www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Ekspor Nonmigas Masih Jadi Unggulan Ekonomi Riau
 
Setelah Berbulan-bulan Bebas Corona, Kini Negara Ini Laporkan Kasus Pertama Covid-19
Minggu, 04 Oktober 2020 - 13:19:58 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Sempat beruntung menjadi salah satu negara yang bebas dari Corona sejak wabah merebak, kini Kepulauan Solomon laporkan kasus Corona pertama. Hal ini diumumkan Perdana Menteri Manasseh Sogavare Sabtu kemarin.

"Pasien adalah seorang pelajar pria yang kembali dari Filipina awal pekan ini," demikian lapor kantor berita Xinhua dikutip dari detik.

Dikutip dari Straits Times, pasien Corona pertama yang dilaporkan disebut berasal dari Filipina. Sebelum keberangkatan ke Kepulauan Solomon, ia diketahui telah menjalani tiga kali tes atau pemeriksaan dan dinyatakan aman.

Namun, sesampai di Kepulauan Solomon, ia dinyatakan positif COVID-19. Pasien Corona pertama di Kepulauan Solomon tidak menunjukkan gejala apapun.

"Siswa, yang tidak menunjukkan gejala, ditempatkan di isolasi dengan dua kontak dekat lainnya," Radio Selandia Baru melaporkan.

"Kasus baru ini secara efektif mengaktifkan langkah-langkah kesiapsiagaan dan respons yang telah direncanakan pemerintah selama delapan bulan terakhir," kata Perdana Menteri Sogavare.

"Perencanaan, persiapan, simulasi, dan latihan tidak sia-sia dan pemerintah yakin akan kapasitasnya untuk menanggapi, menahan, dan mengelola situasi untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga," katanya.

Namun, dia mengatakan tidak akan ada penutupan nasional untuk saat ini.

Siswa yang dinyatakan kasus pertama COVID-19 di negara tersebut, termasuk di antara lebih dari 400 warga negara Kepulauan Solomon yang terdampar di Filipina setelah perbatasan ditutup.

Pemerintah Kepulauan Solomon telah menjadwalkan tiga penerbangan untuk membawa pulang orang-orang itu, yang terakhir akan dilakukan akhir bulan sesuai rencana.

"Pemerintah saya sangat menyadari risiko yang terlibat dalam pemulangan siswa kami dari Filipina. Kami juga menyadari bahwa menjaga anak-anak kami di Filipina membuat mereka menghadapi risiko yang lebih tinggi," sebut Perdana Menteri Sogavare.

"Sebagai pemerintah yang bertanggung jawab, kami tidak bisa menutup mata terhadap penderitaan anak-anak kami dan membawa mereka pulang adalah hal yang manusiawi untuk dilakukan," katanya. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiPeneliti China Tuding Virus Corona Berasal dari India atau Bangladesh
IlustrasiMakanan Beku dari 109 Negara Disebut China Terkontaminas Virus Corona
Vaksin.Ada Relawan Meninggal, Brasil Hentikan Uji Vaksin Sinovac
  Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris JohnsonKena Corona, PM Inggris akan Pimpin Pemerintahan via Zoom
Secret Service.Sering Interaksi dengan yang Tak Pakai Masker, 130 Petugas Secret Service AS Terinfeksi Corona
IlustrasiTembus 300 Ribu Kematian, Eropa Masuk Gelombang 2 Corona

 
Berita Lainnya :
  • Ekspor Nonmigas Masih Jadi Unggulan Ekonomi Riau
  • Paslon Alfedri-Husni Dukung Penuh Polda dan Bawaslu Riau Patroli Money Politic
  • Hingga Akhir Tahun, Tak Akan Ada Rotasi Pejabat Riau
  • Semakin Jelas Wujud Perangkat OPPO Reno5
  • Pjs Bupati Teken Naskah Hibah Barang Milik Negara, 8 Sumur Bor Jadi Milik Pemda Siak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved