www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Jokowi Bolehkan Investasi Miras di Bali-NTT-Sulut-Papua
 
Mengkhawatirkan, Varian Baru Corona Kembali Terdeteksi di Inggris
Rabu, 17 Februari 2021 - 08:37:47 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Varian baru virus Corona kembali terdeteksi di Inggris, yang dikenal sebagai B1525 dan dilaporkan pertama kali oleh para peneliti dari University of Edinburgh. Para ahli mengatakan, varian baru satu ini berpotensi mengkhawatirkan.

Para peneliti menemukan sebanyak 32 kasus B1525 di Inggris. Selain itu, mereka juga menemukan kasus yang berkaitan dengan varian baru Corona ini di 10 negara lain, termasuk Denmark, Amerika Serikat, dan Australia.

Dikutip dari detik, tim peneliti mengatakan varian baru virus Corona ini memiliki kesamaan genom dengan varian Kent yaitu B117. Varian ini juga mengandung sejumlah mutasi yang mengkhawatirkan para peneliti, termasuk mutasi E484K yang terjadi pada spike protein yang membuat virus lebih mudah masuk ke dalam sel tubuh.

Diketahui, mutasi E484K ini sebelumnya juga ditemukan dalam varian baru Corona yang muncul di Afrika Selatan dan Brasil. Mutasi ini juga diperkirakan bisa membantu virus menghindari antibodi penetral.

"Kami belum tahu bagaimana varian (baru) ini akan menyebar, tetapi jika berhasil (menyebar) bisa diperkirakan kekebalan dari vaksin atau infeksi sebelumnya akan tumpul," kata Dr Simon Clarke, mikrobiologi seluler di University of Reading yang dikutip dari The Guardian, Rabu (17/2/2021).

"Saya pikir sampai kita tahu lebih banyak tentang varian ini, setiap varian yang membawa E484K harus menjalani uji gelombang karena tampaknya memberikan ketahanan terhadap kekebalan, bagaimana pun itu yang dihasilkan," lanjutnya.

Selaras dengan Dr Simon, profesor mikrobiologi klinis di University of Cambridge Ravi Gupta setuju adanya pengujian gelombang untuk varian baru tersebut. Ia mencatat selain mutasi E484K, varian baru juga memiliki perubahan lain yang mungkin akan membantu virus untuk terhindar dari antibodi.

Menurut Profesor Jonathan Stoye dari Francis Crick Institute mengatakan varian baru ini memang mengandung mutasi yang familiar. Menurutnya, selain meneliti soal varian baru atau mutasi baru, berarti perkembangan vaksin COVID-19 yang ada saat ini juga diharapkan bisa melindungi dari varian tersebut. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
IlustrasiJokowi Bolehkan Investasi Miras di Bali-NTT-Sulut-Papua
Suzuki XL7 Keren dan Nyaman Dipakai Buat Perempuan
IlustrasiHabis Gelap, Terbitlah Pelalawan Terang
  IlustrasiMungkinkah Pandemi Covid-19 Berakhir di April 2021?
Plh Sekdaprov Riau Masrul Kasmy mengukuhkan pengurus Puan Asosiasi Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif FashionPlh Sekdaprov Riau Kukuhkan Pengurus Aspekraf Riau Masa Bakti 2021-2023
Yamaha Gear 125 MultigunaYamaha Gear 125 Multiguna Hadir untuk Konsumen di Pasar Dangoe-dangoe Rohul
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
Gubri dan Wagubri Kunjungi BPBD Riau
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved