www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Sapi Kurban PTPN V Tak Sampai ke DPRD Riau, Ini Penjelasannya
 
Pemimpin Sekte di Korsel yang Halangi Penanganan Corona Ditangkap
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 20:30:12 WIB
Ilustrasi situasi di Korea Selatan saat pandemi Covid-19. Foto: CNNIndonesia
Ilustrasi situasi di Korea Selatan saat pandemi Covid-19. Foto: CNNIndonesia

JAKARTA - Pemimpin sekte rahasia Korea Selatan (Korsel) Shincheonji Church of Jesus, Lee Man-hee, ditangkap karena diduga menghalangi upaya pemerintah menangani pandemi Covid-19.

Shincheonji Church of Jesus merupakan sekte yang dianggap sebagai aliran sesat di Korsel. Orang-orang yang terhubung dengan sekte ini merupakan setengah dari total kasus positif Covid-19 di Korsel pada Februari dan Maret.

Dilansir dari cnnindonesia, pada 19 Juli tercatat lebih dari 5.200 warga Korsel yang terkoneksi dengan sekte itu telah terinfeksi Covid-19. Angka ini berkontribusi 38 persen dari seluruh kasus positif menurut Korea Centers for Disease Control and Prevention.

Lee dituduh memberikan catatan tidak akurat tentang pertemuan sekte dan daftar palsu anggota kepada otoritas kesehatan.

Seorang narasumber dari pengadilan di Korsel menjelaskan kepada AFP bahwa Lee ditangkap pada Sabtu (1/8/2020) setelah pengadilan distrik Suwon memberikan surat perintah penangkapan.

Menurut kantor berita Yonhap, seorang Hakim mengatakan 'Telah ada situasi yang mengindikasikan upaya sistematis untuk menghancurkan bukti.'

Sementara itu Shincheonji mengklaim anggotanya menghadapi stigma dan diskriminasi sosial jika kepercayaannya diketahui publik. Hal ini membuat beberapa di antaranya tidak menanggapi pertanyaan resmi dari otoritas.

Shincheonji juga menyatakan penangkapan Lee bukan berarti pemimpinnya itu bersalah.

Lee diduga khawatir tentang permintaan berlebihan dari pemerintah terkait informasi detail anggotanya dan disebut tak pernah memerintahkan bawahannya untuk menahan-nahan informasi.

Sekte Shincheonji didirikan pada 1984, meyakini Lee mengenakan jubah Yesus Kristus dan akan membawa 144 ribu orang bersamanya ke surga pada hari penghakiman. Ia diketahui memiliki sekitar 200 ribu pengikut.

Lee juga dituduh menggelapkan dana Shincheonji dan menggelar acara keagamaan pada fasilitas publik tanpa izin.

Lee telah meminta maaf pada Maret karena penyebaran Covid-19 di Korsel. Sejak saat ini Korsel seolah kembali normal dan terlihat mampu mengendalikan wabah dengan perluasan program 'melacak, tes, dan pengobatan'.

Pada Sabtu Korsel mengumumkan 31 kasus baru Covid-19, sehingga total sejauh ini menjadi 14.336. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiWHO Konfirmasi Penyebaran Virus Corona Bisa Lewat Udara
IlustrasiTiga Bulan Tutup, Besok Saudi Buka Kembali Masjid di Makkah
IlustrasiRatusan Juta Dosis Vaksin Corona Diprediksi Bisa Siap Akhir Tahun Ini
  Ilustrasi.Parah! Indonesia Disebut sudah Jadi Episentrum Virus Corona Dunia
IlustrasiPeneliti Ungkap Virus Corona susah Ada di Italia Sejak Desember
Ilustrasi1.200 Penerbangan di China Dibatalkan Akibat Gelombang Dua Corona

 
Berita Lainnya :
  • Sapi Kurban PTPN V Tak Sampai ke DPRD Riau, Ini Penjelasannya
  • Besok, Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang IV Dibuka
  • Petronas Melesat, Quartararo Tercepat di FP2 MotoGP Ceko
  • Tapal Batas 93 Desa di Kepulauan Meranti Bermasalah, Berpotensi Timbulkan Konflik
  • Butuh Bantuan, Kapolres Kepulauan Meranti Jenguk Balita yang Mengidap Jantung Bocor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved