www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Urai Kemacetan, Tiga U-turn di Pekanbaru Ditutup Permanen, Ini Lokasinya
 
Anjing Selamatkan Majikannya yang Nyaris Tewas Dihantam Kereta
Selasa, 29 September 2020 - 11:25:48 WIB
Seorang pria hampir tertabrak kereta saat hendak menyeberang perlintasan kereta di East Yorkshire, Inggris. FOTO: Bordes Countries
Seorang pria hampir tertabrak kereta saat hendak menyeberang perlintasan kereta di East Yorkshire, Inggris. FOTO: Bordes Countries

EAST YORKSHIRE - Seorang pria di Inggris lolos dari maut berkat pertolongan anjing peliharannya. Respons si anjing menghindarkan pria itu dari hantaman kereta.

Pria yang tidak diketahui namanya tengah berjalan kaki bersama anjing peliharaan. Saat berada di perlintasan sebidang Snuff Mill Lane di Cottingham di East Yorkshire, Inggris pria tersebut tidak mendengar klakson kereta Network Rail karena memakai headphone.

Anjing miliknya kemudian merespons suara klakson kereta dengan menarik tali pengikatnya yang membuat pria itu tersentak dan menyadari keberadaan kereta yang mendekat ke arahnya. Dia pun segera menghindar dari perlintasan.

Dilaporkan iNews.id, masinis kereta Network Rail mengatakan pria itu hanya berjarak 6 kaki (1,8 meter) dari hantaman kereta.

Juru bicara perusahaan kereta api mengatakan pria itu tidak mendengar klakson peringatan atau memperhatikan rambu-rambu perlintasan. Beruntung, reaksi si anjing berhasil mencegah pemiliknya menyeberangi rel.

Masinis menjelaskan kereta melaju dari utara dengan kecepatan sekitar 60 km/jam saat dia melihat pria dan anjingnya berada di perlintasan.

"Saya membunyikan klakson namun dia tidak merespons dan terus menyeberang," kata masinis dikutip dari BBC, Selasa (29/9/2020).

"Saya kemudian menyiapkan rem darurat sambil terus membunyikan klakson," lanjutnya.

Manajer Level Crossing Network Rail, Richard Hayden, mengatakan insiden di perlintasan Snuff Mill Lane ini sangat mengejutkan dan jelas pejalan kaki tidak memperhatikan dan mendengar klakson peringatan dari kereta.

"Konsekuensinya bisa berakibat fatal jika bukan karena anjingnya menarik tali pengikat."

"Kami telah melakukan pekerjaan di persimpangan ini untuk meningkatkan keselamatan, tetapi sangat penting bagi orang-orang untuk berhenti, melihat, dan mendengarkan (tanda bahaya)," ujarnya.

Perusahaan mengatakan bahwa rem darurat kereta seharusnya ditarik setidaknya 2.000 meter sebelum kereta berhenti.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris JohnsonKena Corona, PM Inggris akan Pimpin Pemerintahan via Zoom
Peternakan ayam.Terdampak Pandemi Covid-19, Ratusan Ribu Ayam di Inggris Akan Dimusnahkan
IlustrasiPeneliti Ungkap Ada 6 Tipe Covid-19 dengan Gejala Berbeda-beda
  Seorang pria hampir tertabrak kereta saat hendak menyeberang perlintasan kereta di East Yorkshire, Inggris. FOTO: Bordes CountriesAnjing Selamatkan Majikannya yang Nyaris Tewas Dihantam Kereta
Ilustrasi.Lampaui Inggris, India Jadi Negara Kematian Corona Tertinggi Keempat Dunia
Bayi kembar diserang anjing orang tuanya.Diduga Cemburu, Bayi Kembar Tewas Diterkam 2 Anjing Peliharaan Orang Tuanya

 
Berita Lainnya :
  • Urai Kemacetan, Tiga U-turn di Pekanbaru Ditutup Permanen, Ini Lokasinya
  • Terbaru, WHO Perketat Pedoman Pemakaian Masker
  • Klaster Dharma Wanita "Menggurita", Makin Bertambah Pejabat Riau Tertular Covid-19
  • Sering Kecelakaan Maut, Ini yang Harus Diperhatikan Jika Berkendara Dekat Truk
  • Pekan Depan, Rusia dan Inggris Mulai Vaksinasi Corona
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved