www.halloriau.com
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Wabah Brucellosis Kembali Serang China, 6000 Lebih Orang Terinfeksi
Jumat, 06 November 2020 - 08:17:33 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Lebih dari 6.000 orang di Lanzhou, ibu kota provinsi Gansu di barat laut China, telah dites positif mengidap penyakit bakteri yang disebut brucellosis, kata pemerintah setempat, dalam wabah yang disebabkan oleh kebocoran di pabrik vaksin lebih dari setahun lalu.

Menurut laporan media lokal Global Times, pemerintah China telah menguji 55.725 warga di kota itu dan menemukan 6.620 di antaranya positif brucellosis. Sebelumnya pada September, sekitar 3.000 orang dilaporkan terserang brucellosis.

Dikutip dari detik, Brucellosis adalah penyakit infeksi bakteri Brucella yang disebarkan dari hewan ke manusia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kontaminasi Brucella umumnya melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, dengan makan atau minum produk hewani yang terkontaminasi, atau dengan menghirup agen virus yang terbawa udara. Beberapa gejala bisa menjadi kronis dan tidak pernah hilang.

Menurut pernyataan dari komisi kesehatan Lanzhou tertanggal September, wabah tersebut berasal dari pabrik biofarmasi milik China Animal Husbandry Industry Co.

Pabrik menggunakan disinfektan kadaluwarsa selama Juli hingga Agustus 2019 untuk memproduksi vaksin brucellosis, meninggalkan bakteri dalam gas limbah yang tercemar.

Gas limbah yang terkontaminasi kemudian membentuk aerosol, yang dibawa oleh angin ke Institut Penelitian Hewan Lanzhou, tempat wabah pertama kali tercatat pada November tahun lalu, kata komisi kesehatan. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 

BERITA LAINNYA    
SMS Donasi XL Axiata Salurkan Bantuan dan Buka Layanan Gratis
Polres Kepulauan Meranti Ringkus 4 Terduga pelaku pengedar narkoba, dua diantaranya bawah umurPolres Meranti Ringkus 4 Terduga Pengedar Narkoba, Dua Diantaranya Bawah Umur
Susana media meeting di Pekanbaru, Senin (18/1/2021).
Pertumbuhan Ekonomi Riau di Triwulan IV 2020 Dekati Arah Positif
  IstSembilan Santri di Bengkalis Positif Covid-19
Dara Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2019, dr Atika Fitri yang saat ini bertugas sebagai dokter umum di Rumah Sakit  MMC Jakarta sudah mengikuti vaksinasiCerita Dara Kepulauan Meranti 2019, dr Atika Usai Disuntik Vaksin Sinovac
dr Syaipul Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Dumai
Covid-19 Dumai: Tambah 22 Kasus Baru, 13 Sembuh
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved