www.halloriau.com
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Termasuk Indonesia, Ini Daftar Penerima Vaksin Covid-19 China
Selasa, 29 September 2020 - 21:26:27 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

BEIJING - China merupakan salah satu negara pelopor pengembangan vaksin COVID-19. Berbagai pertanyaan pun muncul saat vaksin ini diproduksi massal, antara lain soal kapasitas, manjur tidaknya serta ketersediaannya.

Mengutip detik, Selasa (29/9/2020) dari 300 kandidat vaksin di seluruh dunia, 9 sedang dalam proses uji coba pada manusia fase 3, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

4 Vaksin di antaranya diproduksi di China, oleh Sinovac Biotech, perusahaan swasta CanSino Biologics yang berafiliasi dengan militer, dan China National Biotec Group (CNBG) yang merupakan milik negara.

Pejabat China optimistis bahwa batch pertama vaksin Covid-19 akan siap untuk masyarakat umum pada awal November atau Desember nanti.

Menurut Komisi Kesehatan Nasional (NHC), kapasitas produksi vaksin Covid-19 tahunan negara itu akan mencapai 610 juta dosis pada akhir tahun ini, dan diperkirakan akan meningkat menjadi 1 miliar dosis tahun depan. Populasi China diperkirakan sekitar 1,4 miliar.

Nah terus negara mana yang akan mendapat vaksin dari China ini? Negara-negara di mana pengembang vaksin Tiongkok menjalankan uji klinis dapat menjadi penerima pertama. Itu artinya Uni Emirat Arab, Bahrain, Peru, Maroko, Turki, Bangladesh, Brasil, dan Indonesia akan menjadi penerima pertama.

Vaksin COVID-19 telah menjadi bagian dari upaya China untuk memperbaiki hubungan diplomatik dengan negara-negara dari Asia hingga Afrika.

Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada Majelis Kesehatan Dunia pada pertemuan virtual pada bulan Mei bahwa jika vaksin COVID-19 negaranya tersedia, akan diperlakukan sebagai barang untuk publik global. China telah berjanji bahwa negara-negara Afrika akan menjadi yang pertama mendapat manfaat dari vaksin yang disetujui.

Ia juga mengatakan prioritas akan diberikan kepada negara-negara Sungai Mekong - Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand dan Vietnam - dan berjanji memberi Filipina akses cepat, sementara negara-negara Amerika Latin dan Karibia akan menerima pinjaman USD 1 miliar untuk membeli vaksin COVID-19.

Berapa biaya vaksinnya?
Wakil Presiden CNBG Zhang Yuntao mengatakan bulan ini bahwa vaksinnya, jika disetujui oleh BPOM-nya China akan memiliki banderolan harga 600 yuan (sekitar Rp 1,3 juta) atau turun dari 1.000 yuan (Rp 2,2 juta) dari harga yang disarankan pada Agustus.

Tidak jelas apakah Zhang mengacu pada harga eceran atau grosir, tetapi angka tersebut masih merupakan yang tertinggi sejauh ini untuk calon vaksin. Raksasa farmasi AstraZeneca dan Johnson & Johnson telah mengutip harga yang lebih rendah untuk kandidat vaksin mereka, yang mendapat dukungan oleh pemerintah AS dan Inggris.

Sejauh ini yang termurah adalah kandidat yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca, yang harganya sekitar USD 4 (sekitar Rp 59 ribu) per dosis jika dijual ke pemerintah AS. Negara lain memiliki kesepakatan untuk membeli vaksin dari AstraZeneca, termasuk Inggris, yang pemerintahnya telah setuju untuk membeli 100 juta dosis dengan harga yang dirahasiakan.

Pengembang lain termasuk Moderna, Pfizer dan Merck mengatakan bahwa mereka mengharapkan keuntungan dari produk mereka.

Pemerintah China akan menetapkan pedoman harga berdasarkan biaya dan dapat disesuaikan, dengan tujuan agar vaksin terjangkau bagi masyarakat. Namun belum diketahui apakah pemerintah China akan membayar seluruhnya atau sebagian untuk memvaksinasi orang.

Yang pasti tidak semua orang di China perlu mendapatkan vaksin COVID-19. Menurut Gao Fu, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China, pemerintah belum memiliki rencana untuk vaksinasi universal. NHC mengatakan vaksinasi akan dimulai dengan kelompok berisiko tinggi termasuk agen perbatasan dan pekerja medis serta orang tua, wanita hamil dan anak-anak. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Juru bicara Satuan tugas Covid-19 Riau, dr Indra Yovidr Indra Yovi: Ikatan Dokter Indonesia Belum Rekomendasi Sekolah Tatap Muka
IlustrasiPeringakat 5 Tertinggi di RI, Riau Tambah 308 Kasus Baru Covid-19
IlustrasiBertambah 205 Positif, Riau Peringkat 5 Kasus Harian Terbanyak di Indonesia
  IlustrasiPekanbaru Sumbang 32 Positif, Berikut Sebaran 113 Kasus Baru Covid-19 di Riau
IlustrasiAlhamdulillah Turun, Kasus Baru Covid-19 di Riau Tambah 161 Positif
IlustrasiPekanbaru Tertinggi 148 Positif, Berikut Sebaran 284 Kasus Baru Covid-19 di Riau

BERITA LAINNYA    
Leicester City menang 2-0 atas Southampton. Foto: CNNIndonesiaMenang, Leicester Gusur Liverpool di Liga Inggris
IlustrasiKecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai Kembali Renggut 1 Nyawa
Kapolsek Iptu Budi Ikhsani dan tim Gugus Covid Rambah Hilir, komite sekolah dan Kepsek SMN 2 Rambah Hilir, monotoring 3 sekolah terkait penerapan prokes di sekolah.
Tim Gugus Covid 19 Rambah Hilir Monitoring Kesiapan Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka
  IlustrasiLawan Covid-19, Ini Vitamin yang Dibutuhkan untuk Daya Tahan Tubuh
Showroom HSH PekanbaruDihantam Pandemi Corona, Honda di Riau Lepas 2.479 Unit Sepanjang 2020
Sudah 5 hari Tim SAR mencari Intum warga Rohil yang  hilang.Lima Hari, Tim SAR Masih Cari Lansia yang Hilang di Rohil
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved