www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Bawaslu Kuansing Gelar Bimtek Potensi Pelanggaran Administrasi, Pidana, dan Etika Pilkada 2020
 
Lampui Wabah SARS, Korban Tewas Akibat Virus Corona Capai 803 Orang
Minggu, 09 Februari 2020 - 10:51:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

BEIJING - Jumlah korban meninggal karena virus corona di China sudah mencapai 803 orang, melampaui angka kematian global wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah ( SARS).

Angka itu didapat setelah otoritas Hubei, provinsi yang menjadi sumber penyebaran, melaporkan adanya 81 kematian baru sepanjang 24 jam terakhir.

Jumlah 803 korban meninggal akibat virus corona melampaui angka kematian global SARS, di mana 774 orang meninggal pada 2002-2003 silam.

Otoritas dari Komisi Nasional Kesehatan China juga menyatakan, terdapat 2.600 kasus penularan baru, membuat angka korban terinfeksi menembus 37.198 orang.

Epidemik itu memaksa pemerintah untuk menutup Wuhan, kota yang pertama kali melaporkan adanya virus itu, dan meluas hingga kota lain di Hubei.

Sorotan makin tajam setelah warga Amerika Serikat (AS) yang berusia 60 tahun diketahui meninggal akibat virus China itu saat dirawat di Wuhan.

Dilansir kompas Minggu (9/2/2020), Kementerian Luar Negeri China mengonfirmasi bahwa warga AS itu merupakan keturunan etnis Tionghoa.

Kasus kematian lain juga menimpa seorang warga Jepang. Namun, pemerintah lokal masih belum bisa mengonfirmasi apakah dia meninggal karena virus corona.

Selebihnya, terdapat dua kasus korban meninggal yang tercatat di luar daratan utama China. Tepatnya di Hong Kong dan Filipina.

"Angka korban 'stabil'"
Di Jenewa, Swiss, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa angka korban yang dilaporkan secara harian di China mengalami "kestabilan".

Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan adanya misinformasi terkait patogen itu, yang bisa memperberat kerja tim medis.

"Saat ini, kita tak hanya memerangi virus itu. Namun juga berjuang melawan teori konspirasi dan misinformasi yang memperkeruh keadaan," paparnya.

Di Hong Kong, pemerintah setempat mulai menerapkan aturan karantina selama dua pekan bagi pendatang dari daratan utama China.

Kebanyakan orang bisa melakukan karantina di hotel atau rumah. Namun mereka diharuskan menerima panggilan telepon dan pemeriksaan.

Jika menolak, mereka terancam dipenjara dan didenda. Salah satu pusat finansial dunia ini sudah melaporkan 25 kasus infeksi, dengan satu pasien meninggal.

Di Singapura, kepanikan dilaporkan melanda setelah otoritas menaikkan status penyebaran virus corona dari yang semula kuning ke oranye.

Warga berbondong-bondong mendatangi supermarket, hingga pihak berwenang sampai memerintahkan mereka untuk tetap tenang.

"Saat ini, kita tak hanya memerangi virus itu. Namun juga berjuang melawan teori konspirasi dan misinformasi yang memperkeruh keadaan," paparnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiTiga Bulan Tutup, Besok Saudi Buka Kembali Masjid di Makkah
Ilustrasi Laut China SelatanTolak Klaim China atas Laut China Selatan, RI Kirim Nota Verbal ke PBB
Tembok China.Ilmuwan Ungkap Rahasia Besar Tembok Besar China
  IlustrasiPeneliti Ungkap Virus Corona susah Ada di Italia Sejak Desember
Ilustrasi1.200 Penerbangan di China Dibatalkan Akibat Gelombang Dua Corona
Petugas pemakaman membawa peti jenazah.Dalam 24 Jam, Brazil Catat 32.091 Kasus Baru Positif Covid-19

 
Berita Lainnya :
  • Bawaslu Kuansing Gelar Bimtek Potensi Pelanggaran Administrasi, Pidana, dan Etika Pilkada 2020
  • Disdik Pekanbaru: Sekolah Bisa Gunakan Dana BOS Beli Kuota Internet
  • Tak Sengaja Beli 28 Mobil Tesla Model 3 Secara Online, Tagihannya Rp22,62 Miliar
  • Heboh Masker Unik Istri KSAD yang Harganya Sampai Rp25 Juta
  • Bisa Turun Kapan Saja, 3.000 Personel TNI Siap Amankan Karhutla di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved