www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Tokoh Masyarakat Riau: Aneh LSM Lingkungan Menilai Orang yang belum Bekerja
 
Marah terkait China, Trump Ancam Setop Bantuan AS ke WHO
Rabu, 08 April 2020 - 11:08:24 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

JAKARTA - Presiden Donald Trump mengancam akan menyetop bantuan Amerika Serikat terhadap Badan Kesehatan Dunia (WHO) setelah menuding organisasi itu bias terhadap China selama pandemi virus corona (Covid-19).

Kepada wartawan di Washington, Trump menegaskan akan mengerahkan seluruh pengaruhnya "untuk menahan" dana bagi WHO. Sejauh ini AS memang menjadi donor terbesar organisasi kesehatan itu.

"Kami akan menahan uang yang kami habiskan untuk WHO. Kami akan mempertimbangkan menghentikan bantuan ini," kata Trump pada Selasa (7/4/2020) seperti dilansir dari cnnindonesia.

Trump tidak menjelaskan secara detail berapa banyak bantuan yang akan ditangguhkan. Ia menganggap bahwa WHO bersikap "sangat bias terhadap China."

"Dan tindakan itu tidak benar," ujar Trump.

Sebelumnya, Trump juga berkicau di Twitter bahwa ia menganggap WHO "sangat China sentris".

Politikus Partai Republik itu mempertanyakan mengapa WHO memberikan "rekomendasi yang salah" yang dianggap membela China.

Komentar itu diutarakan Trump merujuk pada saran WHO terkait pembatasan perjalanan internasional demi menghentikan penyebaran corona yang pertama kali menyebar dari China.

"Untungnya saya menolak saran mereka (WHO) tentang menjaga perbatasan kami agar terus terbuka ke China sejak awal," kicau Trump di Twitter.

Trump telah lama meragukan transparansi China terkait penanganan wabah corona. Ia juga ragu terkait keakuratan data statistik Tiongkok mengenai jumlah kasus dan kematian akibat corona.

Meski begitu, Trump juga banyak menghadapi kritikan baik dari dalam maupun luar negeri karena dianggap meremehkan virus corona di awal penyebarannya.

Trump sempat menganggap virus corona sebagai flu biasa dan warga AS tidak akan terpengaruh dengan virus serupa SARS tersebut.

Namun, Trump mengaku bahwa AS kini tengah menghadapi situasi darurat nasional setelah kasus virus corona di Negeri Paman Sam menjadi yang terbanyak di dunia dan angka kematian yang juga tinggi.

Per Rabu (8/4), AS tercatat memiliki 400.335 kasus dengan 12.841 kematian. AS menemukan 33.331 kasus corona baru kemarin. Jumlah itu menjadi rekor tertinggi dalam sehari.

Pejabat kesehatan AS memperingatkan bahwa puncak penyebaran virus corona masih akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan di negara tersebut. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiKasus Corona Naik Lagi, Korsel Kembali Tutup Sekolah
IlustrasiChina Akhirnya Akui Simpan Virus Corona di Laboratorium, Sebut Mustahil Terjadi Kebocoran
IlustrasiKasus Covid-19 Indonesia Urutan ke-33 di Dunia
  Ilustrasi.Ujicoba China Berhasil Ciptakan Vaksin Pembentuk Antibodi Covid-19 dalam 14 Hari
Suasana di pertokoan Selandia Baru setelah berakhirnya masa pnguncian wilayah (lockdown). Foto: CNNIndonesiaUsai Lockdown, Selendia Baru Jalani New Normal
Ilustrasi.China Disebut Hendak Curi Data Vaksin Virus Corona

 
Berita Lainnya :
  • Tokoh Masyarakat Riau: Aneh LSM Lingkungan Menilai Orang yang belum Bekerja
  • Soal Seleksi PTP, Pemprov Riau Masih Tunggu Eblvaluasi dari KASN
  • Iuran BPJS Naik Bikin Bahaya, Banyak yang Turun Kelas
  • Apapun Kebijakan Pemerintah, Tiga Poin Ini sangat Penting Hadapi Pandemi Covid-19
  • Perseteruan Memuncak, AS Putus Hubungan dengan WHO
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved