www.halloriau.com

HalloSawit
BREAKING NEWS :
BPJS Diminta Percepat Pencairan Klaim Biaya Pasien Covid-19 ke RS
 
Selewengkan Dana Bantuan Corona, Pria Ini Beli Lamborghini
Selasa, 28 Juli 2020 - 20:14:36 WIB
Lamborghini Huracan senilai 318.000 dollar AS (Rp 4,6 miliar).
Lamborghini Huracan senilai 318.000 dollar AS (Rp 4,6 miliar).

MIAMI - Seorang pria di Florida, AS, diduga terlibat penipuan dana bantuan virus corona hampir 4 juta dollar AS (Rp 58 miliar).

Berdasarkan keterangan penegak hukum Senin (27/7/2020), lelaki itu menggunakan sebagian uangnya untuk membeli mobil Lamborghini dan barang mewah lainnya.

Dalam rilis laporan kriminal yang dilayangkan, pria bernama David T Hines itu setidaknya mendapatkan tiga dakwaan atas perbuatannya.

Yakni melakukan penipuan terhadap bank, memberi keterangan palsu atas lembaga finansial, dan melakukan transaksi yang melanggar hukum.

Hines, yang berasal dari Miami, awalnya berusaha mendapatkan dana hingga 13,5 juta dollar AS (Rp 196 miliar) dari Program Perlindungan Pembayaran.

Melalui pengajuan menggunakan perusahaan lain, pria 29 tahun itu beralasan dia membutuhkan uang untuk membayar para pegawainya.

Merujuk pada affidavit, nyatanya berdasarkan penelusuran, diketahui tidak ada pegawai dalam perusahaan yang diajukan Hines untuk mendapat dana bantuan virus corona.

Namun seperti diwartakan New York Post Selasa (28/7/2020), bank menyetujui bantuan berupa pinjaman senilai 3,9 juta dollar AS (Rp 56,7 miliar).

Beberapa hari setelah menerima pinjaman, Hines dilaporkan membeli Lamborghini Huracan senilai 318.000 dollar AS (Rp 4,6 miliar).

Dia juga diketahui menghabiskan beberapa ribu dollar untuk situs kencan, perhiasan, pakaian, dan menginap di hotel mewah daerah Miami Beach.

Dilaporkan Miami Herald, dinukil kompas.com, penyelidik federal langsung mencurigai Lamborghini milik Hines setelah dia terlibat insiden tabrak lari 11 Juli lalu.

Kepolisian Miami disebut sudah menyita kendaraan tersebut, di mana proses penyidikannya bakal diambil alih oleh petugas federal.

Hines ditangkap pada Jumat (24/7/2020), dan dilepaskan setelah membayar jaminan sebesar 100.000 dollar AS (Rp 1,4 miliar).

Dia diizinkan tinggal bersama ibunya selama di tubuhnya dipasang alat GPS, dengan sidangnya dijadwalkan digelar pada 14 Oktober mendatang.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 

 
Berita Lainnya :
  • BPJS Diminta Percepat Pencairan Klaim Biaya Pasien Covid-19 ke RS
  • Pelamar Lulus Administrasi Penerimaan Tenaga Kontrak Kesehatan Penanganan Covid-19
  • Diskominfo Pekanbaru Siap Luncurkan Aplikasi untuk Penanganan Covid-19
  • Mitos dan Fakta Berjemur Bisa Cegah Virus Corona
  • Buron 5 Tahun, Tersangka Pasutri Dugaan Penipuan Tanah di Kampar Malah Berubah Jadi Tahanan Kota
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved