www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
 
China Larang Produk Laut Indonesia karena Ada Virus Corona
Jumat, 18 September 2020 - 19:08:31 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - China dikabarkan melarang produk makanan laut (seafood) olahan yang berasal dari eksportir Indonesia, PT Putri Indah. Jejak patogen virus corona ditemukan pada kemasan produk seafood tersebut.

Larangan tersebut dilakukan setelah ditemukan virus corona pada salah satu produk seafood. Kantor Bea Cukai China mengatakan partikel virus corona ditemukan pada kemasan produk ikan layur beku.

Mengutip cnnindonesia, perusahaan yang berbasis di Sumatera Utara itu tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait larangan yang dikeluarkan oleh otoritas China.

Negeri Tirai Bambu memperketat produk impor dan makanan beku di tengah merebaknya pandemi virus corona. Larangan kali ini bukan pertama kali terjadi, sejak Juni lalu China telah memberlakukan keputusan serupa setelah menemukan jejak patogen pada kemasan, wadah, hingga produk daging dan makanan laut.

Di awal September bea cukai China melaporkan hanya enam dari lebih dari 500 ribu sampel yang dinyatakan positif corona.

Pada Juli lalu, China melarang beberapa makanan, termasuk udang dari tiga perusahaan asal Ekuador.

Administrasi umum bea cukai China, Bi Kexin mengatakan sampel yang diambil dari kemasan udang Whiteleg yang diimpor di pelabuhan Dalian dan Xiamon terpapar virus. Kendati demikian, ia mengatakan jejak virus pada udang tidak menularkan produk impor lainnya dari ketiga perusahaan tersebut.

Pemerintah kota Shenzhen, China juga telah mengeluarkan larangan olahan ayam beku dari Brasil pada Agustus lalu. Pusat pengendalian penyakit lokal menguji sampel yang diambil dari permukaan sayap ayam beku sebagai bagian dari pemeriksaan rutin pada makanan, produk daging, dan hasil laut.

Larangan impor China justru menuai aksi sinisme dari BPOM AS yang mengatakan apa yang mereka lakukan tidak bisa dibuktikan. BPOM AS menagtakan tidak ada bukti corona ditularkan melalui makanan dan kemasannya. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Bagikan Masker Gratis di Simpang Garoga Duri
IlustrasiBus Vaksinasi Keliling Dihentikan Sementara, Warga Pekanbaru Diminta Suntik Vaksin di Lokasi Ini
Ketum PBNU KH Said Aqil SiradjSaid Aqil: Ada Kiai yang Suuzan Vaksinasi Itu Pembantaian Massal
  Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19Polres Dumai Bagikan Paket Bansos Kepada PKL Terdampak Pandemi Covid-19
Menko Marves Luhut Binsar PandjaitanKasus Kematian Tinggi di 4 Provinsi Ini, Luhut Minta Laporkan Penyebabnya
Kadiskes Riau Mimi Yuliani NazirPekanbaru Berlakukan PPKM Level 4: WFH 100% hingga Semua Tempat Makan Wajib Tutup
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved