Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:21 - Lapas Selatpanjang Akan Te...
16:34 - Meranti Klaim Turunkan Ang...
09:14 - LSM Payung Serantau Ganden...
19:27 - Kapolres Meranti Lakukan P...
17:07 - Pajak Walet Bocor, Potensi...
14:00 - Seorang Kakek di Kepulauan...
19:11 - Tarif di Pelabuhan Tanjung...
17:57 - Sensus Penduduk, Kecamatan...
14:56 - Izin Kadaluarsa, Satpol PP...
05:52 - Api Lahap 3,5 Hektare Laha...
19:01 - Penyeberangan Termahal di ...
05:49 - Asparudin Terpilih Sebagai...
18:37 - Hallo Food, Aplikasi Lokal...
21:20 - Bupati Irwan Terima SK Per...
20:39 - Gara-gara Warganya Ditangk...
15:02 - Senunggang, Kapal Patroli ...
13:24 - Terpilih Aklamasi, Syamsid...
18:59 - Baru Saja Dimusnahkan, Bar...
17:15 - Dikhawatirkan Bawa Hama Pe...
16:27 - Bersama SKK Migas, PWI Mer...
15:59 - Pers Sangat Berperan Cipta...
09:59 - Hari Ini, PWI Kepulauan Me...
19:52 - Kapolres Meranti Pantau Ka...
10:04 - Kepulauan Meranti Kabupate...
20:23 - Dinas Pendidikan Meranti P...
10:08 - Kepulauan Meranti Jadi Kaw...
20:54 - Merusak Lingkungan, Izin K...
19:03 - Penanganan Stunting di Kep...
20:44 - Pemkab Kepulauan Meranti B...
15:44 - Said Hasyim Intruksikan Ev...
17:26 - SKD CPNS Kepulauan Meranti...
20:02 - Sri Mulyani Anom Jabat Kas...
10:16 - Awali Karir Sebagai Teli P...
17:33 - Baru Datang, Lima Peserta ...
11:36 - Mahmuzin Taher Barbagi Kun...
11:35 - Listrik Mati Dua Kali, Pel...
19:01 - Hari Pertama Tes SKD, Diik...
20:17 - Pelabuhan Sungai Tohor Dit...
16:39 - Bantu Pemasaran Produk Sag...
15:46 - Ratusan Kotak Buah Ilegal ...
09:14 - Said Hasyim Tabur 100 Ribu...
20:32 - Usulan Pemekaran Ditolak, ...
17:37 - PT NSP Tunggak Pajak Non P...
16:39 - Ada Voucher Booking Prosti...
12:00 - Menang Voting, Rudi Tanjun...
16:12 - Heboh, Siswa di Selatpanja...
09:09 - Pertanyakan Alokasi Anggar...
20:18 - Aqila, Bayi di Kepulauan M...
17:59 - Cabrutan Naik Kelas Menjad...
14:43 - Sempat Disegel, Wisma King...
 
Siaga Karhutla 2019, BPBD Meranti Dirikan Posko Siaga Darurat
Rabu, 27/02/2019 - 14:14:07 WIB

SELATPANJANG - Sebagai langkah kesiapsiagaan bencana asap dan mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti mendirikan posko pemantau dan posko siaga darurat bencana tahun 2019.

Posko yang berada di area Kantor BPBD ini akan dioperasionalkan selama status Darurat Karhutla.

Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal mengungkapkan, pendirian posko ini dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana karhutla yang berdampak bencana kabut asap. Selain itu juga untuk mengidentifikasi semua kebutuhan dalam operasi penanganan Karhutla, sehingga kebakaran dapat dicegah.

Posko ini, kata Edy, merupakan posko terpadu dalam penanganan Karhutla, kabut asap di Kepulauan Meranti. Dalam pelaksanaannya, posko yang didirikan akan melibatkan unsur TNI, Polri serta lainnya.

Segala aktivitas yang berkaitan dengan penanggulangan dan pemadaman Karhutla serta informasi akan dipusatkan di posko siaga darurat Karhutla ini.

Posko siaga darurat Karhutla, menurut dia, jika terjadi bencana sewaktu-waktu, personel akan langsung bergerak menindaklanjutinya.

"Posko ini nantinya untuk pemantauan cuaca, titik api dan lainnya. Disini personil dari beberapa instansi terkait akan standby dan akan melakukan patroli," kata Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal, Rabu (27/2/2919).
 
Kepala BPBD Kepulauan Meranti ini juga berharap kepada pihak perusahaan pengolahan sagu agar bisa bersinergi dengan BPBD untuk sama-sama mencegah serta ikut memadamkan api di wilayahnya.

Sebab, kata Edy, untuk mengatasi kebakaran lahan dibutuhkan sinergisitas dan keterlibatan semua pihak. Apalagi saat ini cuaca masuk musim kering sehingga cukup berpotensi terjadi kebakaran lahan.

"Kita sudah coba berkoordinasi ke pemilik kilang dan kebun sagu, namun nampaknya mereka kurang peduli. Saya harap mereka bisa pro aktif berkoordinasi, agar jika terjadi kebakaran kita bisa segera menanggulanginya," ujar Edy.

Kepala BPBD itu juga mengharapkan kepada masyarakat agar tidak memanfaatkan musim panas atau kemarau ini untuk membuka lahan dengan cara membakar.

"Kami mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran. Dan jangan cuek terhadap kebakaran kecil, saat ini musim kering ditambah angin kuat akan menjadi pemicu kebakaran yang besar," ungkap Edy.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pemko Dumai Belajar Prodamas ke Kota Kediri
  • Pemprov Riau Akan Berupaya Kembalikan Kejayaan Sektor Perikanan
  • Asisten II Setdakab Siak Buka Turnamen Futsal Cup "Tribute to Mail"
  • Koperasi Berkat Ridho Bersama Sinar Mas Agribusiness and Food Lakukan Peremajaan Kebun Sawit
  • Kurangi Sampah Plastik, Zul As Ajak Masyarakat Budayakan Gunakan Tumbler
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved