BREAKING NEWS :
Kabupaten Kepulauan Meranti Targetkan 1000 Warga yang Beresiko Ikut Swab Test
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

13:10 - Pemprov Riau Butuh Kepasti...
16:22 - Pemprov Riau Sediakan Apli...
12:25 - Gubri Sebut Alokasi APBN R...
23:27 - Sudah Sepantasnya Riau Dap...
12:09 - Webinar AMSI, Gubri Papark...
11:07 - Di Bawah Rata-rata, Gubri ...
16:00 - Bahas Masalah Perkebunan d...
14:39 - Gubri Minta Seluruh Kepala...
13:38 - Gubri Usulkan Plt Bupati B...
11:29 - Gubri Kembali Akan Evaluas...
11:20 - Gubri Sebut Kasus Terkonfi...
18:51 - Tahniah Hari Jadi ke-63, B...
17:58 - Terapkan Protokol Kesehata...
13:30 - Tingkatkan Pertumbuhan Eko...
15:49 - Hadiri HUT ke-58 PWRI Riau...
06:15 - Gubri Apresiasi Program BP...
17:46 - 204 Pejabat Eselon IV Pemp...
13:01 - Riau harus Miliki SDM Ungg...
07:52 - Penanganan Covid-19 Riau D...
18:47 - Pemprov Riau Akan Buat Per...
 
 
Tim Kukerta Unri Bagikan Instalasi Hand Sanitizer Tanpa Sentuh Tangan yang Alami di Desa Sipungguk
Sabtu, 04 Juli 2020 - 06:14:41 WIB
Foto bersama.
Foto bersama.
TERKAIT:
 
 

SIPUNGGUK - Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Relawan Desa Lawan Covid-19 Universitas Riau (Unri) di Desa Sipungguk Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, membuat instalasi hand sanitizer tanpa sentuh tangan sebanyak 6 unit instalasi. Unit instalasi ini dipaketkan dengan cairan hand sanitizer alami dari daun sirih serta alat kebersihan. 

Selanjutnya handsanitizer ini dibagikan  kebeberapa tempat umum yaitu kantor Desa,  Puskesmas Pembantu dan masjid-masjid di Desa Sipungguk.

Tim Kukerta yang diketuai Rini Oktavia dari Program Studi PPKn (FKIP) ini, beranggotakan Desna Rizky dari Jurusan Manajemen (FEB), Nurahmi Lulasari dari Program Studi Pendidikan Biologi (FKIP) dan Rahayu Riandika Putri dari Jurusan Fisika (FMIPA).

Dijelaskan Ketua Tim Kukerta Rini Oktavia instalasi hand sanitizer tersebut dibagikan ke tempat-tampat umum yang ada di Desa Sipungguk. 

"Pembagian Instalasi Hand sanitizer sebanyak 6 unit yakni 1 unit kantor desa, 1 unit Puskesmas Pembantu dan 4 unit masjid  yang berada di Desa Sipungguk yang bertujuan agar masyarakat yang masuk dan keluar dari tempat-tempat umum dalam keadaan steril," ujarnya.

Menurut Rahayu Riandika Putri dari Jurusan Fisika (FMIPA), adanya alat tersebut dapat menghindari penyebaran virus yang ada secara langsung ketika seseorang menekan botol hand sanitizer. 

“Penyebaran virus dapat terjadi dengan adanya kontak langsung ketika seseorang memegang benda di sekitarnya, termasuk ketika menekan botol hand sanitizer. Oleh karena itu, alat instalasi ini bekerja dengan cara menginjak pipa di bagian bawah yang kemudian cairan hand sanitizer akan keluar secara otomatis, sehingga tidak ada kontak lansung yg terjadi,” paparnya.

Ditambahkan Desna Rizky dari Jurusan Manajemen (FEB), cairan hand sanitizer yang dibagikan sekaligus ketika penyerahan instalasi hand sanitizer tanpa sentuh tangan yaitu hand sanitizer alami dari daun sirih.

"Kami membuat cairan hand sanitizer dari air rebusan daun sirih dan ditambahkan perasan jeruk nipis sesuai dengan tata cara pembuatan yang direkomendasikan oleh dr. Retno Sari, M.Sc., Apt Ketua Departemen Farmasetika Fakultas Farmasi UNAIR," katanya.

Ditambahkan Nurahmi Lulasari dari Prodi Pendidikan Biologi (FKIP), dengan disedikannya alat instalasi ini serta hand sanitizer alami diharapkan masyarakat dapat menjaga protokol kesehatan di tempat-tempat umum yang berada di Desa Sipungguk.

"Dimasa new normal ini kami sebagai relawan covid-19 mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan kepada masyarakat ketika berada di tempat-tempat umum karena dengan itu dapat mengurangi penyebaran virus yang mewabah pada saat ini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sipungguk Abu Bakar, SE mengucapkan ucapan terimakasih atas pembagian alat tersebut kepada Desa Sipungguk.

"Kami atas nama pemerintah Desa Sipungguk menyampaikan terimakasih kepada adik-adik Tim Relawan Covid-19 Unri yang telah membagikan intalasi hand sanitizer tanpa sentuh tangan kepada Desa Sipungguk karena atas sumbangsihnya sehingga masyarakat Desa Sipungguk dapat menjaga protokol kesehatan di tempat-tempat umum pada masa pandemi ini," ungkapnya. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kabupaten Kepulauan Meranti Targetkan 1000 Warga yang Beresiko Ikut Swab Test
  • Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Riau Bertambah 68, Siak Penyumbang Terbanyak
  • Soal Pemerasan oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa Kepala SMP di Inhu
  • Sinergi BUMN, Upaya PGN Perluas Pemanfaatan Gas Bumi Nasional
  • Diduga Ada Mafia Pajak Walet di Kepulauan Meranti, Penangkaran Walet akan Disegel
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved