www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Tanyakan Capaian PAD Pekanbaru Semasa Pandemi, Komisi II Hearing dengan Bapenda dan Dishubkominfo Pekanbaru
 
Trump Klaim Kantongi Bukti Virus Corona Berasal dari Laboratorium China
Jumat, 01 Mei 2020 - 20:35:26 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

JAKARTA - Presiden Donald Trump mengklaim mengantongi bukti bahwa virus corona berasal dari satu laboratorium di China. Ia pun mengancam bakal menambah tarif atas barang dari Negeri Tirai Bambu.

Trump menekankan klaim tersebut kala sejumlah wartawan mempertanyakan kebenaran spekulasi bahwa virus corona berasal dari Institut Virologi di Wuhan, China.

Spekulasi ini berbeda dengan keyakinan selama ini bahwa virus itu pertama kali berkembang di pasar basah di Wuhan yang menjual hewan liar untuk konsumsi.

Ketika ditanya apakah Trump sudah mengantongi data yang memperkuat dugaan tersebut, sang presiden hanya berkata, "Ya, saya punya."

Sebagaimana dilansir cnnindonesia, wartawan lantas bertanya lebih jauh data mana yang membuat Trump begitu yakin akan informasi tersebut.

Namun, Trump hanya menjawab, "Saya tidak bisa memberi tahu kalian."

Trump sendiri kerap menggunakan isu cara China menangani virus corona sebagai bahan untuk kampanyenya menjelang pemilihan umum pada November mendatang.

Sebelumnya, sejumlah sumber menyebut bahwa Trump sempat mempertimbangkan tak membayar utang ke China sebagai "hukuman" atas virus corona yang menyebar ke AS.

Saat ditanya mengenai kemungkinan penerapan "hukuman" itu, Trump mengatakan ia punya cara lain untuk membuat China jera.

"Saya bisa melakukannya dengan cara berbeda. Cara yang lebih benar. Saya bisa melakukannya dengan uang, dengan mengenakan tarif," tutur Trump.

AS dan China hingga kini masih terlibat perang dagang. Kedua negara baru saja meneken kesepakatan damai dagang fase pertama pada Januari lalu.

Namun, AS menyatakan bakal tetap mengenakan tarif atas barang impor dari China hingga ada perjanjian fase II.

AS hanya setuju untuk menangguhkan tarif pada sejumlah produk elektronik senilai US$160 miliar dolar AS. Sedianya, tarif tersebut berlaku pada 15 Desember 2019 lalu.

Kesepakatan fase I ini diharapkan bisa menjadi awal baik setelah kedua negara terlibat perang dagang yang juga menyeret perekonomian global. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Donald Trump dan Melania Trump.Presiden Amerika dan Istrinya Positif Corona
ASI bisa mencegah penularan Corona.Hasil Riset: ASI Dapat Mencegah dan Mengobati Virus Corona !
Siswa di Wuhan, China sudah mulai masuk kelas lagi. Foto: CNNIndonesiaSetelah 7 Bulan, Semua Sekolah di Wuhan Kembali Dibuka
  Trump dan Parscale.Mantan Manajer Kampanye Donald Trump Mencoba Bunuh Diri, Dulu Dipecat Gara-gara Hal Ini
IlustrasiChina Larang Produk Laut Indonesia karena Ada Virus Corona
IlustrasiSeorang Pria di Hongkong Kembali Terinfeksi Virus Corona

 
Berita Lainnya :
  • Tanyakan Capaian PAD Pekanbaru Semasa Pandemi, Komisi II Hearing dengan Bapenda dan Dishubkominfo Pekanbaru
  • Masyarakat Minta Eksekusi Pasar Keget Harian, Komisi II Hearing dengan Disperindag dan Camat
  • Bupati Kampar Sebut Tak Paksa Swab, tapi Wajibkan Isolasi Kontak Erat Pasien Covid-19
  • DPRD Pekanbaru Sahkan APBD P Sebesar Rp2,847 Triliun
  • Maksimalkan Kafilah di MTQ Nasional XXVIII, 56 Qari dan Qariah Riau Jalani TC
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    Salat Idul Adha Pertama di Hagia Sophia
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved