Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:04 - Kadiskes Meranti Berkoar-k...
17:56 - Enam Kasus Baru Corona di ...
16:34 - Sidak ke Kepulauan Meranti...
21:20 - Sempat Ditemukan Belatung,...
15:38 - Waduh, Ikan Kaleng Bantuan...
20:03 - Pingsan di Rumah, Warga Se...
06:32 - FPI Bersama YFM Kepulauan ...
21:54 - Apel Pagi Pemkab Kepulauan...
20:23 - Fasilitas di Ruang Isolasi...
17:45 - Wakil Bupati Said Hasyim K...
15:18 - Miris, Pasien Covid-19 yan...
11:35 - Jadi Tempat Isolasi PDP, ...
16:24 - PT RAPP Serahkan Ratusan P...
13:46 - SKK Migas – EMP Malacca ...
16:38 - Ribut-ribut Pakai Hazmat S...
20:47 - Di Tengah Pandemi Covid-19...
20:22 - 17 Desa di Kepulauan Meran...
18:18 - Hasil Rapid Test Reaktif, ...
17:39 - Satu Pasien Positif Covid-...
18:35 - Kasus Corona di Kepulauan ...
14:21 - Inflasi Tinggi, Pemkab Kep...
16:17 - Pemkab Kepulauan Meranti T...
12:24 - Dua Desa di Tebingtinggi T...
17:05 - Camat Tebingtinggi Galang...
06:24 - Pejabat Humas Pemkab Kepul...
19:30 - Desa Bandul Blocking Area,...
19:07 - Hasil Tracing Terhadap PD...
15:26 - Bupati Meranti Sempat Kont...
19:42 - Bank Riau Kepri Selatpanja...
17:46 - Dua Warga Meranti Sudah Po...
16:32 - Hasil Swab Keluar, Satu PD...
11:32 - Ringankan Beban Nelayan Ak...
17:28 - Dua Positif Rapid Test, Ti...
22:27 - Masuk Daftar Susulan Pener...
16:44 - Tidak Ada Izin, Cucian Mot...
22:08 - Jelang Berbuka Puasa, FPI ...
22:11 - Nekad Masuk Wilayah Kepula...
05:13 - Pendapatan Nol Akibat Coro...
22:12 - Bupati Irwan Tegaskan Pega...
17:00 - Pindah Domisili Tidak Mela...
16:29 - Desa Baran Melintang Jadi ...
10:11 - Tabrak Pot Bunga di Pinggi...
20:05 - PSDKP Kepulauan Meranti Be...
19:25 - Tinjau Pasokan Sembako, Wa...
15:11 - IPRPS, Remesta, dan GPRM B...
10:54 - Kabar Gembira dari PLN, Di...
19:47 - Mulai 6 Mei, Semua Penyebe...
16:22 - Tidak Memenuhi Syarat, Kep...
14:38 - Bupati Kepulauan Meranti P...
15:44 - Pemkab Meranti Salurkan Pa...
 
Hitung Surat Suara hingga Subuh, Petugas KPPS di Meranti Linglung
Senin, 22 April 2019 - 20:15:14 WIB

SELATPANJANG - Sejak digelarnya pemungutan suara pemilu legislatif dan pilpres pada 17 April 2019 lalu, banyak  petugas pemungutan suara di TPS dan kecamatan di Provinsi Riau mengalami kemalangan.

Di Kepulauan Meranti, anggota KPPS TPS 1 Desa Permai Kecamatan Rangsang Barat bernama Ali Akbar, linglung (takut ketemu dengan polisi dan orang lain) dan seperti orang bingung setelah menyelesaikan penghitungan suara hingga pukul 5 subuh.

Ketua KPU Kepulauan Meranti, Abu Hamid didampingi Divisi Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi dan SDM, Hanafi mengatakan sebelumnya petugas KPPS tersebut kondisinya dalam keadaan baik.

Lebih lanjut dikatakan, tidak diketahui secara pasti penyebab linglungnya petugas tersebut, namun dipastikan kondisi tersebut terjadi diakibatkan karena jam kerja yang panjang dan berisiko.

"Awalnya, kondisi petugas tersebut baik- baik saja, namun setelah usai penghitungan surat suara sampai subuh gejala itu mulai nampak, terindikasi jiwanya terguncang usai Pilpres," ungkap Abu, Senin (22/4/2019).

Saat ini kondisi Ali Akbar dipastikan sudah membaik, hal ini diketahui dia sudah bisa bepergian ke luar negeri.

"Kondisinya sudah mulai pulih, dia pun sudah berangkat ke Malaysia untuk kembali bekerja sebagai TKI," ungkapnya.

Saat ini KPU Kepulauan Meranti sedang lakukan pendataan terhadap petugas Ad Hoc baik PPK, PPS dan KPPS yang sakit pasca pelaksanaan Pemilu 2019. Meski tengah melakukan pendataan Ketua KPU memastikan tidak ada Petugas Ad Hoc baik KPPS, PPS dan PPK yang meninggal dunia.

Dikatakan pendataan terhadap petugas Ad Hock ini merupakan instruksi dari KPU Provinsi Riau, menyikapi adanya petugas Ad Hoc yang meninggal dunia saat menjalankan tugas.

Menyikapi fenomena yang terjadi, ketua KPU Kepulauan Meranti itu mengatakan banyak petugas Pemilu yang mengeluh tidak mau menjadi petugas lagi. 

"Banyak petugas seperti PPK, PPS dan KPPS yang mengeluh, pekerjaan dengan uang yang didapat tidak seimbang, uang yang diterima sama dengan honorer ketika menjadi petugas Pemilukada yang hanya satu kotak. Mereka melaporkan ke kita tidak mau menjadi petugas lagi, menurut saya harus ada perubahan sistem Pemilu kita," kata Abu Hamid. 

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Meski PSBB Sudah Berakhir, Riau Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19
  • Kasus Corona Naik Lagi, Korsel Kembali Tutup Sekolah
  • Geger, Pria di Pekanbaru Ditemukan Gantung Diri dalam Rumah Kontrakannya
  • Pemko Pekanbaru Gesa Perwako Penerapan New Normal
  • Kadiskes Meranti Berkoar-koar Anggaran Covid-19 Tidak Cair, Eh...,Ternyata Tak Diurus
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved