HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Trafik Melonjak, WhatsApp Batasi Video di Status Jadi 15 Detik
 
Jangan Merasa Aman dari Corona Sebelum Perbaiki 7 Kesalahan Cuci Tangan Berikut
Jumat, 20/03/2020 - 10:29:25 WIB
Mencuci tangan dengan benar cegah penyebaran corona.
Mencuci tangan dengan benar cegah penyebaran corona.

Pencegahan virus corona COVID-19 yang paling mudah dan murah adalah mencuci tangan dengan baik. Saat melakukannya, dianjurkan menggunakan air yang mengalir dan sabun untuk membersihkan kuman atau virus yang ada di tangan.

Meskipun sudah cuci tangan, bisa saja kuman, bakteri, bahkan virus akan menempel lagi pada permukaan tangan. Bisa jadi, ada kesalahan yang dilakukan saat mencuci tangan, yang membuatnya tidak bersih.

Dikutip dari Reader's Digest, yuk perhatikan beberapa kesalahan yang mungkin sering dilakukan setelah mencuci tangan.

1. Mencucinya tidak cukup lama

Saat mencuci tangan, butuh waktu minimal selama 20-30 detik. Waktu tersebut dihitung selama menggosok tangan dengan sabun dan kemudian dibilas menggunakan air.

Sebuah studi menunjukkan, rata-rata orang hanya mencuci tangan selama 6 detik. Selain itu, 15 persen pria dan 7 persen wanita tidak mencuci tangan mereka setelah menggunakan toilet.

2. Tidak menggosok sampai ke sudut dan celah

Tak hanya telapak tangan dan jari, mencuci tangan juga harus sampai ke sudut dan celah yang ada. Hal ini karena kuman sering bersembunyi di bawah kuku dan sela-sela jari.

3. Tidak dikeringkan secara maksimal

"Kuman senang berkembang biak di tempat yang lembab," ujar dokter dari NYU medical center, Roshini Raj, MD.

Untuk mencegahnya, setelah mencuci harus dikeringkan secara maksimal hingga benar-benar kering. Untuk mengeringkannya, disarankan menggunakan tisu.

Tisu dikenal paling baik untuk mengeringkan tangan dan mengurangi berkembangnya kuman. Jika ingin menggunakan blower, kamu harus memastikan tangan kering dengan bantuan udara yang dihasilkan.

4. Mencuci tangan hanya setelah dari toilet

Mencuci tangan setelah dari toilet memang sangat dianjurkan. Tapi, apakah kuman hanya ada di toilet saja?

Kuman ada di berbagai tempat, misalnya tombol lift, pegangan tangga, mesin ATM, dan barang hingga permukaan lainnya. Sangat disarankan, setelah melakukan apapun harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Selain itu, bisa juga menggunakan hand sanitizer. CDC mengungkapkan, bahwa cairan yang mengandung 60 persen alkohol ini ampuh mematikan beberapa jenis kuman.

5. Mencuci tangan dengan air panas

Sebuah studi di Vanderbilt University Tennessee menemukan bahwa air dingin juga bisa membantu mengurangi jumlah kuman, seperti halnya menggunakan air panas. Ini berlaku asal mencucinya dengan benar, pakai sabun, dibilas dengan air mengalir, dan dikeringkan secara maksimal.

Untuk membunuh kuman, ada suhu terbaiknya yaitu 100 derajat celcius. Tapi, kalau diguyur dengan air sepanas itu gimana nasib tangannya? Jadi jangan coba, belum tentu itu efektif.

6. Menyentuh permukaan benda setelah cuci tangan

Setelah mencuci tangan, disarankan hindari menyentuh permukaan lainnya. Jika itu dilakukan, otomatis kuman yang tadi sudah hilang malah akan menempel lagi. Ya sama saja dong, kotor lagi kotor lagi.

Menurut studi NSF International tahun 2011, organisasi kesehatan dan keselamatan publik ini menyampaikan sembilan persen dari keran kamar mandi yang diambil sampelnya di rumah teruji positif memiliki bakteri coliform. Selain itu, 27% keran kamar mandi memiliki 5% staphilococcus.

7. Hanya percaya pada sabun anti bakteri

Hingga saat ini, hanya ada sedikit bukti yang mengatakan bahwa sabun anti bakteri benar-benar efektif dalam mencegah infeksi daripada sabun biasa. Hal ini disampaikan oleh US Food and Drug Administration (FDA).

Jadi, untuk saat ini kalian bisa pakai sabun apa saja yang tentunya memiliki manfaat untuk membersihkan kuman dan bakteri. Ini juga bertujuan untuk mencegah kuman dan bakteri masuk lagi ke tubuh.(*)



Tags: Corona



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
HandsanitizerWaspada! Karyawan Percetakan Ungkap Konsumen Minta Bikin Label Hand Sanitizer Abal-abal
Bentuk sel tubuh yang terinfeksi corona.Virus Corona Bisa Pengaruhi Kesuburan Pria dan Bikin Impoten ?
ilustrasiCatat, Ini Tandanya Virus Corona Mulai Pengaruhi Kesehatan Jiwa
  ilustrasiJika Terinfeksi Virus Corona, Seberapa Besar Peluang untuk Bertahan Hidup?
Ilham dan Noveria terpaksa berlapang dada pesta resepsi pernikahan mereka dibatalkan karena terdampak wabah Covid-19.Kisah Pengantin di Riau Terpaksa Batalkan Resepsi Pernikahan karena Corona, Padahal 6 Bulan Dipersiapkan
IlustrasiBerjemur Bisa Cegah Virus Corona? Begini Faktanya

 
Berita Lainnya :
  • Trafik Melonjak, WhatsApp Batasi Video di Status Jadi 15 Detik
  • Jika Pekanbaru Lockdown, Kebutuhan Pokok Dipastikan Aman
  • Beda Israf dan Tabdzir
  • PGN Pastikan Pasokan Gas ke Sektor Kelistrikan Aman
  • Azuan Helmi: Jika Diterapkan, Darurat Sipil Berpotensi Timbulkan Keributan dan Pelanggaran HAM
  •  
    Komentar Anda :

     
     


    Minuman Manis Bikin Anak Perempuan Cepat Puber
    Peran Luar Biasa Ikan untuk Diet Ibu HamilMinum Banyak Air Kelapa Bisa Bikin Diabetes?Stroke Juga Menyerang Anak-anakBegini Cara Cegah Bau Mulut saat PuasaTips Puasa Sehat Kerja Lancar & Tetap SemangatPenyakit Maag dan Berpuasa
     
    Potret Lensa
    Silaturahmi Ibu-ibu Perumahan Oasis ke Kampar
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved