Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:28 - 459 Kg Sarang Walet Diperi...
19:05 - Siap-siap, Masyarakat Kepu...
11:51 - Korsleting Listrik, Rumah ...
08:55 - Antisipasi Karhutla, Ini y...
19:55 - Tapal Batas 93 Desa di Kep...
19:50 - Butuh Bantuan, Kapolres Ke...
13:57 - BPN Kepulauan Meranti Sera...
10:34 - Sejumlah Kendaraan Dinas P...
10:18 - Pasien Positif Covid-19 ya...
17:23 - Lima Desa di Kepulauan Mer...
13:17 - Kapolres Kepulauan Meranti...
19:48 - Kembangkan Potensi Kopi Li...
12:37 - 18 Usulan Perhutanan Sosia...
18:36 - YFMM Konsisten Tiap Tahun ...
16:40 - Terpantau Satu Hotspot di ...
19:21 - Pasien Positif Kabur dari ...
10:43 - Gawat, Pasien Positif Covi...
16:32 - DKPTPP Kepulauan Meranti P...
14:48 - Polres Meranti Siagakan 96...
21:38 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
14:04 - Kabar Gembira, BLT DD Dipe...
18:52 - Operator dan Penumpang Kap...
12:21 - Pemkab Kepulauan Meranti S...
16:25 - Mengira SK nya Sudah Kadal...
12:19 - Bansos Tahap II Meranti Su...
19:41 - Biaya Rawat Pasien Positif...
17:24 - Kabel Tower Sutet PLN Putu...
20:30 - Turap Pelabuhan Camat Ambr...
19:49 - Pembayaran BPHTB Terpaksa ...
10:39 - Lezatnya Sempolet Kepulaua...
17:36 - DKPTPP Meranti Periksa Hew...
20:28 - Mesin Rusak, Speed Boat Pe...
19:41 - Akibat Covid-19, Tunjangan...
18:26 - Usulan Bupati Meranti Jadi...
17:11 - Laporan dr Aisyah Bee ke K...
19:47 - Tampung Produksi Sagu Kepu...
13:31 - Di Balik Opini WTP 8 Kali,...
21:13 - Kabupaten Kepulauan Merant...
20:24 - Abrasi di Kepulauan Merant...
19:56 - Gamali Tuntut Janji DPRD K...
17:44 - Hasil Rapid Test Reaktif, ...
17:43 - Jika Sembako Tidak Disalur...
17:57 - Moratorium Gambut, Masyara...
18:38 - Minta Keadilan Agar Rustam...
18:22 - Pemuda Pulau Merbau Minta ...
16:31 - Atap Dermaga Pelabuhan Sem...
12:16 - Waspadai Karlahut, Camat T...
11:33 - Sakit, Pengawal Pribadi Bu...
19:27 - Pemkab Kepulauan Meranti K...
10:12 - Tarif Penyeberangan Kempan...
 
Kepulauan Meranti Raih Kabupaten Layak Anak 2019
Minggu, 21 Juli 2019 - 22:16:04 WIB

SELATPANJANG - Kabupaten Kepulauan Meranti, Propinsi Riau akan menerima anugerah Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2019.

Hal itu sesuai dengan surat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) Republik Indonesia Nomor: B-855/KPP-PA/D.IV/Sesdep/07/2019 tanggal 17 Juli 2019, perihal penghargaan KLA tahun 2019 yang ditandatangani Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny N Rosalin.

“Undangan sudah diterima. Anugerah ini akan diterima saat penganugerahan KLA tahun 2019 bertepatan dengan hari anak nasional di Hotel Four Points, Makasar Sulawesi Selatan pada 23 Juli mendatang. Nanti pak Bupati yang akan langsung menerima penghargaan itu," ungkap Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinsos P3APPKB Kepulauan Meranti, Juwita Ratna Sari S Farm, Minggu (21/7/2019).

Menurut dia, penghargaan tersebut, diperoleh karena Kepulauan Meranti dinilai telah menerapkan kebijakan pembangunan berbasis hak anak serta berkomitmen dalam pemenuhan hak-hak anak. Pemenuhan hak anak atas hak hidup di daerah ini, tumbuh kembang secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi terhadap anak.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa penilaian tahun ini terbilang lebih rumit dan kompleks dibanding tahun lalu. Alasannya karena setiap kabupaten harus melakukan evaluasi mandiri secara online atau mengevaluasi diri sendiri berdasarkan 24 indikator KLA dengan sekitar 430 item pertanyaan atau variabel evaluasi.

Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya tim verifikasi yang dilakukan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak langsung mengunjungi Kepulauan Meranti, mereka langsung mengecek tempat- tempat yang layak untuk anak.

"Sebelumnya, kita sudah dikunjungi langsung oleh tim verifikasi lapangan, mereka melihat beberapa tempat yang layak untuk anak dan menilai indikator pendukung," kata Juwita.

Dikatakannya lagi, ditetapkannya Kepulauan Meranti sebagai Kabupaten Layak Anak merupakan suatu prestasi yang luar biasa.

"Ini adalah prestasi yang luar biasa, karena kita menginisiasinya sudah sangat lama. Sudah hampir 10 tahun lamanya kita mengevaluasi. Dan inilah hasil perjuangan kita bersama, dan kado terindah disisa akhir pemerintahan bupati Irwan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati, Drs H Said Hasyim mengaku sangat bersyukur akan memperoleh penghargaan tersebut. Ia berharap, penghargaan itu semakin memotivasi berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan hak-hak anak, serta lebih bersungguh-sungguh lagi dalam memenuhi apa yang menjadi hak-hak anak.

“Alhamdulillah jika penghargaan itu akan kita terima. Prestasi ini adalah hasil kerja keras berbagai pihak termasuk masyarakat Kepulauan Meranti. Melalui KLA, diharapkan menjamin terpenuhinya hak anak sesuai harkat dan martabat manusia,” kata Said.

Penulis : Ali Imroen 
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Wakapolres Siak Positif Covid-19, Dirawat di Rumah Sakit Swasta Pekanbaru
  • Labortorium Biomolekuler RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru Telah Periksa 31.168 Spesimen
  • Tersiar Kabar Wakapolres Siak Terpapar Covid-19, Kadiskes: Kami Akan Cek
  • Kalahkan Leverkusen, Inter Milan Melaju Semifinal Liga Europa
  • Tingkatkan Imunitas saat Wabah Corona, Mulyadi akan Bersepeda Setiap Hari ke Gedung DPRD
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved