www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
40 Orang Urus SIM Gratis di Polres Inhu, Syaratnya Lahir Tanggal 1 Juli
 
Klaim Kemajuan Besar Uji Klinis, China Siap Produksi Massal Vaksin Virus Corona
Minggu, 03 Mei 2020 - 06:30:26 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Seorang Peneliti yang memakai jas putih laboratorium di Beijing memegang sebuah harapan besar di jari-jarinya.

Dia memegang sebuah tabung bertuliskan, "coronavac," vaksin eksperimen melawan virus corona yang telah menyerang dunia.

Sinovac Biotech, yang melakukan satu dari empat uji klinis di China, telah mengklaim adanya kemajuan besar dalam penelitian mereka.

Bahkan dalam percobaan pada monyet, hasilnya sangat menjanjikan. Sementara percobaan kepada manusia baru saja dimulai.

Dikutip dari tribunnews, perusahaan mengatakan siap untuk memproduksi 100 juta dosis per tahun untuk memerangi virus, yang muncul di China pada akhir tahun lalu, sebelum menyebar di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 220 ribu orang.

Ribuan dosis vaksin, yang didasarkan pada patogen tidak aktif, sudah diproduksi dan dikemas dalam wadah putih dan oranye bertuliskan "Coronavac. "

Sementara obat mekanisme panjang sebelum disetujui untuk diedarkan.

Perusahaan harus menunjukkan dapat menghasilkan atau memproduksi dalam skala besar dan menyerahkan nomor produksi kepada otoritas untuk diasasi.

Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) memperingatkan pengembangan vaksin bisa memakan waktu 12 sampai 18 bulan.

Dan Sinovac tidak tahu kapan vaksin ini bisa mulai dipasarkan.

"Ini pertanyaan semua orang yang bertanya pada diri masing-masing," ujar Direktur Manajemen Merek Sinovac Liu Peicheng kepada AFP.

Senovac yang terdaftar di bursa Nasdaq itu, sudah memiliki pengalaman dalam memproduksi massal obat untuk melawan virus di dunia.

Mereka adalah perusahaan farmasi pertama yang memasarkan vaksin H1N1, atau flu babi, pada 2009 lalu.

Lebih dari 100 laboratorium di seluruh dunia sedang berjuang untuk menemukan vaksin untuk Covid-19.

Namun hanya tujuh, termasuk Sinovac, yang saat ini sedang melakukan uji klinis, menurut London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Sinovac telah menerbitkan hasil yang menunjukkan, vaksin mereka mampu melindugi monyet dari infeksi virus ini.

Temuan ini masih belum ditinjau oleh komunitas ilmiah global.

Perusahaan ini telah melakukan percobaan pada manusia, pemberian serum pada 144 sukarelawan pada April lalu, di Provinsi Jiangsu Timur.

Sinovac, yang memiliki 1.000 karyawan, berharap dapat melihat hasil dari produknya pada akhir Juni mendatang, setelah dua tahap uji klinis.

Kemudian perusahaan akan melanjutkan ke fase ketiga dari percobaan, yang akan menentukan apakah vaksin ini akan efektif bagi para pembawa virus.

Tapi Sinovac menghadapi masalah untuk fase tiga. Karena kini terlalu sedikit jumlah kasus positif di China. Sehingga tidak akan memiliki cukup sukrelawan untuk dilakukan uji coba.

Hanya sekitar 600 orang masih dalam perawatan di rumah sakit China dan beberapa kasus baru dilaporkan setiap hari.

Ini berarti, Sinovac mungkin harus mencari sukarelawan dari luar China.

"Saat ini kita sedang berbicara dengan beberapa negara di Eropa dan di Asia, " kata Direktur Hubungan internasional Sinovac, Meng Weining.

Biasanya ribuan orang akan dibutuhkan untuk tahap tiga uji coba vaksin, menurut Meng.

"Tapi itu tidak mudah untuk mendapatkan sejumlah itu di negara manapun," Jelas Meng.

Meskipun sukses di tahap berikutnya, Sinovac tidak akan mampu memproduksi vaksin yang cukup untuk mengobati seluruh populasi dunia.

Tapi Meng mengatakan, perusahaan siap untuk berkolaborasi dengan mitra asing ,yang sudah membeli vaksin flu dan hepatitis dari mereka.

"Kami bekerja siang dan malam, kami memiliki tiga kelompok kerja atau Shift, selama 24 Jam, sehingga kami tidak membuang-buang waktu semenitpun untuk pengembangan vaksin, " kata Meng. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiTiga Bulan Tutup, Besok Saudi Buka Kembali Masjid di Makkah
IlustrasiRatusan Juta Dosis Vaksin Corona Diprediksi Bisa Siap Akhir Tahun Ini
Ilustrasi1.200 Penerbangan di China Dibatalkan Akibat Gelombang Dua Corona
  IlustrasiPeneliti Ungkap Virus Corona susah Ada di Italia Sejak Desember
Ilustrasi Laut China SelatanTolak Klaim China atas Laut China Selatan, RI Kirim Nota Verbal ke PBB
Tembok China.Ilmuwan Ungkap Rahasia Besar Tembok Besar China

 
Berita Lainnya :
  • 40 Orang Urus SIM Gratis di Polres Inhu, Syaratnya Lahir Tanggal 1 Juli
  • Kapolres Pimpin Kenaikan Pangkat 41 Personel Rohul Sempena HUT Bhayangkara
  • Bantu Pulihkan Ekonomi, Pemprov Riau Harapkan BRK Tingkatkan Lagi Kinerja
  • Baru Dilantik, Kasatpol PP Riau Siap Kawal Perda di Lapangan
  • PDP di Inhu Tambah 3 Orang, Satu Pasien Positif Masih Dirawat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved