www.halloriau.com

HalloSawit
BREAKING NEWS :
Ternyata dr Fransiskus Wafat Setelah Dinyatakan Negatif Covid-19
 
Memang Lebih Nyaman, Tapi Masker Berkatup Ternyata Tak Efektif dan Malah Bisa Sebarkan Covid-19
Sabtu, 25 Juli 2020 - 14:29:20 WIB
Masker berkatup tidak aman buat hadapi corona.
Masker berkatup tidak aman buat hadapi corona.

JAKARTA - Kewajiban memakai masker kini ditetapkan di seluruh kota di Amerika Serikat (AS). Namun larangan pemakaian masker yang dilengkapi dengan sejenis katup untuk membantu lebih nyaman bernapas, justru meningkat.

Masker yang dilengkapi katup di depannya dirancang agar udara bisa keluar dari masker saat pemakainya menarik napas, namun justru virus juga akan ikut menyebar.

"Itu malah melawan fungsinya," kata Kai Singbartl, seorang dokter medis yang juga ketua pencegahan dan pengendalian infeksi di Mayo Clinic di Arizona, dilansir USA Today, Jumat (24/7/2020).

"Udara tidak disaring, katup-katup itu adalah jalan dengan resistensi paling rendah sehingga untuk berbicara, lebih mudah untuk mengembuskan napas dan menyingkirkan panas dan kelembapan," jelasnya, sebagaimana diberitakan merdeka.com.

Tetapi, selain mengembuskan panas dan kelembapan, Singbartl mengatakan pemakainya juga mengembuskan tetesan virus dan partikel.

Senada dengan itu, Juru bicara Maricopa County, Arizona, yang menetapkan dalam aturan pemakaian masker, masker katup tidak memenuhi syarat, menulis bahwa larangan itu didasarkan pada rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang melarang pemakaian masker katup.

Namun, pemakaian masker di wilayah lainnya tidak memiliki batasan spesifik terhadap penggunaan masker katup, dan mereka yang memiliki larangan terhadap masker katup sepertinya tidak selalu menegakkan aturannya.

Mayo Clinic tidak mengizinkan pasien masuk jika mereka memakai masker katup, tetapi Singbartl mengatakan dia pernah melihat orang-orang memakainya sebelum mereka diminta untuk memakai masker jenis lain. Dia mengatakan bahkan telah melihat petugas kesehatan yang tidak bekerja di Mayo Clinic menggunakan masker jenis ini.

"Dalam bidang yang steril, mereka benar-benar dilarang karena itu memungkinkan udara tanpa filter, diembuskan masuk," kata Kristine Romin, seorang dokter di Camelback Dermatology & Skin Surgery, di mana mereka juga tidak mengizinkan pasien yang memakai masker katup.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Warga Swedia hidup normal tanpa lockdown di tengah wabah corona.Profesor Ini Sebut Swedia sudah Capai Herd Immunity, Pandemi Covid-19 Berakhir di Sana
IlustrasiChina Larang Produk Laut Indonesia karena Ada Virus Corona
IlustrasiSejak Juli, China Telah Gunakan Vaksin Corona Sinovac
  IlustrasiJejak Corona Kembali Ditemukan China di Kemasan Makanan Impor
Virus Corona bermutasi sempurna di Indonesia.Dunia Cemas, Covid-19 di Indonesia Bermutasi Jadi Lebih Mengerikan
Brian dan istrinya Erin yang meninggal bulan ini. Sumber gambar, FacebookYakin Corona hanya Hoaks, Pria Ini Malah Kehilangan Istrinya Akibat Covid-19

 
Berita Lainnya :
  • Ternyata dr Fransiskus Wafat Setelah Dinyatakan Negatif Covid-19
  • Hujan Disertai Petir akan Mengguyur Sebagian Riau Hari Ini
  • BPJS Diminta Percepat Pencairan Klaim Biaya Pasien Covid-19 ke RS
  • Pelamar Lulus Administrasi Penerimaan Tenaga Kontrak Kesehatan Penanganan Covid-19
  • Diskominfo Pekanbaru Siap Luncurkan Aplikasi untuk Penanganan Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved