BREAKING NEWS :
PGN Dukung Pertumbuhan Kawasan Industri Sumatera Utara Melalui Implementasi Kebijakan Harga Gas
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
07:08 - Ini Paparan Wagubri Tentan...
13:48 - Lantik Eselon II Berbagai ...
11:10 - Inilah Rekam Jejak 20 Peja...
14:22 - Gubri Tegaskan Pejabat Bar...
12:17 - Empat PTP Pemprov Riau Aka...
10:38 - 20 Pejabat Eselon II Pempr...
08:53 - Gubri Lantik 20 dari 24 Pe...
08:24 - 20 Pejabat Eselon II Pempr...
15:53 - Panglima TNI dan Kapolri A...
 
Awasi Banjir, BPBD Kampar Koordinasi dengan Manajemen PLTA Koto Panjang
Jumat, 18 November 2016 - 15:33:57 WIB
TERKAIT:
 
 

KAMPAR- Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari belakangan mulai menaikkan volume air Waduk PLTA Koto Panjang. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar terus berkoordinasi dengan pihak manajemen waduk.

Ketua Bidang Kedaruratan dan Logisitik BPBD Kampar, Muhammad Nasir mengungkapkan, koordinasi dilakukan agar kenaikan tinggi elevasi air waduk dapat dipantau. "Kita meminta pihak waduk agar rutin melaporkan perkembangan elevasi waduk," katanya.

Nasir mengatakan, BPBD membutuhkan informasi itu agar upaya awal penanggulangan bencana banjir dapat dilakukan. Sebab pihak waduk akan melepas air melalui pintu buangan (spillway gate) apabila tinggi elevasi menyentuh batas maksimum.

"Kalau ada pelepasan air, dampaknya ke aliran Sungai Kampar," ujar Nasir. Seperti pengalaman sebelumnya, kata dia, banjir di sekitar aliran Sungai Kampar karena spillway gate dibuka. Debit air dari waduk yang membludak mengakibatkan aliran Sungai Kampar meluap.

"Kita minta diinfokan setiap saat kalau ada perkembangan. Supaya kita punya waktu lebih banyak mengambil langkah untuk menanggulangi banjir," kata Nasir.

Nasir menyebutkan, tinggi maksimum elevasi waduk di angka 83,5 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan keterangan dari pihak waduk, kata dia, spillway gate akan dibuka untuk melepas air secara perlahan jika elevasi menyentuh 83 mdpl dengan debit air masuk atau inflow 1.000 meter kubik per detik.

Informasi terakhir yang diterima, tinggi elevasi waduk berada di angka 74,76 mdpl. Sekitar satu meter lebih dari tinggi elevasi minimum di angka 73,5 mdpl.

Penulis : Adi Jondri
Editor : Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • PGN Dukung Pertumbuhan Kawasan Industri Sumatera Utara Melalui Implementasi Kebijakan Harga Gas
  • Jon Erizal dan Sunaryo Silaturahmi Bersama Kader Posyandu Dumai Selatan, BI Bantu Paket Sembako
  • Tahap Dua, RSUD Rohul Tes Swab Dokter Spesialis dan Dokter Gigi
  • Kabar Gembira, 6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembuh
  • Jelang Pilkada Kepulauan Meranti, Jumlah Pemilih Berpotensi Bertambah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved