www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Ini Kata Satgas soal Sejauh Mana Persiapan Vaksin Covid-19 di Indonesia
 
Hukuman Mati 5 Tersangka Pembunuhan Khashoggi Dibatalkan Saudi
Selasa, 08 September 2020 - 06:17:55 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Arab Saudi membatalkan hukuman mati atas lima tersangka kasus pembunuhan jurnalis pengkritik pemerintah, Jamal Khashoggi.

"Lima tersangka itu dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan tiga lainnya dipenjara 7-10 tahun," ujar juru bicara jaksa publik Saudi kepada Saudi Press Agency, seperti dikutip cnnndonesia, Selasa (8/9/2020).

Saudi tak menjabarkan lebih lanjut identitas kedelapan tersangka tersebut. Mereka hanya menyatakan bahwa keputusan ini sudah final.

AFP melaporkan bahwa kelima tersangka tersebut sebenarnya sudah dijatuhi hukuman mati pada Desember 2019. Namun, pada Mei lalu, putra Khashoggi menyatakan bahwa keluarganya sudah "mengampuni" para tersangka.

Dalam hukum Saudi, pengampunan keluarga seperti ini memungkinkan pengurangan hukuman bagi tersangka.

Namun, sejumlah ahli dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menganggap pernyataan pengampunan dari keluarga Khashoggi hanya "parodi peradilan" semata.

Komunitas internasional memang menduga Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS), merupakan dalang di balik pembunuhan Khashoggi.

Khashoggi merupakan seorang kolumnis Washington Post yang kerap mengkritik MbS. Ia dinyatakan tewas di dalam gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada Oktober 2018 setelah sempat dinyatakan hilang.

Setelah melakukan investigasi selama enam bulan, pelapor khusus PBB menyimpulkan Saudi "melakukan eksekusi yang disengaja dan direncanakan sebelumnya" terhadap Khashoggi.

Meski sempat membantah, Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi tewas di dalam gedung konsulatnya. Namun, Riyadh berkeras bahwa kerajaan tak terlibat pembunuhan jurnalis itu.

Riyadh menegaskan pembunuhan itu dilakukan oleh pejabat Saudi dengan perintah gelap. Hingga kini, pengadilan Saudi sudah mendakwa 11 tersangka yang tak disebutkan identitasnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kementerian Kesehatan Arab Saudi akan memutuskan negara-negara mana yang diperbolehkan umrah.Umrah Pertama Dimulai November, Arab Saudi akan Tentukan Negara Mana Saja yang Bisa Kirim Jemaah
IlustrasiSelama Lockdown Tingkat Perceraian Melonjak di Arab Saudi
IlustrasiSelundupkan 230 Kg Ganja, 5 WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia
  Foto: DetikPenerbangan Internasional Kembali Dibuka Arab Saudi, Siapa yang Bisa Masuk?
IlustrasiHukuman Mati 5 Tersangka Pembunuhan Khashoggi Dibatalkan Saudi
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al SaudRadang Kandung Empedu, Raja Salman Dirawat di Rumah

 
Berita Lainnya :
  • Ini Kata Satgas soal Sejauh Mana Persiapan Vaksin Covid-19 di Indonesia
  • Resmi Jadi Mualaf, DJ Butterfly Baca Dua Kalimat Syahadat
  • Pengurus Masjid di Riau Diimbau Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan
  • Konsulat Prancis di Jeddah Diserang Warga Saudi
  • Kejati Riau Belum Periksa Gubri Terkait Kasus Dugaan Bansos Siak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved