KUANSING - Kasus penemuan bayi laki-laki di teras rumah warga Desa Simpang Raya, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), akhirnya menemukan titik terang. Misteri orangtua bayi yang sempat menghebohkan warga sejak Selasa (17/3/2026) malam itu kini terungkap.
Bayi yang ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB tersebut ternyata ditinggalkan oleh ibu kandungnya sendiri, yang diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan dengan warga yang pertama kali menemukannya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kuansing, Dody Fitrawan, mengungkapkan bahwa bayi itu bahkan sudah kembali ke tangan keluarga.
“Bayi itu sudah diambil oleh warga yang menemukannya berinisial SN. Hanya semalam dirawat oleh pejabat Dinsos, esok harinya sudah dijemput oleh warga yang menemukannya,” ujar Dody, Senin (6/4/2026).
Pengambilan bayi tersebut dilakukan atas permintaan ibu kandungnya. Fakta mengejutkan terungkap, SN ternyata tidak mengetahui bahwa ibu bayi tersebut adalah kerabatnya sendiri saat pertama kali menemukan bayi di teras rumahnya.
“SN pun tidak tahu dan tidak menyangka, tahunya saat ia didatangi oleh ibu si bayi dan mengakui semua perbuatannya,” jelas Dody.
Dari pengakuan yang diterima, ibu bayi tersebut nekat meninggalkan anaknya karena diliputi rasa malu telah melahirkan di luar pernikahan. Namun, situasi berubah ketika kasus ini mulai melibatkan pihak kepolisian.
“Ibu si bayi akhirnya takut jika nanti peristiwa itu menjadi masalah hukum, sehingga mengganggu kuliahnya. Ibu si bayi merupakan mahasiswi yang kuliah di Pekanbaru,” ungkap Dody.
Dengan berbagai pertimbangan, termasuk kondisi keluarga dan proses administrasi yang telah dipenuhi, pihak Dinsos PMD akhirnya menyerahkan bayi tersebut kepada keluarga.
“Bayi kita serahkan ke pihak keluarga setelah mereka menandatangani berita acara,” tambahnya.
Sebelumnya, warga Desa Simpang Raya sempat digegerkan oleh penemuan bayi tersebut. SN menemukan bayi laki-laki itu di teras rumahnya sepulang dari salat tarawih.
Di sudut teras, ia melihat sebuah keranjang bayi yang mencurigakan. Saat didekati, ia terkejut mendapati seorang bayi dalam kondisi hidup di dalamnya.
Di dalam keranjang tersebut juga ditemukan perlengkapan bayi serta secarik kertas berisi identitas dan pesan singkat bertuliskan “Tolong dijaga”, dengan nama bayi berinisial EAA.
Kapolsek Singingi Hilir Iptu Alfredo Krisnata Kaban membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.
“Pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Setelah itu, bayi tersebut dibawa oleh pihak kepolisian dan diserahkan kepada Dinas Sosial untuk mendapatkan perawatan.
“Selanjutnya bayi tersebut kami bawa dan serahkan ke Dinas Sosial agar mendapatkan perawatan yang layak,” tutupnya.