JAKARTA - Program pencarian talenta H3RO Esports yang digagas Indosat Ooredoo Hutchison (IOH/Indosat) melalui brand Tri semakin menegaskan posisinya sebagai jalur pembinaan gamer muda Indonesia menuju level profesional.
Selama enam tahun berjalan, inisiatif ini telah melibatkan lebih dari 42 ribu peserta dari berbagai daerah di Tanah Air.
Pada edisi terbaru bertajuk H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO, Rise of Rookies, Tri kembali menekankan penguatan ekosistem pembinaan yang terstruktur, mulai dari tahap seleksi hingga pelatihan bersama tim profesional.
Partisipasi tahun ini tercatat tinggi dengan 2.786 rookie terverifikasi mengikuti proses seleksi berlapis.
Peserta disaring melalui H3RO Rookie Tournament hingga menyisakan 210 pemain terbaik, lalu menjalani tes kognitif, durability, dan penilaian in-game oleh tim profesional RRQ dan HFX hingga akhirnya terpilih 20 finalis.
Tahapan final tidak hanya menilai kemampuan bermain, tetapi juga kesiapan mental dan intelektual.
Para kandidat menjalani scrimmage showcase, psikotes, serta tes IQ dan EQ sebelum akhirnya dipilih tiga rookie terbaik dari masing-masing tim pro.
Untuk meningkatkan objektivitas, program ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan melalui CoachGPT berbasis ChatGPT sebagai referensi tambahan bagi pelatih dalam menilai performa pemain.
“Selama enam tahun perjalanan H3RO Esports, kami melihat antusiasme generasi muda yang terus meningkat," ucap Director and Chief Growth Officer Indosat, Apoorva Mehrotra, Rabu (20/5/2026).
"H3RO kini berkembang menjadi ekosistem pembinaan yang mampu melahirkan pemain dari level rookie hingga berkompetisi di panggung nasional dan internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung generasi muda mengembangkan kemampuan gaming sekaligus memperkuat pemberdayaan digital Indonesia.
Program H3RO Esports turut berkontribusi pada pencapaian sejumlah tim Indonesia di ajang internasional.
Beberapa prestasi yang tercatat antara lain l, EVOS meraih emas MLBB pada 14th IESF World Esports Championship dan Kuda Terbang masuk 5 besar dunia PUBG Mobile pada kejuaraan yang sama.
Kemudian, Bigetron meraih perak MLBB pada 15th IESF World Esports Championship dan ONIC meraih perunggu MLBB pada 16th IESF World Esports Championship.
Keberhasilan tersebut didukung kolaborasi dengan PBESI, AVGI, Garudaku, Revival TV, Vidio, TikTok Live, serta UniPin yang memperkuat ekosistem esports nasional.
Sepanjang penyelenggaraannya, rangkaian turnamen H3RO Esports telah menjangkau lebih dari 165 juta penonton melalui siaran langsung dan sempat empat kali trending di YouTube.
Puncak H3RO Esports 6.0 melalui Scrimmage Showcase Livestream pada awal 2026 mencatat lebih dari 1,06 juta penonton, diperkuat watch party bersama talent esports dan aktivitas gamification interaktif.
Secara keseluruhan, kampanye digitalnya menghasilkan 18,4 juta reach, 8,85 juta views dan Lebih dari 300 ribu engagement.
Angka tersebut menegaskan tingginya minat generasi muda terhadap jalur karier di industri esports.
Sebagai tahap akhir, rookie terpilih mengikuti H3RO Masterclass dan pelatihan intensif di gaming house RRQ dan HFX.
Peserta juga mendapat pendampingan psikolog untuk beradaptasi dengan lingkungan kompetitif.
Program ini dinilai menjadi salah satu inisiatif paling komprehensif dalam menjembatani gamer muda menuju karier profesional.(rilis)