PEKANBARU - Kebutuhan internet masyarakat Pekanbaru kini tidak lagi sebatas untuk komunikasi. Streaming, bermain gim daring, bekerja jarak jauh, membuat konten hingga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) semakin bergantung pada koneksi yang cepat dan stabil.
Kondisi tersebut mendorong Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menghadirkan pengalaman jaringan 5G di Pekanbaru dengan menyasar berbagai aktivitas digital masyarakat, termasuk hiburan, gaming, pembuatan konten dan produktivitas dari berbagai lokasi.
Melalui kampanye “Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G”, Indosat mencoba menempatkan teknologi 5G bukan sekadar sebagai peningkatan teknologi jaringan, tetapi sebagai bagian dari kebutuhan digital sehari-hari masyarakat.
EVP Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio mengatakan, kebutuhan terhadap konektivitas telah berkembang seiring semakin banyaknya aktivitas masyarakat yang berlangsung secara digital.
“Bagi masyarakat Pekanbaru, koneksi internet bukan lagi sekadar soal teknologi, melainkan tentang kelancaran aktivitas digital sehari-hari,” kata Agus, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, pengalaman 5G diharapkan mampu memberikan koneksi yang lebih seamless untuk berbagai kebutuhan, mulai dari menikmati hiburan hingga menghasilkan karya digital.
“Mengusung tema ‘Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G’, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih seamless untuk berbagai aktivitas tersebut, sehingga pelanggan dapat menikmati hiburan tanpa gangguan, bermain dengan lebih responsif, serta berbagi dan berkarya secara real-time,” ujarnya.
Indosat juga membawa pengalaman 5G tersebut ke ruang publik yang menjadi titik berkumpul masyarakat Pekanbaru.
Salah satunya melalui aktivitas di Car Free Day (CFD) Jalan Gajah Mada. Kawasan tersebut menjadi ruang bagi warga untuk berolahraga, berkumpul bersama keluarga, berinteraksi dengan komunitas sekaligus membagikan aktivitas mereka melalui platform digital.
Pada kegiatan tersebut, Indosat menghadirkan pengalaman live streaming interaktif secara real-time yang menghubungkan CFD Jalan Gajah Mada Pekanbaru dengan CFD Tugu Gajah di Bandar Lampung.
Konsep tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan konektivitas tidak berhenti pada kecepatan mengakses internet.
Kemampuan berbagi video dan berinteraksi secara langsung juga menjadi bagian penting dari pengalaman digital masyarakat.
Bagi pengguna, persoalan seperti buffering, keterlambatan koneksi atau gangguan saat mengunggah konten dapat langsung memengaruhi pengalaman menggunakan layanan digital.
Karena itu, pemanfaatan jaringan 5G semakin relevan ketika aktivitas digital berlangsung secara bersamaan dan membutuhkan respons jaringan yang cepat.
Indosat memposisikan jaringan 5G sebagai pendukung berbagai pola aktivitas digital yang semakin beragam.
Pengguna yang ingin melakukan streaming membutuhkan koneksi yang stabil. Gamer membutuhkan respons jaringan yang cepat.
Kreator konten memerlukan kemampuan mengunggah dan membagikan materi secara efisien, sementara pekerja dan pelaku usaha membutuhkan konektivitas untuk tetap produktif tanpa bergantung pada satu lokasi.
Perkembangan AI juga menambah kebutuhan baru. Masyarakat semakin memanfaatkan berbagai perangkat dan layanan berbasis AI untuk mencari ide, membuat konten maupun menunjang pekerjaan.
Agus menegaskan, pengembangan pengalaman 5G tersebut diarahkan agar manfaat konektivitas dapat dirasakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Inilah semangat #LebihBaikIndosat, menghadirkan pengalaman 5G yang relevan dan dapat dirasakan langsung dalam keseharian masyarakat,” pungkasnya.
Dengan pendekatan tersebut, persaingan layanan telekomunikasi tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan jaringan, tetapi juga bagaimana konektivitas mampu menjawab pola konsumsi digital masyarakat yang terus berkembang.
Indosat pun mengusung pesan bahwa masyarakat Pekanbaru dapat memanfaatkan jaringan 5G untuk berbagai kebutuhan, mulai dari streaming, gaming, bekerja dari mana saja hingga menghasilkan karya dengan bantuan AI.
Mau streaming, mau gaming, mau bekerja dari mana saja atau mau berkarya dengan AI, Indosat 5G menawarkan konektivitas sebagai penopang berbagai aktivitas digital masyarakat Pekanbaru.(rilis)