KUANSING - Kawasan Arena Pacu Jalur Tepian Narosa di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), berpeluang mendapatkan dukungan pembangunan skala nasional.
Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum tengah mempersiapkan langkah agar kawasan budaya tersebut dapat masuk dalam skema Proyek Strategis Nasional (PSN).
Jika terealisasi, kawasan yang menjadi pusat perhelatan Pacu Jalur itu akan mendapatkan dukungan anggaran besar untuk pengembangan infrastruktur, pariwisata, dan penataan kawasan secara terpadu.
Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Riau Ditjen Cipta Karya Kementerian PU, Prasetyo Budi Luhur mengatakan, pihaknya telah melakukan pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Kuansing terkait kesiapan administrasi dan teknis yang diperlukan.
"Kami baru saja bertemu dengan Pak Bupati, Sekda, dan Kadis PUPR terkait rencana penataan kawasan Arena Pacu Jalur Teluk Kuantan," kata Prasetyo, Senin (15/6/2026).
"Alhamdulillah, apabila seluruh persyaratan dapat dipenuhi, kawasan ini akan diusulkan menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan dukungan anggaran yang cukup besar," sambungnya.
Menurutnya, saat ini pemerintah pusat tengah melakukan proses identifikasi kebutuhan serta melengkapi berbagai persyaratan yang menjadi dasar pengajuan program tersebut.
Prasetyo menjelaskan, pendanaan untuk penyusunan Rencana Penataan Infrastruktur Kawasan Strategis (RPIKS) telah tersedia.
Dokumen tersebut akan menjadi acuan utama dalam penataan kawasan Tepian Narosa ke depan.
Dengan tersedianya anggaran perencanaan, pembangunan fisik kawasan diharapkan dapat dimulai pada tahun mendatang.
"Mudah-mudahan pada tahun 2027 untuk anggaran fisiknya sudah tersedia dan pembangunan dapat segera dimulai," ujarnya.
Penataan kawasan Tepian Narosa nantinya tidak hanya mengandalkan Kementerian Pekerjaan Umum.
Pemerintah pusat menyiapkan pola kolaborasi lintas sektor yang melibatkan sejumlah kementerian serta pemerintah daerah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi Pacu Jalur sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang memiliki daya tarik nasional hingga internasional.
"Harus keroyokan, kita akan berkolaborasi. Tidak hanya Kementerian PU saja, melainkan Kementerian Pariwisata, Provinsi Riau dan juga Kabupaten Kuansing," tegas Prasetyo.
Pengembangan kawasan ini diharapkan mampu menghadirkan fasilitas yang lebih representatif bagi wisatawan sekaligus mendukung penyelenggaraan Pacu Jalur yang selama ini menjadi identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi.
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby menyambut positif dukungan pemerintah pusat terhadap rencana pengembangan kawasan Tepian Narosa.
Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah akan bergerak cepat untuk menuntaskan berbagai kebutuhan administrasi dan teknis agar proses pengusulan dapat berjalan sesuai target.
"Kami siap memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan agar program ini dapat segera direalisasikan," ujar Suhardiman.
Menurutnya, peluang mendapatkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat merupakan momentum penting untuk mempercepat pembangunan kawasan yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing.
Suhardiman juga meminta seluruh pemangku kepentingan terkait memberikan dukungan maksimal agar setiap tahapan yang dibutuhkan dapat segera diselesaikan.
"Saya minta seluruh stakeholder terkait untuk membantu dan menuntaskan berbagai kebutuhan administrasi maupun teknis, agar dana pusat yang telah dan akan dialokasikan sebagai tindak lanjut kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Kuantan Singingi beberapa waktu lalu dapat segera direalisasikan," tegasnya.
Penataan Tepian Narosa diyakini akan memperkuat eksistensi Pacu Jalur sebagai warisan budaya daerah sekaligus meningkatkan daya saing sektor pariwisata Kuantan Singingi di tingkat nasional.