www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau Salurkan Bantuan Bibik Ikan Lele pada Masyarakat
 
Parah! Indonesia Disebut sudah Jadi Episentrum Virus Corona Dunia
Sabtu, 27 Juni 2020 - 10:31:28 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Kasus virus corona di Indonesia kembali menjadi perbincangan dalam beberapa hari terakhir.

Sydney Morning Herald (SMH) memberitakan, Indonesia berpotensi menjadi episentrum virus corona dunia.

Media itu menyoroti tingginya kasus infeksi harian di Indonesia yang melebihi angka 1.000 dalam beberapa hari terkahir.

Selain itu, tingginya angka kematian dan rendahnya pengujian secara proporsional juga tak luput jadi sorotan media yang bermarkas di Australia itu.

Benarkah prediksi itu?

Menanggapi hal itu, dosen public health di University of Derby Dono Widiatmoko mengatakan, Indonesia bahkan saat ini sudah menjadi episentrum baru virus corona dunia.

"Menurut saya sudah, bukan cuma bisa, sudah jadi episentrum baru virus corona di dunia," kata Dono saat dihubungi Kompas.com, Kamis (25/6/2020).

Dia menjelaskan, episentrum merupakan pusat terjadinya infeksi virus corona secara massal dalam populasi.

Ukuran resminya adalah laporan jumlah kasus yang terkonfirmasi oleh tes swab atau PCR.

Menurut Dono, konfirmasi melalui tes PCR itu digunakan oleh seluruh dunia sebagai case definition resmi.

"Dengan case definition saja, Indonesia kasusnya sudah berada di atas banyak negara lain, seperti negara-negara tetangga," jelas dia.

Padahal, para ahli meyakini bahwa kasus infeksi di Indonesia banyak yang tidak terdeteksi.

Sebab, ketersediaan alat PCR sangat terbatas, khususnya di awal-awal mada pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Sering kita dengar kan pasien yang menderita sudah harus diperiksa tapi tidak mendapatkan slot pemeriksaan," kata dia.

Dengan banyaknya kasus infeksi yang tak terdeteksi itu, Dono menyebutnya sebagai the top of iceberg, yaitu puncak gunung es.

Meski demikian, dia berharap agar pemerintah bisa melakukan estimasi pada kasus-kasus itu.

Ada beberapa cara estimasi, salah satunya dengan melihat kadar antibodi yang ada di populasi masyarakat Indonesia.

"Kadar antibodi ini maksudnya untuk melihat berapa persen masyarakat Indonesia yang pernah terinfeksi virus corona," ujar Dono.

"Tes ini bisa dilakukan dengan tes serelogi antibodi IgG atau IgM yang umumnya di Indonesia disebut rapid test," lanjut dia.

Meski demikian, Doni menegaskan, rapid test tak bisa mencegah penularan virus.

Sebab, rapid test hanya bisa digunakan untuk memperkirakan seberapa besar infeksi sudah terjadi di populasi.

Menurut dia, pencegahan penyakit hanya bisa dilakukan melalui PSBB, imbauan hidup sehat, seperti menggunakan masker dan cuci tangan.

Oleh karena itu, dia menganggap kebijakan pelonggaran PSBB perlu dikaji ulang karena masih berlangsungnya infeksi.

"(Pelonggaran PSBB) Harus bersumber pada data. Data ini sedapat mungkin harus pada level terendah, yaitu kabupaten atau kota," ujar Dono.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Amitabh Bachchan.Sembuh Corona, Amitabh Bachchan Keluar dari Rumah Sakit
Presiden Filipina Rodrigo Duterte.Sarankan Warga Miskin Cuci Masker dengan Bensin, Presiden Filipina: Saya Tidak Bercanda
Lamborghini Huracan senilai 318.000 dollar AS (Rp 4,6 miliar).Selewengkan Dana Bantuan Corona, Pria Ini Beli Lamborghini
  Ilustrasi situasi di Korea Selatan saat pandemi Covid-19. Foto: CNNIndonesiaPemimpin Sekte di Korsel yang Halangi Penanganan Corona Ditangkap
Swedia, negara di Eropa yang tak terapkan lockdown untuk cegah virus Corona. Foto: DetikTanpa Lockdown Kasus Corona di Negara Ini Turun, Apa Strateginya?
Masker berkatup tidak aman buat hadapi corona.Memang Lebih Nyaman, Tapi Masker Berkatup Ternyata Tak Efektif dan Malah Bisa Sebarkan Covid-19

 
Berita Lainnya :
  • Mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau Salurkan Bantuan Bibik Ikan Lele pada Masyarakat
  • Gubri Kembali Akan Evaluasi Pejabat Eselon II Pemprov Riau
  • Gubri Sebut Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Riau Kebanyakan OTG
  • Marc Marquez Dipastikan Absen di MotoGP Australia
  • Riau Deteksi 88 Hotspot Hari Ini, Terbanyak di Inhil 20 Titik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved