www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Anggota Dewan Ini Setuju Jika Tarif Parkir di Pekanbaru Naik, Ini Alasannya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Tiga Remaja yang Turunkan Bendera di Kantor Bupati Kuansing Bakal Diberi Penghargaan
Minggu, 22 Agustus 2021 - 08:17:35 WIB

TELUK KUANTAN - Polisi dan kejaksaan di Kabupaten Kuantan Singingi sepakat menilai 3 remaja yang menurunkan bendera di Kantor bupati tidak melakukan pelanggaran hukum. Sebab, mereka menurunkan bendera sesuai prosedur dan baik, meskipun menggunakan celana pendek dan sandal jepit.

Kepala Kejari Kuansing Hadiman mengakatan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Termasuk sejumlah pejabat di Pemkab Kuansing.

"Keiganya tidak ada maksud untuk melecehkan bendera merah putih, tidak ada pelanggaran hukum. Justru mereka hormat bendera saat menurunkan, dilipat bagus, bendera diantarkan ke tempat yang bagus," kata Hadiman, Sabtu (21/8/2021).

Bahkan, Hadiman akan berkoordinasi dengan sejumlah aparat penegak hukum lainnya untuk memberikan reward atas perbuatan ketiga remaja yang dinilai sebagai pahlawan cilik. Tak hanya itu, seorang warga bernama Jacky yang berinisiatif mengajak ketiga remaja itu untuk menurunkan bendera juga diberi hadiah.

"Harus diapresiasi apa yang dilakukan mereka. Kita sedang memikirkan hadiah apa yang cocok. Kalau dikatakan itu inisiasi J, maka itu bagus ada inisiatif yang seperti itu, kita harus memberikan penghargaan ini," ucap Hadiman dikutip dari merdeka.com.

Sebelumnya, beredar video menunjukkan dua remaja berkaus dan bercelana pendek serta seorang wanita dengan baju hitam menurunkan bendera Merah Putih. Peristiwa itu terjadi di Lapangan Limuno, Selasa (17/8) pukul 18.00 WIB. Dalam video viral itu, terlihat tiga remaja tersebut menurunkan bendera Merah Putih secara perlahan.

Tak hanya itu, para remaja itu sempat melakukan hormat bendera. Suasana di lokasi terlihat sepi dan gerimis. Setelah bendera turun, para remaja itu melipat bendera dengan rapi. Tak ada satupun terlihat petugas Pemkab Kuansing yang ada di lokasi.

Jacky, warga sekitar mengatakan para remaja itu menurunkan bendera karena tak ada petugas ataupun Paskibra yang bertugas melakukan upacara penurunan bendera Merah Putih pada 17 Agustus.

Kapolres Kuansing AKBP Rendra mengatakan, pihaknya senada dengan kejaksaan. Sebab, mereka tidak menemukan tindak pidana, justru penyelamatan bendera sesuai jadwalnya.

"Setelah dilakukan pendalaman, kami simpulkan tidak ada pelanggaran terkait apa yang dilakukan oleh tiga remaja tersebut," kata Rendra.

Menurut Rendra, ketiga remaja inisiatif lihat bendera belum diturunkan merupakan niat yang baik dan tidak memenuhi unsur pidana. Sebab, mereka menurunkan bendera ketika jarum jam menunjukkan pukul 18.00 Wib, saat pihak Pemkab Kuansing tidak melakukan kewajibannya.

"Penurunan bendera itu kan jam 18.00 Wib, jadi tidak bisa disalahkan juga," jelasnya.

Polisi telah memeriksa pihak Pemkab Kuansing sebagai penyelenggara. Pihak pemerintah beralasan akan diturunkan pukul 18.00 WIB. Rendra menyebut, memang tidak ada petugas Pemkab Kuansing di lokasi saat kejadian.

"Pemda menyampaikan ketika mau diturunkan sudah tidak ada. Lalu terkait tidak adanya penjagaan dan petugas di lokasi, itu menjadi kewenangan Pemda. Kami hanya melihat pelanggaran pidananya saja karena ini juga kan di kawasan Pemda ya," ucapnya. 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
IlustrasiAnggota Dewan Ini Setuju Jika Tarif Parkir di Pekanbaru Naik, Ini Alasannya
Kepala Disparpora Kepulauan Meranti bersama istri yang mendampingi Bujang dan Dara tampil di ajang Pemilihan Bujang dan Dara Provinsi RiauNur Indahyani Asal Kepulauan Meranti Dinobatkan Jadi Dara Provinsi Riau Tahun 2021
Sebanyak 62 mahasiswa perguruan tinggi dan 17 pelajar SMA di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berhasil mendapatkan beasiswa pendidikan dari program Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). PT RAPP Kembali Salurkan Beasiswa di Kabupaten Kuansing
Kiri : Agung Rihayanto, Direktur KBI, Tengah : Dwi Ary Purnomo, Asisten Deputi Bidang Manajemen Risiko dan Kepatuhan Kementerian BUMN, Kanan : Harianto Widodo, Direktur  Pemasaran dan Pengembangan Produk PegadaianKBI dan Pegadaian Bersinergi di Ekosistem Pasar Fisik Emas Digital
Abdurrab Islamic School, Jalan Bakti, Marpoyan Damai, PekanbaruWako Minta Siswa Positif di Abdurrab Islamic School Dirawat di RSD Madani
  IlustrasiTak Digubris, DPRD Pekanbaru Kembali Desak PDAM Tirta Siak Segera Atasi Persoalan Pipa Bocor
Walikota Pekanbaru, Firdaus

Walikota Pekanbaru Ingatkan DLHK Agar Tidak Terjadi Lelang Ulang Angkutan Sampah
Kepala BPOKK Herman Khaeron saat menyampaikan pengantar Musda.Musda Demokrat Riau Resmi Dibuka, Andi Timo Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD Gantikan Asri Auzar
XL Axiata Business SolutionsBidik Potensi Pasar B2B dan UKM XL Axiata Business Solutions Perluas Layanan di Sumatera
Kadisdikbud Rohil, HM Nurhidayat meninjau pelaksanaan PTM di sekolah Kabupaten Rohil. Agar Bisa PTM, Disdikbud Rohil Himbau Siswa Segera Vaksin
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Kepala Balai PPW Riau Tepung Tawari Marulis Menuju MTQ Korpri Nasional
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved