www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Meski PSBB Sudah Berakhir, Riau Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19
 
Baru jadi Presiden, Donald Trump Sudah Tersandung Kasus Mata-mata
Jumat, 13 Januari 2017 - 11:33:37 WIB

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini tengah tersandung kasus mata-mata, yang juga melibatkan Rusia. Dalam dokumen yang terungkap ke publik tersebut mengungkap kehidupan seksual Trump dengan sejumlah pekerja seks komersial (PSK).

Dokumen itu juga menyebutkan, Rusia berusaha memanfaatkannya untuk kepentingan mereka. Penyebarluasan informasi tersebut diduga didanai oleh elemen anti-Trump di Partai Republik serta segelintir orang di Partai Demokrat.

Beredarnya dokumen tersebut mengundang reaksi dari Gedung Putih. Mereka menduga tim administrasi Trump kurang transparan saat menghadapi isu tersebut, cara berbeda pernah dilakukan Presiden Barack Obama saat menghadapi konspirasi terkait tempat kelahirannya.

Dilansir harian The Telegraph, juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan tim Donald Trump seperti kekurangan bukti untuk membantah berkas intelijen yang bocor, dan "hanya berfungsi untuk menambah keraguan publik".

Ketika Obama menghadapi pertentangan karena diduga tidak dilahirkan di AS, saat itu tim yang dibentuknya langsung mencari bukti-bukti yang tepat buat membantahnya. Dan itu cukup berhasil membungkam lawan-lawan politik presiden kulit hitam pertama tersebut.

"Semua bisa anda melihat dalam selembar kertas dan cukup memverifikasi untuk meyakinkan bahwa tuduhan terhadap presiden adalah palsu," ujar Earnest dilansir merdeka.

Dibandingkan dengan Trump, pemerintah AS justru mengambil pendekatan yang berbeda untuk mengatasi isu yang merugikan Obama. Sedangkan milioner asal New York itu juga ikut membantah, namun enggan mengungkap bukti-buktinya.

"Ada banyak bukti yang bisa mereka tunjukkan untuk membuat publik menampik tuduhan itu, di mana tuduhan-tuduhan yang mereka katakan tidak berdasar, tetapi menolak mengungkapnya. Kerahasiaan itu hanya berfungsi untuk menabur keraguan publik," tambahnya.

Sebelumnya, Trump nampak marah saat isu tersebut mulai tersebar ke media di mana Rusia mencoba memanfaatkannya informasi personal dan keuangan soal dirinya. Dia menyebut detail yang terungkap dalam berkas tersebut adalah palsu dan tidak pernah terjadi.

"Semuanya adalah berita palsu, hal palsu, tidak pernah terjadi dan itu dibuat oleh lawan kami dan banyak orang lainnya lagi, kelompok lawan yang mendapatkannya bersama, orang sakit," ujarnya dengan nada tinggi. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Trump Klaim Kantongi Bukti Virus Corona Berasal dari Laboratorium China
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Trump Sampaikan Pasien Tewas Pertama Akibat Corona di AS
Donald TrumpDonald Trump Batal Dimakzulkan
  Cuaca panas.Donald Trump Pernah Bilang Virus Corona Bisa Hilang karena Cuaca Panas, Benarkah?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Phobia Kuman, Trump Marah Warga AS Terinfeksi Virus Corona Dipulangkan
Donald TrumpDonald Trump akan Rilis Rencana Kesepakatan Damai Israel-Palestina

 
Berita Lainnya :
  • Meski PSBB Sudah Berakhir, Riau Perpanjang Tanggap Darurat Covid-19
  • Kasus Corona Naik Lagi, Korsel Kembali Tutup Sekolah
  • Geger, Pria di Pekanbaru Ditemukan Gantung Diri dalam Rumah Kontrakannya
  • Pemko Pekanbaru Gesa Perwako Penerapan New Normal
  • Kadiskes Meranti Berkoar-koar Anggaran Covid-19 Tidak Cair, Eh...,Ternyata Tak Diurus
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved