www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Pensiunan Polisi yang Viral Jadi Manusia Silver Akhirnya Diberi Pekerjaan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Laporan Dugaan Pemerasan terhadap Andi Putra oleh Oknum Jaksa Ditingkatkan ke Inspeksi Kasus
Selasa, 27 Juli 2021 - 21:08:22 WIB
Bupati Kuansing Andi Putra (baju kuning), Jumat siang (18/6/2021) melaporkan Kajari Kuansing Hadiman ke Kejati Riau terkait dugaan pemerasan.
Bupati Kuansing Andi Putra (baju kuning), Jumat siang (18/6/2021) melaporkan Kajari Kuansing Hadiman ke Kejati Riau terkait dugaan pemerasan.

PEKANBARU - Laporan dugaan pemerasan yang dilakukan oknum jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing, ditingkatkan menjadi inspeksi kasus.

Dugaan pemerasan ini dilaporkan oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra dan Kepala BPKAD Kuansing non aktif, Hendra AP. Permasalahan ini, kini tengah ditangani tim jaksa Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

"Saat ini Pengawasan Kejaksaan Tinggi Riau sedang melaksanakan inspeksi kasus terhadap laporan (dugaan pemerasan). Jadi kemarin itu kan prosesnya baru klarifikasi. Sekarang ditingkatkan jadi inspeksi kasus," jelas Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto, Selasa (27/7/2021).

Disinggung apakah itu artinya tim Bidang Pengawasan Kejati Riau sudah menemukan indikasi awal adanya dugaan penyimpangan yang dilakukan oknum jaksa Kejari Kuansing, Raharjo enggan mengomentari.

"Kita tunggu hasilnya dari tim Bidang Pengawasan Kejati Riau. Kita tidak bisa berandai-andai, hasilnya seperti apa. Apakah bisa dijatuhi hukuman disiplin, melanggar kode etik, atau seperti apa. Kita tunggu hasil inspeksi kasus tim Bidang Pengawasan," urainya.

Kemudian, ditanyai apa saja proses yang dilakukan saat inspeksi kasus ini, Raharjo tak mau membeberkan secara detail.

Hanya saja dia sedikit menerangkan, dalam proses ini akan ada permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak.

"Nanti apa kesimpulan tim, saat ini tim sedang bergerak meminta keterangan beberapa pihak. Jadi masih ada proses permintaan keterangan," tutur dia dikutip dari tribun.

Dalam prosesnya, Bupati Kuansing Andi Putra sudah dipanggil untuk menjalani proses klarifikasi atau permintaan keterangan, pada Senin (21/6/2021) kemarin.

Dia juga sudah menyerahkan sejumlah barang bukti terkait dugaan pemerasan yang dilaporkannya.

Setelah Andi, penasehat hukumnya, Dodi Fernando juga sudah dipanggil untuk menjalani klarifikasi oleh tim jaksa Bagian Pengawasan.

Selain Dodi, seorang staf Bupati Kuansing bernama Rendi, juga ikut dipanggil. Keduanya hadir di Kantor Kejati Riau, pada Selasa (22/6/2021).

Pihak terlapor, dalam hal ini Kajari Kuansing, Hadiman, juga sudah dipanggil untuk diperiksa. Selain Hadiman, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kuansing, Imam Hidayat, juga ikut diperiksa.

Selain itu, beberapa orang lainnya juga sudah diundang untuk diperiksa. Di antaranya Kepala BPKAD Kuansing non aktif, Hendra AP, satu orang dari DPRD Kuansing, dan satu orang mantan honorer di Kejari Kuansing, Oji D.

Andi Putra melaporkan dugaan pemerasan Rp1 miliar oleh oknum jaksa di Kejari Kuansing, di bawah kepemimpinan Hadiman itu ke Bidang Pengawasan Kejati Riau.

Uang yang diminta itu disebutkan untuk menghilangkan nama Andi Putra di surat dakwaan dalam kasus dugaan korupsi 6 kegiatan di Setdakab Kuansing.

Permintaan uang dilakukan ketika Andi Putra masih mencalonkan diri sebagai Bupati Kuansing.

Pertama diminta Rp1 miliar tidak dipenuhi, dan kemudian diminta lagi Rp500 juta tapi tidak juga dipenuhi oleh Andi Putra.

Selain itu, ada juga dugaan permintaan uang dalam penanganan kasus dugaan korupsi tunjangan pimpinan dan perumahan anggota DPRD Kuansing. Uang yang diminta Rp400 juta, dengan rincian Rp100 juta untuk oknum setingkat Kepala Seksi (Kasi) dan Rp300 juta untuk Kepala Kejari (Kajari).

Sementara itu, Hendra AP alias Keken juga melaporkan Hadiman dan jajarannya ke Kejati Riau dihari yang sama.

Sama halnya dengan Andi Putra, Kepala BPKAD Kuansing non aktif itu juga menyebut oknum di Kejari Kuansing melakukan pemerasan. Tak tanggung-tanggung, Keken menuding ada permintaan uang sebanyak Rp3 miliar.

Hal itu terkait dengan dugaan rasuah yang tengah dihadapi oleh Keken. Adapun perkaranya yakni, dugaan SPPD fiktif di BPKAD Kuansing.

Dalam perkara ini, Keken sempat menyandang status tersangka dan ditahan oleh pihak kejaksaan. Namun, Keken bebas setelah menang praperadilan. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pensiunan Polisi yang Viral Jadi Manusia Silver Akhirnya Diberi Pekerjaan
IlustrasiHari Ini 106 Pasien Covid-19 di Riau Sembuh
4 Kecamatan di Bengkalis Nihil Pasien Corona Dirawat di Rumah Sakit
Webinar Riset Komunikasi dengan tema “Isu-Isu Kekinian dan Metode Riset Ilmu Komunikasi Special Ilkomers”, Minggu (26/9/2021).
SEF Gelar Webinar Riset Komunikasi Jilid 2
Walikota Dumai Paisal memotivasi peserta SKD CPNS sebelum ujian dimulai. 
Sebanyak 732 Peserta Tes CPNS Dumai Tidak Ikut SKD
  Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirCapaian Vaksinasi di Pekanbaru dan Dumai Sudah di Atas 60 Persen
Polsek Bagan Sinembah mengawal proses vaksinasi siswa SMUN 1
Polsek Bagan Sinembah Kawal Vaksinasi Siswa SMUN 1
Sosialisasi Perbup Nomor 88/2020, Bupati Bengkalis: Peraturan Bukan Sekadar Pelengkap Administrasi
Spanduk pengumuman akan ditutupnya operasional Pelabuhan Tanjung Harapan dan aktifitas kepelabuhanan akan dialihkan ke dermaga pelabuhan JelatikPelabuhan Tanjung Harapan Ditutup 27 September, Aktifitas Embarkasi dan Debarkasi Dialihkan ke Pelabuhan Jelatik
Bupati Siak AlfedriPengurus Tarung Derajat Siak Dikukuhkan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Manfaat, Realisasi dan Target Penyelesaian IPAL Pekanbaru
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved