www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
 
Hati-hati, WhatsApp Bisa Diretas Melalui Kiriman File Video
Selasa, 19 November 2019 - 14:04:41 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Layanan media sosial populer, Facebook mengakui bahwa celah keamanan aplikasi pesan instan WhatsApp bisa diretas melalui file video berformat MP4.

Seperti dilansir ZDNet, perusahaan yang digawangi Mark Zuckerberg ini mendeteksi bug CVE-2019-11931 yang disematkan di dalam video untuk menyerang korban.

Facebook beralasan masalah tersebut dipicu oleh proses parsing atau penguraian metadata file MP4. Ini bisa digunakan untuk serangan DoS (Denial of Service) atau RCE (Remote Code Execution).

Dikutip dari CNNIndonesia, Zuckerberg dan tim mengungkapkan ada sejumlah versi WhatsApp yang rentan terjangkit serangan siber seperti versi Android 2.19.274 dan iOS 2.19.100, WhatsApp for Business versi Android 2.19.104 dan iOS 2.19.100.

Peretas juga menyasar WhatsApp versi Windows dengan pembaruan 2.18.368 dan versi 2.25.3 untuk Enterprise Client.

"WhatsApp akan terus berupaya untuk meningkatkan keamanan layanan. Maka dari itu, kami mengumumkan secara langsung terkait masalah peretasan ini," kata Juru Bicara WhatsApp dikutip Forbes.

Sebelumnya, celah keamanan WhatsApp sempat disusupi spyware Pegasus milik NSO Group asal Israel. WhatsApp dan induknya Facebook menuduh bahwa perusahaan itu menggunakan malware untuk meretas ke dalam ponsel 1.400 orang dan melakukan pengawasan.

Serangan itu terjadi antara bulan Januari 2018 hingga Mei 2019, NSO membuat akun WhatsApp yang digunakannya untuk mengirim kode jahat ke perangkat yang ditargetkan.

Ketika NSO tidak dapat memecahkan enkripsi WhatsApp, perusahaan mengembangkan malware-nya untuk mengakses pesan dan komunikasi pada perangkat yang ditargetkan.

Kelompok hak asasi manusia dan para peneliti pun telah memperingatkan kehadiran NSO selama bertahun-tahun.

NSO mengatakan teknologinya membantu intelijen pemerintah dan lembaga penegak hukum menggagalkan serangan teroris besar, membawa pulang anak-anak yang diculik dan menghentikan para pedofil dan penjahat lainnya. (*)





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
IlustrasiBus Vaksinasi Keliling Dihentikan Sementara, Warga Pekanbaru Diminta Suntik Vaksin di Lokasi Ini
Ketum PBNU KH Said Aqil SiradjSaid Aqil: Ada Kiai yang Suuzan Vaksinasi Itu Pembantaian Massal
  Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19
Menko Marves Luhut Binsar PandjaitanKasus Kematian Tinggi di 4 Provinsi Ini, Luhut Minta Laporkan Penyebabnya
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirPekanbaru Berlakukan PPKM Level 4: WFH 100% hingga Semua Tempat Makan Wajib Tutup
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved