www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Stok Hewan Kurban di Riau Aman, Tata Cara Pemotongan dan Distribusi harus Penuhi Protokol Kesehatan
 
Tiga Orang Tewas Akibat 18 Roket Serang Pangkalan AS di Irak
Kamis, 12 Maret 2020 - 09:57:11 WIB
Ilustrasi serangan roket.
Ilustrasi serangan roket.

JAKARTA - Tiga orang tewas dan 12 lainnya luka-luka akibat serangan 18 roket menghantam pangkalan militer yang menampung pasukan Amerika Serikat di Irak, Rabu (11/3) malam waktu setempat.

Seperti dikutip dari cnnindonesia.com, tiga orang tewas itu terdiri dari satu tentara dan kontraktor AS, serta seorang pasukan Inggris.

Seorang pejabat AS mengatakan serangan itu merupakan paling mematikan dalam beberapa tahun terhadap pangkalan militer di Irak yang menampung pasukan asing.

Serangan 18 roket itu menghantam pangkalan udara Taji di utara Baghdad yang menampung pasukan koalisi pimpinan-AS. Tentara tersebut ditempatkan di sana untuk membantu pasukan lokal memerangi ISIS. Militer Irak mengatakan roket itu ditembakkan dari belakang truk.

Baik Washington maupun London belum mengomentari soal kematian tentara mereka.

Hujan roket tersebut merupakan serangan ke-22 ke fasilitas AS di Irak sejak Oktober tahun lalu. Di sana terdapat sekitar 5.200 tentara AS bersama pasukan lokal.

Meski demikian hingga kini tidak ada satu pun pihak yang mengaku bertanggung jawab atas rentetan serangan itu. Tetapi AS menuding kelompok Hashsha al-Shaabi berada di balik serangkaian serangan tersebut.

Hashsha al-Shaabi merupakan kelompok yang didukung Iran, yakni jaringan militer yang secara resmi dimasukkan ke dalam pasukan keamanan negara Irak.

Pada akhir Desember lalu, serangan roket ke markas K1 di utara Irak menewaskan seorang kontraktor AS dan menyebabkan serangkaian peristiwa dramatis.

Sebagai balasan atas kematian kontraktor, AS meluncurkan sejumlah serangan ke Irak. Termasuk meluncurkan pesawat tak berawak hingga menewaskan perwira tinggi militer Iran Mayor Jenderal Qasem Soleimani dan salah satu tokoh militer Irak, Abu Mahdi al-Muhandis.

Faksi-faksi yang saling berselisih bersumpah untuk membalas dendam kematian tersebut. Mereka mengusir pasukan AS keluar dari Irak. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Bola api dan getaran yang ditimbulkan ledakan diberitakan sangat dahsyat.Sehari Sebelum Peluncuran Bersejarah NASA, Roket SpaceX Meledak
Sebuah foto tersangka yang jadi buronan dipasang di poster, setelah penembakan massal terjadi di Kota Nakhon Ratchasima. Foto: AntaraPenembakan Brutal di Pusat Perbelanjaan Thailand, 17 Orang Tewas, Pelaku Disebut Masih Berkeliaran
  Demo massa Irak.Makin Panas! Iran Berencana Bombardir 4 Kedubes Amerika Serikat
  Ilustrasi serangan roket.Tiga Orang Tewas Akibat 18 Roket Serang Pangkalan AS di Irak
Ilustrasi militer Amerika Serikat. Amerika Serikat Akan Lanjutkan Operasi Militer, Irak Tolak Beri Izin
IlustrasiSerangan Rudal ke Irak , Iran Klaim Tewaskan 80 Tentara AS

 
Berita Lainnya :
  • Stok Hewan Kurban di Riau Aman, Tata Cara Pemotongan dan Distribusi harus Penuhi Protokol Kesehatan
  • Satpol PP Rutin Patroli Tegakkan Disiplin Protokol Covid-19 di Dumai
  • Senasib dengan TVRI, Kini RRI Surabaya Lockdown karena 54 Pegawai Positif Covid-19
  • Moratorium Gambut, Masyarakat Kepulauan Meranti Kecewa Sertifikat Tanah Tidak Bisa Jadi Agunan
  • Gunakan Lift 60 Detik, Wanita Ini Tularkan Virus Corona kepada 71 Orang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved