BREAKING NEWS :
Kapolres Meranti Imbau Warga Tunda Acara Hajatan Libatkan Banyak Orang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:57 - Bagi yang Ingin Lewat Jala...
14:50 - Gubri Lantik Penjabat dan ...
22:03 - Gubri Minta Bantuan Presid...
16:47 - Tol Permai Diharap Dorong ...
12:42 - Gubri Berharap UMKM Riau M...
07:44 - Tunggu SK, Gubri Akan Lant...
16:10 - Pemprov Riau Berharap RSTP...
14:11 - Presiden Jokowi Resmikan T...
13:21 - Pemprov Riau Akan Tambah J...
12:46 - Pemprov Riau Masih Tunggu...
11:18 - Jelang Dua Hari Bertugas, ...
16:05 - PT TGI Serahkan Bantuan 35...
12:18 - Gubri Teken Nota Kesepakat...
09:16 - 109 Pelamar CPNS di Pempro...
06:18 - Sudah 143 ASN di Pemprov R...
17:26 - Kemerdekaan Pers di Riau S...
18:37 - Pemprov Riau Serahkan 100 ...
13:36 - Riau akan Buat Aplikasi Se...
11:08 - Gubri Minta Pusat Perhatik...
16:31 - Gubri Sebut Penanganan Ab...
 
 
Gubri Tanam Jagung Perdana Tumpang Sari Program Desa Makmur Peduli Api
Rabu, 16 September 2020 - 19:17:17 WIB
Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar bersama Forkopinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Riau, diantaranya Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi, Dandrem 031/WB Brigjen TNI Muhammad Syech Ismed, melakukan penanaman perdana tumpang sari jagung di Kawasan HTI Arara Abadi Distrik Tapung.
Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar bersama Forkopinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Riau, diantaranya Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi, Dandrem 031/WB Brigjen TNI Muhammad Syech Ismed, melakukan penanaman perdana tumpang sari jagung di Kawasan HTI Arara Abadi Distrik Tapung.
TERKAIT:
 
 

KAMPAR - Bertempat di  Areal Konsesi PT Arara Abadi di Desa Mukti Sari Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar bersama Forkopinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Riau melakukan penanaman perdana tanaman jagung pada Hari Rabu (16/09/2020).

Ikut dalm kegiatan tersebut di antaranya Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi, Dandrem 031/WB Brigjen TNI Muhammad Syech Ismed, juga bersama Kadis LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) Riau, Mamun Murrod, Kadis Pertanian Riau dan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto serta Direktur Arara Abadi Edi Haris dan Direktur Indah Kiat, Hasanuddin The.

Kegiatan Tanam Perdana Jagung ini merupakan program ketahanan pangan Forkopinda Riau yang bekerjasama PT Arara Abadi-Sinar Mas Forestry dengan KTH (Kelompok Tani Hutan) Sendang Berkah Aryastya dan Kodim 0313/KPR di Wilayah Kampar dengan memanfaatkan sekitar 25 Hektar lahan konsesi HTI (Hutan Tanam Industri) PT Arara Abadi dengan sistim tumpang sari.

Gubri Syamsuar dalam sambutannya menyampaikan, ”Saya menyambut baik, dari ikhtiar mulai dari Pemda Kampar, Perusahaan Arara Abadi dan juga dari Kelompok Tani yang telah menjalin kerjasama yang baik dalam rangka untuk pemanfaatan lahan yang ada dalam konsesi PT Arara Abadi. Kita harapkan akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain, termasuk juga dengan perusahaan-perusahaan yang lain, jadi contoh. Kita sampaikan ke Kepala Dinas LHK, jika program ini berhasil, mudah-mudahan bisa bertambah lagi, karena bagaimanapun ini bagian untuk membantu masyarakat kita. Untuk meningkatkan kesejahteraannya, sekaligus juga di masa pandemi ini pemerintah kita berupaya saat ini meningkatkan ketahanan pangan, karena berdasarkan FAO (Food and Agriculture Organization-dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa) yang mengurus berkenaan pangan dunia, sekarang ini dunia sudah mulai dilanda dengan kekurangan pangan, sehingga sekarang ini bisnis-bisnis orang di berbagai negara yang kebetulan ada berhubungan sama saya mereka sekarang sudah mulai menawarkan berkenaan dengan pangan, pertukaran pangan.”

“Apalagi Bapak Presiden kita (Joko Widodo) telah menghimbau, agar kita hati-hati dengan ketahanan pangan kita. Riau ini bukan penghasil pangan, bukan penghasil padi, bukan penghasil jagung, tapi penghasil sawit, iya. Tapi kalau tidak ada beras, kita mau makan apa? Sawit tidak bisa dirobah-robah menjadi beras, kalau sagu bisa, jagung bisa. Tidak ada beras, jagung kita makan, kenyang, ubi kita makan kenyang, sagu kita makan, kenyang, tapi kalau sawit, saya belum dapat lagi, suatu ilmuwan yang bisa menemukan sawit ini bisa menjadi sumber pangan kita, belum ada. Tentunya saat ini bagaimana kita meningkatkan ketahanan pangan kita. Saya sangat berharap dukungan Bapak-bapak/Ibu-ibu, dengan kepercayaan dari PT Arara Abadi ini mari dijaga,” tambah Syamsuar.

Sementara itu Dandrem 031/WB Brigjen TNI Muhammad Syech Ismed sangat menyambut baik kegiatan Tanaman Perdana. ”Selaku komdandam Korem saya sangat menyambut baik dan mengapresiasi lahan pertanian jagung seluas 25 Ha dan ini perdana dilakukan di Desa Mukhti Sari/Bencah Lubi Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Saya sudah menyampaikan kepada kelompok tani penanaman ini bisa dilakukan 3x dalam satu tahun, jika lebih dari 3 kali nantinya tanaman jagung bisa tidak produktif lagi, karena tanaman akasia akan semangkin tinggi, dan tanaman jagung tidak subur," terangnya.

Kegiatan ketahanan pangan ini, dengan sistim tumpang sari, artinya jagung yang menumpang kepada tanaman akasia dan bukan akasia yang menumpang pada tanaman jagung.

"Konsep yang kita kerjakan tentang ketahanan pangan yang kita lakukan ini sangat tepat, dan ini sangat dibutuhkan terutama di saat sekarang ini, bangsa kita dan bahkan dunia, termasuk khususnya masyarakat Kampar sedang terpapar Covid-19," ucapnya.

Perlu diketahui, selama ini tumpang sari di Hutan Tanaman Industri belum pernah dilakukan, namun difasilitas oleh Dinas LHK dan Kodim 0313/KPR serta Polres Kampar, akhirnya dalam hal ini PT Arara Abadi bersedia lahannya untuk digunakan sebagai tumpang sari.

"Untuk itu saya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan PT Arara Abadi, DLHK, Kodim 0313, Polres Kampar, Dinas Pertanian atas keberhasilan mengelola lahan ini menjadi lahan pertanian, dan juga apresiasi KTH Sebar yang merupakan binaan Kodim 0313/KPR,” lanjut Syech Ismed menyampaikan.

Sementara ditempat yang sama Direktur PT Arara Abadi Edi Haris menyampaikan pengelolaan lahan yang diberikan seluas 25 hektar untuk Kelompok Tani Hutan Sendang Berkah Aryastya, sebagai bentuk tanggung jawab dan dukungan perusahaan terhadap pemerintah dalam hal ketahanan pangan.

Tidak hanya itu, 25 hektar lahan yang dikelola kelompok petani sangat mungkin diperluas lagi, jika program tanaman jagung ini berhasil.

"Ini merupakan bentuk wujud tanggung jawab dan mendukung program dalam hal ketahanan pangan. Kita berharap ini uji cobanya. Jika 25 hektar ini berhasil, tidak tertutup kemungkinan kita luaskan lagi ini program. Sehingga masyarakat dapat merasakannya. Mudah-mudahan program ketahanan pangan ini diridoi Allah," papar Edi Haris.

Selain itu, Edi Haris juga mengatakan PT Arara Abadi akan mensuport kegiatan Kelompok Tani Hutan Sendang Berkah Aryastya dengan memberikan dukungan dalam hal pencegahan Karhutla. (rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kapolres Meranti Imbau Warga Tunda Acara Hajatan Libatkan Banyak Orang
  • Tak Mampu Menangkan Skawan di Pilkada Rohul, Kader Demokrat Siap Terima Surat Pemecatan
  • Satu Lagi Pasien Covid-19 di Dumai Meninggal Dunia, Total Sudah 15 Orang
  • Bertambah 202 Kasus, Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Riau Makin Mendekati 7.000
  • Paslon Said Hasyim - Abdul Rauf Belum Bisa Gunakan Nomor Urut dan Kampanye
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved