Selanjutnya dana yang berasal dari APBD Meranti (DAK) tahun anggaran 2019 itu digunakan untuk pengadaan 6 unit kapal motor dengan nilai perunit Rp104 juta lebih.

Adapun secara rinci bantuan yang diberikan di antaranya kapal Fiber 3 GT, alat tangkap jaring 0.25, alat bantu tangkap, Kompas, lampu navigasi, lampu sinyal, Life Jacket, Life Buoy, Kotak P3K serta Bendera Merah Putih.

Bantuan langsung diserahkan oleh  kepada Kelompok nelayan Teluk Berseri, Desa Teluk Buntal, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Merbau Jaya Bahari Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Nelayan Ikan Biang Kuning Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Nusa Indah, Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Cemerlang, Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, dan Bintang Laut, Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau.

Said Hasyim mengingatkan untuk menggunakan bantuan tersebut dengan baik. 

Ditegaskan, bantuan kapal dan alat tangkap yang diberikan itu akan selalu diawasi oleh petugas jika ditemukan terbengkalai maka akan segera ditarik untuk diserahkan pada nelayan yang membutuhkan. 

"Gunakan bantuan ini dengan baik, jangan sampai terbengkalai jika tidak bisa menggunakan datangi pihak Dinas Perikanan untuk diberikan bimbingan jika tidak bisa juga silahkan dikembalikan atau akan ditarik," jelas Said.

Selanjutnya Said Hasyim mengatakan, untuk menjalankan kapal penangkap ikan ini diperlukan kerja keras dan modal dari kelompok nelayan. Ia tak ingin kapal tidak dioprasikan karena tak adanya dana beli minyak, apalagi karena terjadi pertikaian antara anggota kelompok. 

"Kelompok nelayan penerima bantuan harus terus kompak jangan sampai sebelum menerima bantuan kompak setelah dapat bertikai, dan menjalankan kapal diperlukan kerja keras dan modal," ucapnya. 

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hari Ini Riau Diguyur Hujan dari Pagi hingga Sore Nanti
  • Ini 7 Cara Mudah Mengencerkan Lendir di Dada
  • Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas, Diduga Kejang-kejang Saat Mandi di Sungai
  • Mendagri Instruksikan Percepatan Penanganan COVID-19 di Lingkungan Pemda
  • Cegah Covid-19, Ini Daftar Larangan PSBB
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved