Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:01 - HNSI Kepulauan Meranti Sal...
14:34 - Bupati Irwan Tegaskan Daer...
12:38 - Dihukum Tidak Pakai Masker...
19:54 - Operasi Yustisi, 23 Orang ...
18:55 - Kasus Mujiman, HMI dan Gam...
15:04 - Warga Kepulauan Meranti Ta...
19:41 - Tim Gabungan Beri Sanksi S...
18:48 - Tenaga Kesehatan yang Tang...
14:34 - Tiga Pegawai Terkonfirmasi...
23:46 - Tiga Pegawai Terkonfirmasi...
19:39 - Bupati Meranti Perintahkan...
14:34 - 16 Orang Positif Covid-19,...
12:46 - Ada Petugasnya Positif Cor...
18:52 - Jelang Pelantikan Pengurus...
22:34 - Pemkab dan Polres Kepulaua...
20:58 - Ribuan Warga Kepulauan Mer...
18:08 - Seorang Kepala Desa di Kep...
11:15 - Pandemi Covid-19, Tiga Pol...
18:55 - Kasus Dugaan Makelar Perek...
16:02 - Capt M Ridha Jabat Kepala ...
23:01 - Lagi Heboh; Revi Mariska S...
18:41 - Bupati Kepulauan Meranti L...
19:52 - Ada Pegawainya Terkonfirma...
06:21 - 10.000 Alquran Disebarkan ...
06:40 - Pasutri ASN di Kepulauan M...
16:58 - Kamsol Akan Dilantik Jadi ...
21:13 - Terjadi Peningkatan Penula...
19:25 - Jelang Pilkada, PWI Kepula...
10:36 - Bambang Supriyanto, Aready...
17:03 - Limbah Medis Infeksius Pas...
20:15 - Fasilitas RTH Dibenahi, Ke...
21:28 - Pemkab dan DPRD Kepulauan ...
16:56 - Kejaksaan Kepulauan Merant...
22:36 - Kabar Gembira; 3.788 Pegaw...
20:05 - HMI dan Gamali Kepulauan M...
21:24 - Satu Warga Kepulauan Meran...
17:29 - Ada Warga Pendatang Reakti...
08:49 - Tak Kunjung Diperbaiki, Je...
21:12 - Sepakat Lawan Karhutla, PT...
21:04 - Puluhan Personel Satpol-PP...
15:50 - Diresmikan, Destinasi Wisa...
22:27 - Kapal Kayu Bermuatan Pasir...
22:04 - Belum Ada Titik Terang, Ka...
19:38 - Penyertaan Modal BUMDes di...
18:50 - Viral di Medsos, Ibrahim y...
08:36 - Ngaku Gelapkan Dana BUMDes...
22:41 - 92 UMK di Kepulauan Merant...
17:56 - Gunakan Helikopter, Bupati...
18:05 - Istri Gubri Bersama PKK Ke...
17:24 - Gubri Syamsuar Janji Prior...
 
Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Ketua DPRD Meranti Dihentikan
Kamis, 25 Juli 2019 - 21:36:52 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Pokir Ketua DPRD Meranti Dihentikan
  •  

    SELATPANJANG - Kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat labor salah satu sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti dihentikan penyelidikannya oleh Kejaksaan.

    Perkara proyek pengadaan yang merupakan Pokok Pikiran (Pokir) Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan itu saat ini penanganannya diserahkan ke Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

    Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel, Zia Ul Fattah Idris SH mengatakan jika kasus Pokir labor sekolah itu ditangani oleh Kejati Riau. Namun pihaknya mengaku mendapat usulan dari kepala daerah agar tidak ditindaklanjuti walaupun terjadi kerugian negara. 

    "Kalau masalah Pokir ini awalnya orang Kejati yang melakukan penyelidikan. Nah kemarin ada usulan dari kepala daerah kalau memang masih bisa diselesaikan ya lewat APIP saja," kata Zia.

    Permintaan itu kata Kasi Intel, dikarenakan kepala daerah mengaku di Kepulauan Meranti masih kekurangan ASN, sehingga jika harus berhadapan dengan hukum, ASN menjadi semakin berkurang.

    "Jangan ASN kami yang dimasukkan terus semua, saya kekurangan ASN," ujar Zia menirukan kata kepala daerah.

    "Kita sampaikan ke Kejati, dan orang Kejati masih menerima usulan kami. Sehingga kasus itu diserahkan ke APIP," ujarnya lagi.

    Menurut Zia, berdasarkan rekomendasi dari APIP, pihak yang bersangkutan diharuskan membayar kerugian negara, walaupun sampai saat ini harus dibayar dengan menyicil.

    "Menurut sepengetahuan saya kerugian tersebut mereka disuruh bayar. Yang jelas dicicil oleh mereka, ada sudah 200 an yang mereka cicil,"ujarnya. 

    Diberitakan sebelumnya, pengadaan Laboratorium Multimedia Wireless Portabel Berbasis Software tingkat Sekolah Dasar (SD) diduga ada tindakan Korupsi yang merugikan negara kerena terdapat kelebihan anggaran.

    Proyek pengadaan yang dikerjakan pada tahun 2017 lalu oleh CV Ikbal Jaya, dengan anggaran Rp1.472.583.000 terdapat beberapa permasalahan yakni, Distributor tidak berani menunjukkan harga sebenarnya dari perangkat lunak tersebut. Harga terlalu tinggi sebagai acuan HPS. Tidak ada perbandingan harga dari beberapa Distributor atau pabrikan lainnya.

    Dari kasus ini pihak Kejaksaan sudah memanggil beberapa orang saksi untuk dimintai keterangannya. 

    Penulis : Ali Imron
    Editor : Fauzia






    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Ketua KPU Arief Budiman Terkonfirmasi Covid-19
  • Sudah Periksa 75.713 Spesimen, RSUD Arifin Achmad Sebut Masih Mampu Tampug Sampel dari Daerah
  • Diduga Korupsi Dana Covid-19 dan Jual Beli Jabatan, Ratusan Massa Geruduk Kantor Gubernur Riau
  • Makin Mengerikan, Tambah Lagi 225, Riau Masuk 4 Besar Kasus Baru Covid-19 di Indonesia
  • Anggota DPRD Riau Positif Covid-19 Bertambah Lagi Satu, Sudah 7 yang Terinfeksi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved