www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Vaksinasi Covid-19 untuk 1,47 Juta Tenaga Kesehatan Ditargetkan Selesai Februari
 
Martabak Legendaris Pak Nai, Berjualan Hampir Setengah Abad
Selasa, 12 Januari 2021 - 18:42:14 WIB
PakNai saat berjualan
PakNai saat berjualan

PAYAKUMBUH - Setiap hari mulai dari pukul 08.00 WIB, pria bernama Muhammad Annas atau biasa dipanggil Pak Nai sudah memajang gerobak biru khasnya di LBPP LIA di Jalan Sudirman, Kecamatan Payakumbuh Utara, Sumatera Barat untuk berjualan martabak kering.  

Pak Nai yang akrab disapa Ayah oleh para pelanggannya ini sudah berjualan selama empat puluh tujuh tahun, Pak Nai selalu pulang dengan adonan martabak yang sudah kandas karena selalu laris manis. Sebelumnya Pak Nai berjualan di sekolah-sekolah, baru delapan belas tahun terakhir Pak Nai mangkal di tempat jualannya sekarang.

Pelanggan Martabak Pak Nai seringkali kecewa. Eits tunggu dulu, ini bukan karena rasa martabaknya yang tidak enak, melainkan sering tidak kebagian karena martabaknya keburu habis. Martabak tipis dengan toping mentega, gula, meses atau coklat dan parutan kelapa khas Pak Nai ini dijual seharga Rp3.000. Adonan martabak dimasak langsung di hadapan pembeli, martabak hangat dengan aroma mentega membuat martabak legend ini tidak kehilangan peminat meskipun hanya sekedar jajanan jadul.

Martabak tipis kakek usia 76 tahun ini sangatlah digemari dan memiliki pelanggan tetap bahkan saat pandemi Covid-19, tidak menghalangi pelanggannya untuk membeli martabak ini setiap harinya. Alhasil Pak Nai pun menghabiskan enam kilogram tepung terigu untuk adonan martabak.

"Biasanyo anam kilo tapuang terigu untuk adonannyo martabak satiok hari bisa labiah, Insyaallah lai indak (biasanya sebanyak enam kilogram tepung terigu untuk adonan martabaknya setiap hari kadang lebih, Insha Allah tidak)," ungkap Pak Nai saat ditanya apakah ada penurunan penghasilan saat pandemi Covid-19.

Martabak legendaris ini selalu kandas sebelum adzan Salat Zuhur karena Pak Nai memang membatasi jumlah adonan yang dibuatnya.

"Paliang lambek sebelum urang azan zuhur (paling lambat sebelum azan salat zuhur),” jawab Pak Nai saat ditanya jam berapa lama martabaknya habis.

Penulis Delfina Mei Liza
Mahasiswi Persada Bunda



BERITA LAINNYA    
IlustrasiVaksinasi Covid-19 untuk 1,47 Juta Tenaga Kesehatan Ditargetkan Selesai Februari
Doni MonardoMasyarakat Diminta Waspada, Doni Monardo Duga Dirinya Terinfeksi Corona Saat Makan
El SyabrinaSiapkan Regulasi Pungut Retribusi, Pemko Pekanbaru Bakal Tata PKL
  Penyerahan plakat dari HIPMI Kota Pekanbaru kepada Walikota Pekanbaru yang diterima El Syabrina.Pembangunan Kota Pekanbaru Butuh Peran Aktif Pengusaha Muda
IlustrasiJika Ada Perubahan UU, Pilkada Pekanbaru Digelar 2022
IlustrasiSiram Tanaman dengan Susu, Ini Khasiatnya
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Dinas ESDM Riau Serahkan Masker untuk PWI Riau
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved