HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
BKKBN Minta Tunda Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19
 
Sita Perhatian Dunia, Ini Gejala Virus Corona yang Perlu Diketahui
Senin, 27 Januari 2020 - 15:43:22 WIB
Ilustrasi, gejala virus corona menyerupai penyakit flu. Foto: CNNIndonesia
Ilustrasi, gejala virus corona menyerupai penyakit flu. Foto: CNNIndonesia

JAKARTA - Virus Corona jenis terbaru atau 2019-nCov kini tengah menyita perhatian dunia. Kemunculan pertamanya ada di Wuhan, China, lantas mengikuti kemudian ke sejumlah negara lain. Indonesia sendiri tengah dalam kondisi siaga satu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Beberapa gejala virus corona perlu Anda ketahui.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Subandrio menjelaskan virus corona merupakan satu keluarga besar virus yang sejenis. Umumnya, sirkulasi peredaran terjadi di antara hewan.

Namun, enam jenis di antaranya yang memang bisa menyerang manusia. Termasuk, virus corona yang diidentifikasi di Wuhan tersebut. Karena itu pula virus ini disebut sebagai novel.

"Karena ditemukan pada 2019 maka disebut 2019-nCov," tutur Amin dikutip dari cnnindonesia Senin (27/1).

Namun, jumlah kasus virus corona jenis baru ini masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan MERS-CoV dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Angka kematian akibat SARS bisa mencapai 80 persen, sementara MERS antara 30-40 persen. Sedangkan virus corona ini baru sekitar di angka 4 persen.

Kendati begitu, Amin mengingatkan, tingkat penyebaran virus ini rentan meluas. Ini karena orang yang terserang tak menunjukkan perubahan mencolok. Selain itu, gejala virus corona nyaris mirip dengan orang yang hendak terserang flu.

"Karena yang sudah tertular, tidak mengetahui, belum ada gejalanya jelas, tapi dia sudah pergi ke mana-mana. Karena ini berbeda dengan SARS, yang lebih cepat munculnya," jelas Amin lagi.

Itu sebabnya, ada baiknya pelbagai gejala ini harus sedini mungkin diwaspadai. Amin menerangkan, orang yang terserang virus ini biasanya menderita demam disertai batuk.

"Jadi kriterianya demam, dengan batuk. Atau, sesak napas dan yang berat lagi kesulitan bernapas," sambung dia.

Senada dijelaskan dalam keterangan tertulis Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Timur. Gejala virus corona ini antara lain demam, lemas, batuk, dan sesak napas. Beberapa indikasi medis bahkan ditemukan lebih berat. Misalnya pada orang yang sudah lanjut usia atau yang memiliki penyakit penyerta lain.

"Ini memiliki risiko lebih tinggi memperberat kondisi. Adapun dampak terburuk yang dapat terjadi adalah infeksi berat (sepsis), kondisi syok, gagal pernapasan hingga meninggal," tulis keterangan tertulis pihak RS Awal Bros Bekasi Timur.

Namun setelah menemukan gejala-gejala di atas, masih ada sejumlah hal yang juga perlu dicek. Yakni soal riwayat kontak orang yang masuk kategori suspek atau terduga.

"Harus dikaitkan dengan riwayat kontak. Tidak selalu bepergian, bisa dia bepergian di wilayah endemis atau bisa juga dia kontak dengan orang yang baru pulang dari daerah itu. Orang itu mungkin belum sakit, tapi sudah membawa virusnya," Amin menjelaskan.

Sementara pihak RS Awal Bros membeberkan lebih detail indikasi medis yang dapat memungkinkan seseorang masuk kategori suspek atau terduga. Pertama, pasien dengan gejala tersebut namun dalam kondisi yang berat dan membutuhkan perawatan di rumah sakit yang diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Wuhan, China selama 15 hari terakhir atau, pasien merupakan petugas kesehatan yang merawat pasien infeksi saluran akut respirasi yang berat.

Kedua, pasien dengan gejala yang disebut di atas pernah berkontak erat dengan orang yang terjangkit virus corona, atau pernah berkunjung ke pasar hewan hidup di Wuhan atau, merupakan pengunjung atau petugas kesehatan di rumah sakit yang menangani kasus virus corona.

Bila menemukan gejala-gejala tersebut, Dokter Spesialis Paru RS Awal Bros Bekasi Timur, dr. Annisa Sutera Insani menyarankan sejumlah tindakan. Kata dia, pasien yang mengalami gejala corona virus sebaiknya langsung dirujuk ke rumah sakit.

Selanjutnya, dalam penanganan perlu segera dilakukan foto toraks hingga uji diagnostik melalui swab tenggorokan atau pemeriksaan dahak.

"Jika tidak bisa dirujuk, segera kunjungi rumah sakit lainnya dan sebaiknya pasien harus dirawat di ruang isolasi dan lakukan foto toraks berkala, terapi simptomatik (terapi yang dilakukan berdasarkan gejala yang dialami), terapi cairan, ventilator mekanik (bila terjadi gagal pernapasan)," jelas Annisa.

Ia melanjutkan, jika gejala yang dialami itu disertai infeksi bakteri maka pasien dapat diberikan antibiotik berdasar petunjuk dokter. (*)






Tags: Virus Corona Gejala Wuhan China



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)



BERITA TERKAIT    
IlustrasiIni Teori Terbaru Soal Asal-usul Virus Corona
IlustrasiPasca Sembuh dari Corona, 5 Gejala Ini Masih Dikeluhkan Pasien
Pakai masker cuma di dagu adalah salah satu kesalahan yang membuatnya nyaris tak berguna. Foto: Detik Jadi Tak Berguna, Berikut 8 Kesalahan Pakai Masker
  Umi PipikUmi Pipik Idap Tumor Kelenjer Getah Bening, Berikut Gejala yang Harus Dikenali
IlustrasiKenali Efek Samping Vaksin Corona Buatan China yang Diuji di Bandung
IlustrasiHapus Pemakaian Kata ODP, PDP dan OTG, Ini 6 Istilah Baru Seputar Covid-19 dari Pemerintah

 
Berita Lainnya :
  • BKKBN Minta Tunda Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19
  • Bentuk Satgas, Pemko Pekanbaru Resmi Bubarkan Gugus Tugas Covid-19
  • Pesawat Militer Ukraina Jatuh, 22 Orang Tewas
  • Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI untuk Belajar Jarak Jauh
  • Koordinasi dengan Kejari dan Kejati Riau, Pemko Pekanbaru Segera Bangun Lab Biomolekuler
  •  
    Komentar Anda :

     
     


    Minuman Manis Bikin Anak Perempuan Cepat Puber
    Peran Luar Biasa Ikan untuk Diet Ibu HamilMinum Banyak Air Kelapa Bisa Bikin Diabetes?Stroke Juga Menyerang Anak-anakBegini Cara Cegah Bau Mulut saat PuasaTips Puasa Sehat Kerja Lancar & Tetap SemangatPenyakit Maag dan Berpuasa
     
    Potret Lensa
    Hadir di Panam, Freya Aesthetic Clinic Tawarkan Treatment Unggulan
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved