Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:02 - Senunggang, Kapal Patroli ...
13:24 - Terpilih Aklamasi, Syamsid...
18:59 - Baru Saja Dimusnahkan, Bar...
17:15 - Dikhawatirkan Bawa Hama Pe...
16:27 - Bersama SKK Migas, PWI Mer...
15:59 - Pers Sangat Berperan Cipta...
09:59 - Hari Ini, PWI Kepulauan Me...
19:52 - Kapolres Meranti Pantau Ka...
10:04 - Kepulauan Meranti Kabupate...
20:23 - Dinas Pendidikan Meranti P...
10:08 - Kepulauan Meranti Jadi Kaw...
20:54 - Merusak Lingkungan, Izin K...
19:03 - Penanganan Stunting di Kep...
20:44 - Pemkab Kepulauan Meranti B...
15:44 - Said Hasyim Intruksikan Ev...
17:26 - SKD CPNS Kepulauan Meranti...
20:02 - Sri Mulyani Anom Jabat Kas...
10:16 - Awali Karir Sebagai Teli P...
17:33 - Baru Datang, Lima Peserta ...
11:36 - Mahmuzin Taher Barbagi Kun...
11:35 - Listrik Mati Dua Kali, Pel...
19:01 - Hari Pertama Tes SKD, Diik...
20:17 - Pelabuhan Sungai Tohor Dit...
16:39 - Bantu Pemasaran Produk Sag...
15:46 - Ratusan Kotak Buah Ilegal ...
09:14 - Said Hasyim Tabur 100 Ribu...
20:32 - Usulan Pemekaran Ditolak, ...
17:37 - PT NSP Tunggak Pajak Non P...
16:39 - Ada Voucher Booking Prosti...
12:00 - Menang Voting, Rudi Tanjun...
16:12 - Heboh, Siswa di Selatpanja...
09:09 - Pertanyakan Alokasi Anggar...
20:18 - Aqila, Bayi di Kepulauan M...
17:59 - Cabrutan Naik Kelas Menjad...
14:43 - Sempat Disegel, Wisma King...
15:56 - Bagian Kesra Pemkab Merant...
14:00 - LAMR Kepulauan Meranti Rek...
20:07 - Pemkab Kepulauan Meranti a...
17:49 - Repu Sagu Terangkat ke Per...
20:14 - Festival Perang Air 2020, ...
19:35 - Antisipasi Corona Masuk ke...
12:36 - Resmi Dikukuhkan, Zulfan N...
11:37 - Kadisparpora Meranti: Jika...
13:24 - Waspada Virus Corona, Disk...
22:23 - Meranti Night Carnival Diw...
15:08 - Selain Terlantar, Kapal In...
13:56 - Sapi di Meranti Positif Br...
20:24 - Jabatan Plh Sekda akan Ber...
18:49 - Sama- sama Kecolongan Soal...
18:23 - Masyarakat Resah, Buaya di...
 
Kebijakan Pemerintah Pusat Dinilai Merusak Hutan di Meranti
Senin, 15/04/2019 - 17:31:11 WIB

SELATPANJANG - Wakil Bupati Meranti Drs H Said Hasyim menilai kerusakan hutan di Kepulauan Meranti tidak serta merta dirusak oleh masyarakat, melainkan kebijakan pemerintah pusat yang memberikan ruang kepada perusahaan besar untuk mengolah hutan secara besar-besaran.

"Kepulauan Meranti adalah pulau yang terbentuk oleh endapan aliran empat sungai besar yang ada di Riau. Seharusnya tanah endapan ini harus dijaga bukan malah dijarah hutannya. Alam kita menjadi rusak, siapa yang merusak, apakah rakyat, jawabnya bukan, tapi kebijakan pusatlah yang menyebabkan hutan kita rusak," ungkap Said Hasyim, Senin (15/4/2019).

"Ini tegas saya katakan, daerah kita diberi usaha oleh pemerintah pusat untuk eksplorasi hutan dan memberi kepada perusahaan untuk mencabik - cabik hutan kita. Tapi yang ditangkap siapa, rakyat yang ditangkap, bukan perusahaan," ungkap Said lagi.

Akibat kerusakan hutan ini, kata Said terjadi perubahan ekosistem yang memicu cuaca panas ekstrim dalam waktu singkat di Kepulauan Meranti.

"Seminggu saja panas sudah terbakar. Dulu waktu kita kecil sebulan dua bulan panas baru terbakar, itupun tidak separah saat ini," ujarnya.

Kebijakan pemerintah pusat saat ini dinilai aneh karena hutan untuk rakyat malah diberikan kepada perusahan.

"Kebijakan negara sangat aneh, dimana lahan milik masyarakat dijadikan kawasan hutan, sebaliknya kawasan hutan diberikan kepada perusahan, ini sangat ironis," ungkap Wakil Bupati Kepulauan Meranti itu.

Penulis: Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Wujud Kepedulian Terhadap Lingkungan, Polri Tanam 20 Ribu Mangrove di Pelabuhan TPI Dumai
  • PWI Bengkalis Gelar Tahlil dan Doa untuk Almarhum Mazwin
  • KLHK Sosialisasi Program Perhutanan Sosial di Kecamatan Tualang Siak
  • KPU Bahas Kesiapan dan Permasalahan Pilkada Riau 2020
  • Jokowi Sebut Pusat Bangun 1.671 Sekolah Sejak 2019, di Riau Ada 164
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved