www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Riau Masih Nihil, Hotspot Sumatera Paling Banyak Muncul di Sumatera Selatan
 
Yayasan Sebaya Lancang Kuning-Diskes Pekanbaru Ambil Langkah Berani Tanggulangi Tuberkulosis
Selasa, 05 Desember 2023 - 16:22:27 WIB

PEKANBARU - Indonesia menghadapi insiden tuberkulosis (TB) tertinggi kedua di dunia, menjadi tantangan besar dalam mengendalikan penyebaran penyakit ini.

Menyuarakan kekhawatiran atas jumlah kasus TB yang mencapai 35.416, Diskes Pekanbaru bersama PKBI dan Yayasan Sebaya Lancang Kuning mengambil langkah tegas.

Pemerintah Indonesia menerapkan pendekatan District-based Public Private Mix (DPPM), melibatkan berbagai jenis fasilitas kesehatan.

"Menambah aksesibilitas layanan sangat penting dengan menerapkan DPPM kepada pasien TB," tegas Ketua Yayasan Sebaya Lancang Kuning, Roz Asnit, Selasa (5/12/2023).

Pendekatan ini berlandaskan pada Panduan Penerapan Jejaring Layanan TB di Fasilitas Kesehatan (Faskes) Pemerintah dan Swasta berbasis Kabupaten/Kota, memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam pengendalian TB.

Konsorsium Penabulu-STPI sebagai Principal Recipient (PR), bersama dengan komunitas PKBI Daerah Riau dan SSR Yayasan Sebaya Lancang Kuning, berperan aktif dalam mendukung DPPM.

"Kami memiliki mandat untuk melakukan advokasi, membentuk kemitraan, dan melacak pasien lost to follow up (LTFU), termasuk mereka yang menunda pengobatan setelah diagnosis atau memutuskan pengobatan selama proses," papar Rozi.

Dalam implementasi DPPM, Diskes Kota Pekanbaru melibatkan 24 Rumah Sakit, 9 Klinik, dan 21 Puskesmas pada bulan November 2023.

"Kami percaya, melibatkan berbagai jenis fasilitas kesehatan adalah langkah positif untuk memperluas layanan TB sesuai standar perawatan pasien," sebutnya dalam kegiatan Pertemuan Komunitas dan Pemangku Kepentingan Jejaring DPPM, Upaya Kolaborasi Penanggulangan Tuberkulosis di The Zuri Hotel Pekanbaru.

Dukungan dari Diskes Riau, Diskes Kota Pekanbaru, Rumah Sakit Pemerintah dan Rumah Sakit Swasta membuat inisiatif ini mencapai pencapaian signifikan.

"Dengan kontribusi dari 647 pasien TB terkonfirmasi secara bakteriologis, kami berhasil melacak 59 kasus LTFU dan menemukan 747 kasus TB baru. Masyarakat pekanbaru berkomitmen mendukung eliminasi TB pada tahun 2030," tegas Rozi Asnita.

Tak kalah penting, dengan lebih dari 969.000 kasus dan tingkat kematian mencapai 55 per 100.000 penduduk, laporan Kemenkes 2023 menunjukkan, cakupan penemuan kasus TB baru masih jauh dari memuaskan, hanya mencapai 75 persen.

Editor: Barkah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi hotspot masih menyala di Pulau Sumatera (foto/int)Riau Masih Nihil, Hotspot Sumatera Paling Banyak Muncul di Sumatera Selatan
ilustrasi NPWP.Cara Cek NIK Sudah Padan dengan NPWP atau Belum
Syamsuar, Edy Natar dan Muhammad Nasir.Deretan Calon Gubernur Riau Sudah Temukan Duetnya di Pilkada 2024
  (ki-ka) Bakal Calon Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, Ida Yulita, dan mantan Pj Wako Muflihun (foto/int)Adu Elektabilitas Jelang Pilwako: Agung Nugroho dan Ida Teratas, Muflihun Ungguli Dr Ikhsan
Pelebaran Jalan Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.Pelebaran Jalan SSK, Pagar Mesjid Annur dan Tiang Listrik di Median Sudah Dibongkar
ilustrasi.PDI Perjuangan Belum Bocorkan Sosok Didukung di Pilgub Riau, Apakah SF Hariyanto-Wahid ?
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Salad Idul Adha di Masjid Awaluddin
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2024 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved