www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Pencetakan Kartu Identitas Anak di Pelalawan Lampaui Target Nasional
 
Ini 7 Tanda Kolesterol Tinggi, Gejalanya Sering Tak Dikenali
Selasa, 14 Januari 2020 - 07:29:31 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Kolesterol adalah salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Tak tanggung-tanggung, kematian akibat kolesterol merenggut 2,6 juta jiwa per tahun di seluruh dunia. Kolesterol tinggi menyebabkan berbagai penyakit, seperti diabetes, serangan jantung dan tekanan darah tinggi. Data ini dikutip dari laman Euractiv.

Lantas, bagaimana ciri-ciri seseorang yang memiliki kolesterol tinggi? Ketahui tanda-tandanya lewat penjelasan berikut ini. Baca sampai habis, ya!

1. Kolesterol dianggap tinggi ketika LDL di atas 160 mg/dL

Tanpa tes, sulit untuk mengetahui apakah kolesterol kita tinggi atau tidak. Untuk kadar kolesterol low density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat, harus kurang dari 100 mg/dL. Angka 130-159 mg/dL adalah batas tinggi, 160-189 mg/dL dikategorikan tinggi dan di atas 190 mg/dL dianggap sangat tinggi, ujar laman Medical News Today.

Usahakan agar kadar kolesterol LDL-mu tetap rendah, ya! Karena kolesterol LDL merupakan bad cholesterol alias kolesterol jahat.

2. Sementara, kolesterol HDL di bawah 40 mg/dL dianggap tak baik bagi tubuh

Di sisi lain, kadar kolesterol high density lipoprotein (HDL) harus berada di atas 60 mg/dL. Kalau kadar kolesterol HDL berada di bawah 40 mg/dL, maka kita berisiko tinggi terkena penyakit jantung. Angka 41-59 mg/dL dianggap rendah dan di atas 60 mg/dL dianggap baik bagi tubuh, sebut laman Medical News Today.

Kolesterol HDL disebut sebagai good cholesterol alias kolesterol baik karena membawa kolesterol ke hati. Lalu, hati akan menghilangkan kolesterol dari tubuh kita.

3. Berapa total kolesterol yang baik bagi tubuh?

Masih seputar tes kolesterol, berapa sih total kolesterol yang dianggap baik bagi tubuh? Bagi orang dewasa, kadar kolesterol total disarankan agar di bawah 200 mg/dL. Sementara, kolesterol dengan angka 200-239 mg/dL tergolong tinggi dan di atas 240 mg/dL dianggap sangat tinggi, tegas laman Medical News Today.

That's why, kita harus rutin untuk check up kesehatan. Tujuannya agar kita bisa memantau kolesterol setiap saat supaya terhindar dari komplikasi yang bisa membahayakan nyawa.

4. Kolesterol biasanya tidak punya gejala yang spesifik

Sering kali, kolesterol tidak memunculkan gejala yang spesifik. Sehingga, kamu bisa saja memiliki kolesterol meski fisik terlihat sehat dan bugar, ungkap laman Family Doctor. Maka dari itu, penting untuk melakukan tes kolesterol secara rutin dan berkala untuk memantau berapa kadar kolesterol dari waktu ke waktu.

FYI, tes kolesterol dilakukan untuk mengukur kadar lemak dalam darah. Ada 4 komponen yang diukur, yakni HDL, LDL, trigliserida dan kolesterol total.

5. Kolesterol membuat pembuluh darah arteri tersumbat!

Salah satu ciri-ciri kolesterol yang paling jelas ialah adanya sumbatan di pembuluh darah. Kolesterol yang menumpuk di arteri akan menyebabkan plak. Bila dibiarkan, plak ini akan menjadi keras dan membuat arteri menyempit. Selain itu, plak yang ada di arteri bisa menghalangi aliran darah, terang laman Family Doctor.

Apabila arteri yang berada di otot-otot jantung tersumbat, maka kita bisa mengalami serangan jantung. Jika arteri yang tersumbat berada di otak, maka kita bisa berisiko terkena stroke. Wah, jangan sampai ya!

6. Selain itu, ciri-ciri kolesterol tinggi adalah merasakan sakit kepala

Ciri-ciri kolesterol tinggi yang bisa ditandai adalah munculnya sakit kepala. Hal ini mengacu pada penelitian yang dilakukan pada 1.550 peserta dan dipublikasikan di laman Practical Pain Management. Dari penelitian itu, ditemukan bahwa peserta yang memiliki kolesterol punya kecenderungan untuk mengalami sakit kepala yang intens.

Penelitian lain dari University of Chieti-Pescara Italia, menyebut bahwa pasien yang memiliki kadar kolesterol total dan LDL yang tinggi lebih sering mengalami migrain parah dari orang yang memiliki kolesterol lebih rendah, jelas National Headache Foundation.

7. Terakhir, kolesterol bisa ditandai dari nyeri dada

Bukan hanya itu, kolesterol tinggi bisa membuat kita merasakan nyeri dada. Ini karena ada plak yang menyumbat arteri di otot-otot jantung. Sehingga darah tidak mengalir dengan lancar dan membuat dada merasakan sensasi seperti ditekan-tekan atau terhimpit, tutur laman Mayo Clinic.

Nah, itulah ciri-ciri kolesterol tinggi dan bagaimana cara kita mendeteksi lebih dini. Jangan lupa untuk melakukan tes kolesterol secara rutin, ya! (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Kadisdukcapil Pelalawan, Drs Nifto AninPencetakan Kartu Identitas Anak di Pelalawan Lampaui Target Nasional
Foto bersama.Rotte Foundation Salurkan Paket Sembako di Pangkalan Kerinci dan Perawang
IlustrasiBegini Cara Kerja Oximeter yang Kini Wajib Dimiliki Pasien Isolasi Mandiri Covid-19
  IlustrasiBencana Kalsel Jadi Peringatan untuk Riau, Jikalahari Desak Gubri Ambil Tindakan
Foto: DetikDitunjuk Jadi Kapolri, Segini Gaji Listyo Sigit Prabowo
IlustrasiSoal Liga 2021, PT LIB Diminta Fokus Dapatkan Izin Polisi Dulu Sebelum Bicara Jadwal
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Dinas ESDM Riau Serahkan Masker untuk PWI Riau
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved