www.halloriau.com
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Charlie Hebdo Kembali Lecehkan Imigran yang Tewas
Sabtu, 16 Januari 2016 - 08:26:11 WIB
<font size="2">Kartun Charlie Hebdo.</font>
Kartun Charlie Hebdo.

JAKARTA - Tabloid satir asal Prancis, Charlie Hebdo kembali berulah dengan gambar kartunnya yang menyindir imigran. Redaksi kembali mengolok-olok bocah imigran yang tewas di pesisir laut Turki, Aylan Kurdi. Kematian Aylan tahun lalu mengundang keprihatinan dunia.

Sang kartunis dan kepala editor Laurent Sourisseau alias Riss, menggambar sketsa satir berbau cabul. Dalam satirnya, dia menggambar Aylan Kurdi sudah agak dewasa mengejar perempuan di jalanan Jerman.

"Seperti apa jadinya bila Aylan masih hidup dan telah dewasa? tentunya menjadi seorang peraba pantat di Jeman," demikian ditulis Charlie Hebdo, seperti dikutip dari laman France24, Jumat (15/1/2016).

Dalam satir tersebut, Riss mengaku terinspirasi peristiwa yang terjadi saat perayaan tahun baru di Jerman, tepatnya di kota Cologne. Saat itu sedikitnya 90 perempuan menyebut telah dilecehkan secara seksual. Saksi mata menyebut para pelaku adalah imigran dengan perawakan asal Timur Tengah.

Tidak terima dengan kartun satir yang melecehkan itu, Tima Kurdi yang merupakan tante dari Aylan, menuliskan kekesalannya melalui akun Twitter pribadinya.

"Ini sangat menjijikan, saya harap mereka dapat menghormati duka yang keluarga kami rasakan," tulisnya bernada marah.

Sesama jurnalis yang dulu pernah mendukung Charlie Hebdo karena diserang militan, kini berbalik menyerang tabloid itu. Kartun soal Aylan dianggap rasisme yang sangat memuakkan.

"Kartun Charlie Hebdo yang rasis dan menjijikkan ini membuat saya mempertanyakan Je Suis Charlie," ujar wartawan Australia Ebony Bowden. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 

BERITA LAINNYA    
Baksos donor darah yang akan diselengarakan pada hari Sabtu tanggal 16 Januari 2021 di Plaza Senapelan lantai II, mulai pukul 11.000 sampai 17.00 WIB.Sabtu, Panitia Bersama Baksos Sembako Imlek 2572 Gelar Baksos Donor Darah
Foto bersama.Pemerintah Pusat Melalui MIB Bantu Alat Prokes untuk Pesantren di Rohil
IlustrasiBertambah Lagi, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Inhu Jadi 1.106 Kasus
  Deputy Chairman MarkPlus, Taufik Survei MarkPlus: Masyarakat Beri Nilai Positif Pelayanan dan SDM Bareskrim Polri
DR Achmad MSiTerkait Vaksin Covid 19, Achmad Minta Pemerintah Bangun Kepercayaan Masyarakat
Kepala Diskominfotik Riau Chairul RiskiRegulasi Baru, Diskominfotik Riau Sebut 2021 Semua Kerja Sama Lewat Satu Pintu
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Dinas ESDM Riau Serahkan Masker untuk PWI Riau
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved