www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
8 ASN Diskan Bengkalis Positif Covid-19, Kadis Pertimbangkan untuk WFH Sebagian ASN
 
Pilunya Warga Gaza Sambut Idul Adha
Senin, 19 Juli 2021 - 05:48:14 WIB
Foto: CNNIndonesia
Foto: CNNIndonesia

JAKARTA - Bagi warga Palestina, tak ada alasan merayakan Hari Raya Iduladha penuh suka cita. Kondisi itu dialami khususnya orang-orang yang kehilangan orang-orang terkasih dalam pertempuran antara militan Gaza dan Israel dua bulan lalu.

Hari Raya Iduladha sendiri dikenal sebagai Hari Raya Kurban untuk memperingati Nabi Ibrahim demi menunjukkan pengabdiannya kepada Allah SWT. Iduladha bertepatan dengan pelaksanaan haji, selain itu ada juga tradisi ziarah Islam tahunan ke Mekkah dimulai dari satu hari sebelum Idul Adha.

Mahmoud Issa, seorang pensiunan guru berusia 73 tahun membeli pakaian baru untuk cucu-cucunya dan membawa mereka ke sebuah peternakan untuk membeli hewan. Namun, ia berduka atas kematian kedua putrinya Manar (39 tahun) dan Lina (13 tahun) yang meninggal dunia karena kamp pengungsi di Bureij dihancurkan Israel pada 13 Mei 2021.

"Kami dihantui rasa sakit, tetapi kami harus mengeluarkan anak-anak dari suasana ini dan membuat mereka merasakan suasana lebaran," kata Issa dikutip Reuters.

"Sehingga mereka melupakan rasa sakit kehilangan ibu dan kakak perempuan mereka," lanjut Issa.

Pemerintah dan Hamas mengatakan 2.200 rumah hancur dan 37.000 rusak akibat dibom militer Israel selama 11 hari pertempuran lintas perbatasan.

Lalu, lebih dari 250 warga Palestina tewas dalam ratusan serangan udara Israel di Gaza yang diluncurkan setelah Hamas mulai menembakkan roket ke Israel. Aksi tersebut sebagai pembalasan atas apa yang dilakukan oleh militer Israel sebagai pelanggaran hak terhadap warga Palestina di Yerusalem.

Sementara itu di pasar ternak Gaza, mereka melaporkan penjualan yang buruk menjelang Hari Raya Iduladha.

"Tahun ini, pembelian hewan lemah karena blokade, perang, dan virus corona," kata pedagang Saleem Abu Atwa dikutip dari cnnindonesia.

"Kami berharap ketenangan terus berlanjut. Ini demi semua orang," lanjutnya.

Selain itu di sebuah kios jalanan di lingkungan Rimal, Gaza, Mohammad Al-Qassas menyesali kehancuran toko sepatunya dalam pertempuran terjadi.

Pria berusia 23 tahun itu khawatir bahwa gencatan senjata yang ditengahi Mesir yang mengakhiri permusuhan paling serius antara militan Gaza dan Israel, beberapa tahun mungkin tidak akan bertahan lama.

"Perang lain mungkin akan menjadi bencana," kata Al-Qassas. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Dinas Perikanan Bengkalis8 ASN Diskan Bengkalis Positif Covid-19, Kadis Pertimbangkan untuk WFH Sebagian ASN
Kepala Rutan Rengat Refin Tua Simanullang FGD Kanwil Kemenkumham Riau, Kepala Rutan Rengat: Kami Rutin Razia
Antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Mereka sempat berkerumun, namun sempat dibubarkan petugasAntusias, Vaksinasi Massal di Kepulauan Meranti Menimbulkan Kerumunan
  (foto: cnn indonesia) Dokter: Setelah Isoman 10 Hari Tak Perlu Lagi Tes Covid-19, Virus Sudah Mati
Polsek Bangko adakan patroli gabungan berskala besar pada Jumat (23/7/2021) malam. Polsek Bangko Patroli Gabungan PPKM dan Bagikan Semboko ke Warga yang Isoman
(Istimewa) Terpapar Covid-19 Saat Hamil, Dokter di Surabaya Meninggal, Bayinya Selamat
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved