www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Kenalkan New Pajero Sport, Besok Mitsubishi Gelar Showroom Festival
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Tak Mampu Tampung Volume Air, Sayap Kiri Tebing Bendungan Petapahan Kuansing Amblas
Kamis, 28 Februari 2019 - 09:26:45 WIB
Dinding tebing pada sayap kiri bendungan Petapahan amblas terbawa arus.
Dinding tebing pada sayap kiri bendungan Petapahan amblas terbawa arus.

TELUK KUANTAN - Akibat tak mampu lagi menahan tingginya debet air karena tingginya curah hujan pada Rabu (27/2/2019) pagi,  tebing yang berada disayap kiri Bendungan Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, Kuansing amblas terbawa arus sungai.

Hal tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir bandang  yang melanda desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar. Akibat banjir bandang tersebut, 5 rumah roboh, 10 rusak berat dan 275 Kepala Keluarga (KK) jadi korban dan sebagian harus mengungsi. 

Sementara kontruksi bangunan bendungan masih tetap utuh berdiri kokoh. "Yang amblas itu tebing pada sayap kiri bendungan, kalau kontruksi setelah kita cek kelapangan masih kokoh,"ujar Kepala Dinas PUPR Kuansing melalui Kepala Bidang Sumber Daya Air, Febri yang dihubungi halloriau.com, Rabu (27/2/2019). 

Dikatakan Febri, karena tingginya curah hujan pada Rabu pagi membuat bendungan Petapahan tak mampu lagi melewatkan debit banjir karena banjir yang terjadi Rabu pagi sudah melampaui debit banjir rencana bendungan yang dibangun pada 1978. 

"Kalau banjir itukan tidak bisa kita kendalikan, tapi kenapa banjir datang tiba-tiba dari pada biasanya karena  jebol dinding tebing yang berada sayap kiri bendungan,"ujar Febri.

Selain itu katanya, penyebab lain banjir datang secara tiba-tiba karena terjadinya kerusakan pada segmen areal dan alih fungsi serta terjadinya kerusakan grenbel pada kedua sisi sungai. 

Febri juga menyebutkan, debit banjir yang terjadi Rabu pagi itu tidak sesuai lagi dengan banjir rencana yang ada. Bendungan Petapahan katanya, tidak bisa lagi menampung banjir yang terjadi pada Rabu pagi. 

"Dalam mendesain bendungan ada namanya banjir rencana, kontruksi kita bangun bisa melewatkan banjir rencana. Tapi sekarang dengan kondisi bendungan yang ada dibangun 1978 ini tidak bisa lagi menampung apabila sewaktu-waktu terjadi hujan semalaman,"katanya. 

Untuk antisipasi, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan konsultasi dengan Bupati agar kondisi tesebut bisa secepatnya pulih. "Kalau kategori ini sudah masuk kategori bencana alam,"katanya. 

Tidak hanya bendungan di Petapahan kata Febri, jembatan air hitam yang ada di Desa Teberau Panjang saat ini juga amblas. Amblasnya sisi pada jembatan tersebut disebabkan adanya kerusakan sungai akibat dampak aktivitas penambangan emas. 

"Dampak aktivitas PETI ini sangat luar biasa,"katanya. 

Penulis : Robi Susanto
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kapolda Riau Irjen.Pol. Agung Setya Imam Effendi, SH.S.I.K, MSi berbasah - basah guna memastikan kondisi warga korban banjir..Kapolda Riau Berbasah-Basah, Tinjau Kondisi Warga Pasca Banjir
Kondisi banjir di Deaa Pulau Sipan Inuman, Jumat (14/12/2018).Desa Pulau Sipan Inuman Menjadi Desa Paling Lama Terendam Banjir di Kuansing
Banjir rendam rumah warga di Kuantan Hilir Seberang.Seminggu Terendam, Warga Korban Banjir Kuansing Mengaku Belum Dapat Perhatian Pemerintah
Banjir merendam salah satu kantor desa di Kecamatan Pangean.Waspada, Air Sungai Kuantan Masih Naik 5-10 Centimeter di Bagian Hilir
Rumah warga di Kuantan Hilir terendam banjir.Desa Pulau Kijang dan Kampung Tengah di Kuantan Hilir Terparah Terendam Banjir
  Dinding tebing pada sayap kiri bendungan Petapahan amblas terbawa arus.Tak Mampu Tampung Volume Air, Sayap Kiri Tebing Bendungan Petapahan Kuansing Amblas
Desa Pulau Sipan Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuansing terendam banjir.Seminggu Lebih Terendam Banjir, Sebagian Warga Pulau Sipan Inuman Pilih Ngungsi ke Desa Tetangga
Banjir rendam Sekolah Dasar di Lumbok Kuantan Hilir Seberang.Aktivitas Masyarakat Lumpuh, Banjir Terparah Rendam 11 Desa di Kuantan Hilir Seberang
Sawah terendam banjir di Koto Kari dan Pulau Godang Kari belum lama ini.2.177 Hektare Sawah di Kuansing Gagal Panen Akibat Banjir
Warga menyelamatkan ternak dari genangan banjir.Di Kuantan Hilir Seberang, 809 Rumah Warga Terendam Banjir

BERITA LAINNYA    
Iven Showroom FestivalKenalkan New Pajero Sport, Besok Mitsubishi Gelar Showroom Festival
Karhutla di Tanjung Peranap sudah mendekati tepi jalan, terlihat beberapa warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanyaApi Membara di Tanjung Peranap, Karhutla Hampir Mendekati Rumah Warga
Melalui kegiatan T-Yes, Telkomsel mengajak para mahasiswa dan pelajar untuk mulai aktif membangun semangat wirausaha yang kreatif.Gelar Inspiring Webinar, Telkomsel Dorong Pertumbuhan Digipreneur Mahasiswa dan Pelajar Sumatra
Ratusan botol miras ilegal diamankan Bea Cukai Dumai.Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras Ilegal
IlustrasiBesok, 1.500 Orang Akan Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap II
  Pameran motor Yamaha di Pasar Kasikan, Kampar.Alfa Scorpi Pameran di Pasar Kasikan Kampar, Masih Ada Promo Angpao Hoki
Sekretaris Daerah Kota Dumai, H Herdi SaliosoHerdi: Kepsek Harus Ikuti Program Sekolah Penggerak
Sedekah pendidikan Rumah Yatim.Jalan Menuju Kebaikan Semakin Dekat dam Mudah dengan QRIS
Petugas berjibaku padamkan karhutla.PT SSR Turunkan Tim Padamkan Karhutla di Rawa Bangun, Kapolres Inhu Beri Apresiasi
Pelatihan daur ulang bahan bekas.50 Ibu-ibu Ikut Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal
Komentar Anda :

 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved