www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Kejutan MotoGP Ceko, Kalahkan Morbidelli Brad Minder Menang
 
SADIS! TKW di Malaysia Dipaksa Kerja 24 Jam tanpa Gaji, Diberi Makanan Sisa, Dipukul Tongkat Logam Bila Membantah
Rabu, 13 Mei 2020 - 13:06:17 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

KUALA LUMPUR - Kepolisian Manjung di Perak, Malaysia menyelamatkan seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia yang diduga dikurung dan diberi makanan sisa oleh majikannya. PRT berusia 44 tahun ini juga tidak digaji oleh majikannya selama dua tahun terakhir.

Seperti dilaporkan kantor berita Malaysia, Bernama dan dilansir The Star, Rabu (13/5/2020), Kepala Kepolisian Manjung, Nor Omar Sappi, menyatakan bahwa PRT Indonesia yang tidak disebut namanya itu, diselamatkan setelah polisi melakukan penggerebekan di sebuah rumah di kawasan Sitiawan pada Senin (11/5/2020) siang.

Dalam penggerebekan, polisi menahan seorang wanita berusia 48 tahun dan anak perempuannya yang berusia 25 tahun yang menjadi tersangka dalam kasus ini.

"Korban mengklaim dirinya dikurung di dalam rumah dan dipaksa bekerja 24 jam nonstop tanpa upah selama dua tahun, dan jika dia menolak, dia akan dipukul dengan tongkat logam," ungkap Nor Omar dalam pernyataan pada Selasa (12/5) waktu setempat.

"Korban juga mengklaim bahwa dirinya hanya diberi makanan sisa untuk dimakan dan tempat tidur yang tidak layak," imbuhnya.

Nor Omar juga menyatakan bahwa polisi telah mengetahui bahwa korban datang ke Malaysia tahun 2018 melalui Pasir Gudang, Johor, dengan seorang agen, sebelum dikirimkan ke rumah tersangka untuk bekerja sebagai PRT. Identitas kedua tersangka tidak diungkap ke publik. Hanya disebutkan bahwa keduanya tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

"Korban kini berada di bawah perintah perlindungan sementara (IPO) dari pengadilan Seri Manjung selama 21 hari mulai hari ini, dan akan dikirimkan ke sebuah rumah penampungan setelah menyelesaikan perawatan," tutur Nor Omar.

"Kedua tersangka ditahan selama 4 hari mulai hari ini dan kasus ini diselidiki di bawah pasal 12 Undang-undang Anti-perdagangan Manusia dan Anti-penyelundupan Imigran tahun 2007 (Atipsom)," tandasnya.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Temuan limbah beracun di Malaysia.Terlantar di Malaysia, 110 Kontainer Isi Limbah Beracun dari Rumania akan Dikirim ke Indonesia
Ilustrasi.SADIS! TKW di Malaysia Dipaksa Kerja 24 Jam tanpa Gaji, Diberi Makanan Sisa, Dipukul Tongkat Logam Bila Membantah
Ilustrasi.Pemerintah Malaysia: Kasus Impor Corona Terbanyak dari Indonesia
  Malaysia.Salut! Negara Tetangga Ini Sukses Tekan Wabah Covid-19, Kini Masuk Masa Pemulihan
IlustrasiPasien Corona di Malaysia 70 Persen Sudah Dinyatakan Sembuh
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin.Malaysia Perpanjang Lockdown hingga 28 April 2020

 
Berita Lainnya :
  • Kejutan MotoGP Ceko, Kalahkan Morbidelli Brad Minder Menang
  • Buka Turnamen Sepak Bola di Wonorejo, Hamdani Harap Kekompakan Warga Makin Terjaga
  • Tahniah Hari Jadi ke-63, Bersama Bangun Riau Jadi Lebih Baik
  • HUT ke-63 Riau, Pemkab Inhil Ikuti Rapat Paripurna Istimewa Secara Virtual
  • Terapkan Protokol Kesehatan, Pemprov Riau Akan Gunakan Cara Humanis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved