BREAKING NEWS :
Bergaya Cegah Covid-19, Pria Ini Pakai Masker Emas Seharga Rp58 Juta
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
07:08 - Ini Paparan Wagubri Tentan...
13:48 - Lantik Eselon II Berbagai ...
11:10 - Inilah Rekam Jejak 20 Peja...
14:22 - Gubri Tegaskan Pejabat Bar...
12:17 - Empat PTP Pemprov Riau Aka...
10:38 - 20 Pejabat Eselon II Pempr...
08:53 - Gubri Lantik 20 dari 24 Pe...
08:24 - 20 Pejabat Eselon II Pempr...
 
Akhirnya, Korban Hanyut Sungai Kampar Ditemukan
Senin, 18 Januari 2016 - 16:16:30 WIB
TERKAIT:
 
 

BANGKINANG - Setelah hilang sejak Minggu (17/1/2016) sekitar pukul 15.00 Wib, mayat Muhammad Rifal akhirnya ditemukan Senin (18/1/2016) sekitar pukul 09.00 Wib. Mayat Rifal dievakusi dengan menggunakan sampan milik masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Santoso kepada Halloriau.com mengatakan korban hanyut akibat diseret banjir luapan sungai Kampar telah berhasil ditemukan oleh tim Basarnas Provinsi Riau sekitar pukul 09.00 Wib pagi tadi. "Korban sudah ditemukan," ujar Santoro.

Santoso juga mengimbau agar seluruh masyarakat khususnya masyarakat di sepanjang tepi Sungai Kampar agar waspada dan tanggap banjir. "Kita berharap korban banjir dapat diminimalisir," jelasnya.

Komandan Tim, Likopa Noppilot melalui anggota Basarnas Provinsi Riau, Juandra mengatakan, pencarian korban dilakukan sejak Minggu (17/1/2016) malam. "Dengan bantuan masyarakat setempat, pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wib korban berhasil ditemukan tenggelam tidak jauh dari lokasi korban menghilang," ujar Juandra.

Sementara itu, Supervisor lingkungan K2 dan Adm PLTA Koto Panjang, Ramsi mengatakan diperkirakan Selasa (19/1/2016) besok pelepasan air dari waduk akan dihentikan. "Kita berharap kondisi alam bisa bersahabat dengan kita," ungkap Ramsi.

Penulis  : Adi Jondri
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bergaya Cegah Covid-19, Pria Ini Pakai Masker Emas Seharga Rp58 Juta
  • Dovizioso Mungkin Tidak Membalap pada MotoGP 2021
  • Kesal Dicopot hingga Merasa Dizalimi, dr Aisyah Bee Diminta Tidak Baper
  • Ternyata, Kalung Anticorona Buatan Kementan Belum Dapat Izin BPOM
  • Mencoba Mencuri di Rumah Mewah, Bukannya Berhasil, Dua Pria Ini Malah Dihajar Massa
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved