www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Benarkah Lorenzo Jadi Test Rider MotoGP Aprilia?
 
Guru TK Dajjal! Tusuk 25 Muridnya Pakai Jarum hingga Beri Racun, Akhirnya Dihukum Mati
Rabu, 30 September 2020 - 13:13:42 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

CHINA-Seorang guru taman kanak-kanak yang meracuni 25 murid, yang mengakibatkan satu tewas dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di China. Guru itu menaburkan nitrit ke dalam bubur para siswa setelah bertengkar dengan guru lain di sekolah itu.

Dalam putusan resminya hari Senin lalu, Pengadilan Menengah Rakyat Jiaozuo di Provinsi Henan menggambarkan tindakan pelaku yang diidentifikasi bernama Wang Yun sebagai perbuatan tercela dan kejam.

"Dia harus dihukum berat sesuai dengan hukum," kata putusan itu. Demikian seperti dilansir CNN, Selasa (28/9/2020).

Dalam persidangan terungkap bahwa menjelang keracunan, Wang telah bertengkar dengan guru lain di taman kanak-kanak Jiaozuo tentang cara terbaik untuk menangani siswa.

Kemudian, pada pagi hari tanggal 27 Maret 2019, Wang menambahkan nitrit pada bubur yang diberikan sekolah dan diperuntukkan bagi siswa yang diajar guru lainnya. Wang sebelumnya telah membeli nitrit secara online.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, nitrit adalah racun dan kemungkinan karsinogen yang digunakan dalam pupuk, pengawetan makanan, dan bahkan amunisi dan bahan peledak. Pada tingkat tinggi, itu dapat menghentikan tubuh manusia menyerap oksigen dengan benar.

Wang sebelumnya ditangkap saat mencoba meracuni suaminya, yang bermarga Feng, pada Februari 2017 setelah bertengkar. Pada kesempatan itu, Wang menuangkan nitrit ke dalam gelas yang digunakan Feng hingga menyebabkan luka ringan.

Pada saat peristiwa keracunan siswa TK di tahun 2019 itu, salah satu orang tua murid mengatakan kepada tabloid milik pemerintah China, Global Times, bahwa dia telah menerima telepon dari pihak TK yang mengatakan bahwa anaknya telah muntah dan pingsan. Ketika dia tiba, anaknya tidak sadarkan diri.

"Muntahan itu ada di seluruh celana (mereka). Ada anak-anak lain yang juga muntah, dan mereka tampak pucat," kata ayah bermarga Li itu.

Hukuman Wang dijatuhkan di tengah tuduhan baru tentang penganiayaan anak-anak di sebuah taman kanak-kanak di China utara.

Ditusuk Jarum

Sementara itu, delapan orang tua mengklaim telah menemukan bekas jarum yang tidak diketahui di kepala dan tubuh anak-anak mereka setelah mereka kembali dari Taman Kanak-kanak Zhaojun Dingqi di Hohhot, di wilayah otonom Mongolia Dalam, kata media pemerintah Xinhua.

Menurut Xinhua, ketika ditanya tentang lubang jarum, anak-anak mengatakan kepada orang tua mereka bahwa guru mereka menusuk mereka dengan tusuk gigi dan jarum merah karena tidak berperilaku baik di kelas dan memerintahkan mereka untuk tidak memberi tahu keluarga mereka.

Dalam sebuah pernyataan, polisi distrik Xincheng mengatakan tiga wanita telah ditahan karena dicurigai "menyiksa anak-anak di bawah perwalian mereka," meskipun kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

Taman kanak-kanak Dingqi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sementara sekolah meminta maaf atas keprihatinan dan kekhawatiran yang ditimbulkan kepada orang tua, namun belum menemukan bukti untuk mendukung klaim tersebut.

"Saat ini, (kami) telah bekerja sama dengan polisi untuk menyediakan rekaman dan peralatan pengawasan yang relevan, dan bekerja sama dengan penyelidikan oleh departemen keamanan publik," kata pernyataan itu.

Pada November 2017, seorang guru taman kanak-kanak di Beijing dijatuhi hukuman 18 bulan penjara karena menusuk empat anak di kelasnya dengan jarum. Polisi mengatakan guru, bermarga Liu, menggunakan jarum untuk "menjinakkan" anak-anak, menurut tabloid yang dikelola pemerintah, Global Times.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiGuru TK Dajjal! Tusuk 25 Muridnya Pakai Jarum hingga Beri Racun, Akhirnya Dihukum Mati
IlustrasiJejak Corona Kembali Ditemukan China di Kemasan Makanan Impor
India kembali memblokir 118 aplikasi China setelah terjadi bentrok di perbatasan. Foto: CNNIndonesiaKembali Bentrok, India Blokir 118 Aplikasi China
  IlustrasiTermasuk Indonesia, Ini Daftar Penerima Vaksin Covid-19 China
Presiden China, Xi Jinping.Dituduh Menutupi-nutupi, Presiden China Tegaskan Negaranya sudah Transparan Terkait Corona
Ilustrasi TikTokSoal Pelarangan di AS, TikTok Resmi Bakal Gugat Trump

 
Berita Lainnya :
  • Benarkah Lorenzo Jadi Test Rider MotoGP Aprilia?
  • Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan, KLH Bersama TNI dan Masyarakat Bangun KBD di 5 Desa
  • Libur Panjang, Gubri Minta Pengelola Perketat Penerapan Prokes di Tempat Wisata
  • Jalur Alternatif Lewat Kuansing Belum Meningkat Meski Jalan Lintas Riau-Sumbar di Kampar Amblas
  • MU Semangat Lawan Arsenal Usai Pesta Gol di Liga Champions
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved